Majikanku Suamiku

Majikanku Suamiku
Episode 104


__ADS_3

''Siapa kalian,Kenapa kalian menghadang kami?


Tanpa kata sang preman langsung menyerang Rafi dengan begitu brutal sehingga Rafi jatuh tersungkur, bibir Rafi pun sudah di penuhi darah,


Sedangkan Alea langsung keluar dari mobil karena tak tega melihat Rafi yang sudah tergeletak lemas.


Akhirnya preman itu membawa Rafi dan Alea,


Setelah beberapa menit, Rafi dan Alea sudah berada dalam satu ruangan, ruangan yang begitu menyeramkan hanya kegelapan yang ada, bahkan mereka pun mengikat tangan Rafi dan Alea.


Sungguh malam ini adalah malam yang begitu memilukan untuk sepasang kekasih ini.


Sebuah rumah tua menjadi tempat bermalam.


Alea hanya bisa menangis ,di depan Rafi, sedangkan Rafi pun tak bisa berbuat apa apa dengan keadaannya sekarang.


''Al, maafin aku, gara gara aku kamu jadi begini ,


Mendengar suara Rafi Alea pun semakin terisak.


apa yang harus aku lakukan Ya Allah, kasihan Alea, pasti dia sangat ketakutan, batin Rafi.


Tak lama kemudian pintu terbuka, dan muncullah sosok pria tampan, yang tak lain adalah Adit,


''Apa kalian senang bisa berduaan di satu ruangan,Adit sambil meledek,


''Ini kan yang kalian inginkan, aku tau Raf, kamu nggak akan bisa melepaskan Alea,


''Dit, tolong, biarkan aku jelaskan semuanya, sebenarnya kamu salah paham,


Ha... ha... ha.... Adit tertawa begitu keras dan menggema di sudut ruangan.


''Jangan banyak bicara, atau kamu akan merenggang nyawamu hari ini, aku ingin Doni pratama kehilangan orang yang sangat di sayanginya dengan begitu mengenaskan, jadi bersiaplah, untuk detik detik terakhir kamu,


Alea hanya ketakutan dan menggeleng gelengkan kepalanya.


''Tolong Dit, aku mohon jangan kamu lakukan itu, biarkan kami pergi dari sini!!


''Tak semudah itu Al, nyawa harus di bayar dengan nyawa.sambil senyum iblisnya.


''Oke, kalau itu mau kamu, aku akan rela, demi menebus semua kesalahan papa, tapi tolong lepaskan Alea, dia nggak tau apa apa,


''Wow... sungguh pemandangan yang sangat romantis, yang belum pernah aku lihat, selama hidupku, seorang romeo sedang menyelamatkan julied nya meskipun dirinya sendiri lagi di ambang kematian. Adit sambil mencengkeram dagu Rafi.


Sementara itu para pengawal Adit hanya melihatnya dari belakang.


''Pengawal, kalian jaga baik baik mereka, jangan sampai lolos, Adit langsung keluar dari ruangan itu,


Malam yang penuh drama ,meskipun mereka bersama, tapi hanya ada air mata yang selalu setia menemani, Tak di sangka, orang yang di kenal Rafi sangat baik bisa sekejam itu,


Jam sudah menunjukkan pukul 11malam, papa Doni yang masih bergulat dengan laptopnya pun mulai merasa gelisah karena belum mendengar mobil Rafi pulang.

__ADS_1


Akhirnya papa Doni keluar kamar, hanya untuk melihat ke garasi mobil.


''Rafi belum pulang, kemana dia, biasanya nggak sampai jam segini, apa masih di rumah Alea, gumam pak Doni sambil masuk ke dalam kamar.


Pak Doni langsung menyambar ponsel yang ada di nakas,


Pak Doni langsung menghubungi pak John dan menanyakan Rafi dan Alea, ternyata hasil nya nihil.


Akhirnya pak Doni menghubungi Rafi. namun ponsel Rafi di luar jangkauan.


Pak Doni yang merasa cemas akhirnya menelpon anak buahnya untuk memcari Alea dan Rafi .


Sedangkan pak John pun sama ,hanya mondar mandir di ruang tamu menunggu kabar dari pak Doni


Kecemasan pak Doni membangunkan mama Widya,


''Papa kenapa, kok belum tidur? tanya mama Widya sambil menguap.


''Ma, Rafi sampai sekarang belum pulang ,dan mereka juga nggak ada di rumah Alea,


''Maksud papa apa? mama Widya dengan cemasnya.


''Tadi Alea ke sini, dan Rafi mengantarnya pulang, tapi sampai sekarang mereka nggak ada kabar dan Alea juga belum pulang.


''Kenapa papa nggak telpon ke nomor Rafi aja ,mama Widya ikut panik.


''Nggak aktif ma,


''Ini gi mana pa, gi mana kalau Rafi dan Alea di culik, mama takut terjadi apa apa dengan mereka?


''Tapi gi mana kalau mereka nggak menemukannya pa ?mama Widya sambil menangis,


''Ma, kita berpikir positif aja, semoga mereka baik baik aja .


Cukup lama, mereka hanya bisa menunggu kabar dari orang suruhan,


Drttt... drrrt... bunyi ponsel papa Doni.


📱


''Gi mana, apa sudah ada kabar?


📱


Maaf tuan, kami hanya menemukan mobil tuan Rafi, tapi tuan Rafi dan nona Alea sudah tidak ada di mobil .


📱


''Maksud kamu mereka hilang?


📱

__ADS_1


Iya tuan, dan keadaan mobil juga baik baik saja.


📱


''Kalau begitu lanjutkan pencarian ,saya tunggu kabar dari kalian!!


Pak Doni dan mama Widya semakin bingung setelah mendengar kabar dari anak buahnya.


''Ini gi mana pa, mereka ke mana, apa mereka di culik ,papa harus lapor polisi!!,


''Ma, Rafi hilang belum 24 jam, jadi kita nggak bisa lapor polisi, biarkan anak buah papa yang mencarinya, kalau sampai besok belum di temukan papa akan lapor polisi


Mama Widya semakin terisak dengan tangisnya,


Sedangkan pak John pun sama ,hanya kecemasan yang menyelimuti hatinya saat ini.


Apa ini perbuatan anak pak Tresno, apa dia mau balas dendam sama aku, kenapa dia nggak menanyakan masalah sebenarnya yang menimpa papa nya, kenapa harus pakai jalan kekerasan .batin pak Doni.


Semalam penuh Papa Doni serta mama Widya tidak bisa tidur, mereka hanya terpikir dengan Rafi dan Alea, karena kabar yang tidak mengenakkan membuat pikiran mama Widya semakin melemah.


Pagi sekali setelah mereka melakukan ritual sholat dan sebagainya mama Widya hanya bisa termenung.


Sedangkan papa Doni hanya bisa menelpon sana sini untuk mencari tau kabar Rafi.


''Pa, apa Rizal sudah papa kasih tau tentang kakaknya?


Pak Doni menggeleng.


''Sebaiknya papa telpon Rizal sekarang, biar dia ke sini!!,


Pak Doni mengangguk dan langsung menghubungi Rizal.


Pagi yang masih buta, Rizal dan Nadia sudah mendapatkan kabar tentang hilangnya Rafi langsung menghubungi Deny untuk datang ke rumahnya.


''Lis, Rizal telpon katanya kak Rafi dari semalam nggak pulang, aku mau ke rumah om Doni,


''Memang kak Rafi kemana mas?, tanya Lilis,


''Aku juga belum tau pasti, makanya mas mau ke sana .


''Aku ikut, Lilis langsung menyahut.


Deny dan Lilis langsung menghampiri rumah Rizal dan Nadia. Setelah semua siap mereka berangkat ke rumah papa Doni.


Sedang di sebrang sana Alea dan Rafi hanya bisa meratapi nasibnya ,saat ini yang hanya bisa duduk tergulai lemas,


Baju yang kotor dan mata yang sembab membuat Rafi tak tega melihat Alea.


''Mas, aku nggak kuat, aku pingin pulang? Alea dengan tangisnya.


''Sayang kamu harus sabar, mas yakin secepatnya kita akan keluar dari sini.

__ADS_1


''Tapi siapa yang akan membebaskan kita mas, aku yakin Adit manusia monster itu nggak mungkin mau membebaskan kita cuma cuma, dengan tangisnya Alea sampai membentak Rafi yang berada di sampingnya.


Sabar Al, aku tau kamu sangat tersakiti dengan kondisi ini, tapi aku juga nggak bisa berbuat apa apa, aku hanya bisa berdoa ,semoga papa cepat menemukan kita. batin Rafi pilu memikirkan nasib Alea serta dirinya


__ADS_2