
Selama kuliah di luar negeri, mereka memang saling kenal, tapi Rafi tak menyangka bahwa Adit sang sahabat punya rasa suka sama Alea, bahkan Alea pun tak pernah menceritakan hubungannya tentang Adit, karena sejatinya Alea tak ada rasa sama Adit,
Adit hanya salah sangka dengan kebaikan Alea setelah lama mereka berteman .
''Adit, jadi teman mas Rafi itu kamu, aku nggak nyangka kita bisa bertemu lagi,
Alea sambil mengulurkan tangannya untuk bersalaman, sedangkan Rafi hanya diam karena memikirkan ucapan Adit yang di katakan padanya.
''Alea, jadi kamu kerja sama Rafi?tanya Adit sedikit terkejut
''Iya, mas Rafi calon suami aku,
Bagaikan di hantam batu dengan sekencang kencangnya hati Adit terasa remuk setelah mendengar ucapan Alea.
Adit menoleh ke arah Rafi,
Sedangkan Rafi hanya mengangguk.
''Kenapa kamu nggak bilang dari tadi kalau Alea calon istri kamu?
Rafi hanya tersenyum,
Aku belum sempat Dit, tapi kamu udah ngomong duluan, kalau kamu suka sama Alea, kamu sahabat aku, dan Alea adalah calon istriku, aku harus gi mana sekarang ?batin Rafi.
Alea menghampiri Rafi dan memegang lengannya.
''Mas,kenapa kamu diam aja ,adit nanya,kenapa kamu nggak bilang kalau aku ini calon istri kamu? Alea memperjelas.
''Maaf, aku tadi belum sempat, Ucap Rafi ragu
*Kenapa mas Rafi kelihatannya ragu, sebenarnya apa yang mereka bicarakan sebelum aku datang. batin Alea
Jadi Alea adalah calon istri Rafi, dan aku sudah terlambat, kenapa lagi lagi aku selalu kalah sama Rafi*,
*Flashback off
Adit adalah sahabat Rafi waktu mereka kuliah diluar negeri, karena persahabatan mereka yang di bilang akrab, sampai Rafi dan Adit tak pernah memikirkan cewek, sampai suatu saat, ada cewek yang suka sama Rafi yaitu Naira,
Tapi sebelum Rafi dan Naira menyatakan cintanya masing masing , Adit lebih dulu mengatakannya pada Rafi, tentang perasaannya pada Naira, itu yang membuat Rafi mundur dan nggak mau dekat lagi dengan wanita, karena menurutnya persahabatan lebih penting,mengingat Adit adalah orang yang sangat baik, tak mungkin Rafi menghancurkan persahabatannya hanya demi wanita,
Sampai Rafi wisuda dan bekerja pun juga tak mau dekat dengan wanita sampai dia memutuskan pulang ke Indonesia karena permintaan sang papa.
Sedangkan Saat Adit menyatakan cintanya pada Naira, dengan suara lantang Naira langsung menolak, dan langsung menjelaskan kalau dirinya mencintai Rafi.
''Gi mana Dit, apa kamu sudah nembak dia? tanya Rafi.
''Sudah, tapi dia menolakku, karena dia bilang sudah mencintai laki laki lain, yaitu kamu,
Rafi menghampiri Adit yang masih merasa kecewa.
''Dit, aku tidak akan menghancurkan persahabatan kita hanya demi wanita,
__ADS_1
Meskipun dia menyukaiku dan aku menyukainya, nggak mungkin aku berbahagia diatas penderitaan kamu, Aku janji kita akan menjadi sahabat selamanya,
''Kamu janji, kalu kita nggak akan memutuskn pershabatan kita hanya demi wanita?
Rafi mengangguk.
Sampai suatu saat Adit mengenal Alea, karena Alea sangat baik padanya, itu membuat Adit jatuh cinta lagi,
Sedangkan Rafi yang memang sudah kenal dengan Alea biasa saja, tak mempunyai perasaan apa pun .
Flashback on*
''Aku minta maaf atas ucapan ku tadi Raf, aku nggak tau kalau dia ini calon istri kamu.
Rafi menggeleng,
''Nggak apa apa Dit, justru aku yang nggak enak sama kamu, Rafi sambil melihat ke arah Alea.
''Tapi maaf Raf, dulu Naira menolak ku karena kamu ,dan sekarang Alea pun sudah menjadi calon istri kamu, kali ini aku nggak mau lagi kalah, aku harus mendapatkan apa yang aku inginkan, dan dulu kamu beejnji tidak akan menghancurkan persahabatan kita hanya demi wanita, aku akan menagih janjimu, Batin Adit yang penuh dendam.
''Oke, kalau begitu aku pamit dulu, selamat untuk pertunangan kalian,
Adit bersalaman dengan Rafi dan Alea.
Orang tua Adit juga orang yang paling tersohor,
Adit leluar dari kantor Rafi.
Sedangkan Alea masih berdiri di samping Rafi dan melihat Rafi yang sedikit gelisah.
Rafi menggeleng.
''Terus kenapa, mas harus jujur sama aku, aku sekarang sudah resmi menjadi calon istri kamu, jadi apa pun masalah kamu adalah masalah aku juga?tanya Alea penuh penekanan.
Rafi senyum tipis dan melihat wajah cantik Alea,
''Apa kamu tau kalau adit dulu suka sama kamu? tanya Rafi.
Alea menggeleng,
''Mas, kamu kan sudah tau aku dari dulu, aku sama Adit juga sama seperti aku sama kamu, kita nggak pernah ada hubungam apa apa,
''Iya mas, percaya, Rafi sambil tersenyum.
Sekarang apa yang harus aku lakukan, apa aku harus melepas calon istriku demi sahabatku lagi , tapi aku sangat mencintainya, aku nggak mau kehilangan Alea,tapi gi mana kalau sampai Adit menagih janji untuk persahabatan kita, aku harus apa ,batin Rafi.
''Sayang, apa boleh mas memelukmu sebentar saja,
Alea mengangguk.
''Ada apa dengan mas Rafi, nggak biasanya dia begini, apa mas Rafi dan Adit lagi ada masalah, tapi apa, batin Alea.
__ADS_1
''Terima kasih,ucap Rafi sambil melepaskan pelukannya.
Sedangkan Lilis dan Nadia kini sedang asyik di pusat perbelanjaan, Nadia yang sudah lama tidak berbelanja pun memborong berbagai baju dan yang lain,
Lilis yang menggendong Juan pun semakin capek, akhirnya mereka mampir ke sebuah restoran.
''Kita duduk dulu ya sayang, Lilis yang masih menggendong Juan
''Juan, sayang sini ikut mama , Tante Lilis capek, Nadia yang mengambil alih Juan.
Lilis dan Nadia memesan makanan, tak lama mereka makan, ada yang datang menghampirinya.
Nadia menoleh, dan betapa terkejutnya melihat dua orang yang bergandengan.
''Putri, Anton, kalian di sini juga,
Putri tersenyum dan melihat Nadia yang kesulitan makan sambil gendong Juan.
''Iya kami kebetulan baru datang dan aku lihat kamu kelihatannya tepot banget makan sambil gendong, sini, biar aku ajak Juannya.
''Nggak usah nanti kamu repot,
''Nggak apa pa, kamu makan dulu, kalau sudah selesai nanti biar gantian aku,
''Wah, ternyata kamu sudah pantas jadi Ibu dari anakku ya, bisik Anton.
''Apaan sih, nggak lucu ,Putri balas .
''Aku dan Anton boleh gabung kan?
''Silahkan, kawab Lilis.
''Wah gi mana Lis, kamu kan pengantin baru, apa nggak pergi bulan madu?
Lilis menggeleng.
Apa Putri benar benar sudah berubah, apakah dia sudah mulai membuka hati untuk orang lain dan nggak mengharapakan mas Rizal lagi, batin Nadia.
''Put, apa kalian sudah jadian ,tanya Nadia polos,
Putri memandang ke arah Anton dan Anton pun tersenyum.
''Iya, kami sudah jadian, dan Anton juga sudah bilang ke papa kalau dia serius sama aku.
''Selamat ya Put, semoga hubungan kalian langgeng dan sampai di pelaminan,
''Terima kasih ya Nad, dan sekali lagi aku minta maaf, atas kelakuanku sama kamu kemarin.
''Nggak apa apa kok, aku aja udah maafin.
Tak lama pesanan Anton dan Putri datang, Nadia mengambil alih Juan kembali,
__ADS_1
Akhirnya dengan kesabaran dan keikhlasan,persahabatan akan terjalin,
Kesabaran Nadia untuk melewati semua masalah yang dan ujian, dan keikhlasan Putri untuk melepas Rizal untuk selamanya.