
Nadia segera membuka matanya setelah mendengar buah hatinya mengoceh.
Nadia melihat sang suami yang sidikit menunjukkan wajah kesalnya.
Nadia berjalan menuju ranjang menghampiri anaknya.
''Juan sayang udah bangun ya, sambil mengambil Juan dari tempatnya.
Dengan wajah yang sedikit kesalnya Rizal juga ikut menghampiri sang buah hati.
''Juan sayang, kamu nggak tau ya, kalau mama dan papa lagi mesra mesraan?
''Mendengar kata suaminya yang konyol, Nadia segera memasang mata yang bulat dan lebar.
''Maaf, mas salah ngomong ya?
''Kalau gitu kita lanjutin nanti malam aja ya, biarin Juan tidurnya sama Ibu lagi.
''Mas, dengerin aku ,mas itu belum sembuh total, jadi nggak usah mikir aneh aneh dulu.
''Sayang, mas itu sudah puasa hampir satu tahun dan itu membuat mas tersiksa .
''Mas mau dengerin aku atau puasa nya di tambah satu tahun lagi.
''Oke.. oke... mendingan mas dengerin kamu dari pada puasa selama itu lagi.
Ternyata mudah juga ya ,membujuk mas Rizal, batin Nadia.
Ting tung, bunyi notifikasi ponsel Rizal,
Rizal segera meraih dan membukanya.
Ternyata pesan dari kak Rafi.
Rafi memberi tau pada Rizal akan gaun yang akan di kenakan untuk acara pernikahan Deny.
''Dari siapa mas ?
''Kak Rafi, dia bilang kita nggak usah cari baju untuk acara Deny nanti, karena kak Alea sudah mempersiapkannya.
''Wah, ternyata kak Alea perhatian sama kita,
''Ya iyalah, kak Alea itu udah pinter, kaya, cantik, baik lagi pokok nya cocok buat kak Rafi.
Ya iyalah mas, beda sekali dengan istrimu ini, cuma anak orang miskin, pembantu dan tak secantik kak Alea. batin Nadia sedih.
Nadia mukanya berubah menjadi seratus delapan puluh derajat setelah mendengar pujian yang di lontarkan untuk Alea.
(Di dunia ini siapa sih yang yang nggak cemburu mendengar suaminya memuji wanita lain, apa lagi bukan keluarganya. )
Nadia dan Rizal tiba tiba saja saling diam, tak ada yang bicara,Rizal merasa sangat aneh kepada sang istri .
Sedangkan Nadia masih fokus dengan sang buah hati.
Rizal memegang dagu Nadia yang sedari tadi diam.
''Kamu kenapa lagi, apa ada yang salah dengan bicara mas,
__ADS_1
Nadia menggeleng dengan senyum kecutnya .
''Terus kenapa ?
Akhirnya dengan inisiatifnya Rizal meraba raba perkataan nya .
Apa Nadia tersinggung dengan ucapanku memuji kak Alea, Ya Ampun, kenapa sih Zal, kamu bikin sakit hati istri kamu terus, kamu harus ingat tidak ada wanita di dunia ini yang paling hebat, dan jangan memuji wanita lain di depannya meskipun itu calon kakak ipar kamu, Rizal merutuki dirinya sendiri dalam hati.
Rizal memegang tangan sang istri dan menciumnya.
''Sayang kamu tersinggung dengan ucapan mas, soal kak Alea?
Nadia menggeleng, dengan mudahnya.
''Kamu jangan bohong, dan mas minta maaf, kalau ucapan mas tadi menyinggung kamu.
''Nadia tersenyum, mas kenapa harus minta maaf, lagian yang mas ucapkan semua itu kan benar adanya.
''Jadi untuk apa minta maaf, dan mas nggak salah.
''Salah, sangat salah sudah menyakiti hati kamu,
Nadia menitihkan air matanya ,Sedangkan Rizal hanya bisa memeluknya dari belakang.
''Maafkan mas,mas nggak akan mengulaginya lagi, sambil mempererat pelukannya.
''Kak Alea memang cantik, kaya, pinter, tapi kak Alea tak sehebat kamu,
''Kamu cantik, kaya, pinter,sabar ,mandiri dan selalu nurut sama suami, baik, itu semua ada dalam diri kamu, jadi apapun yang mas ucapkan tentang orang lain, itu hanya setengah
Mendengar celoteh sang suami, Nadia langsung menyeka air matanya dan sedikit tertawa.
''Mas, mungkin yang mas ucapakan ada pada diriku,tapi kalau kaya dari mana, Nadia aja hanya pembantu yang dinikahi majikannya,
''Sedangkan kak Alea memang anak orang kaya.
''Sayang kaya itu tidak di lihat dari harta saja, tapi dari hati, karena pengorbananmu selama ini, kamu menjadi lebih kaya hati,
''Kamu tau kan, mas nggak pernah mempermasalahkan status kamu, mas nggak peduli, mau kamu pembantu atau gembel sekali pun mas sudah melabuhkan hati mas untuk kamu dan sampai kapan pun nggak akan tergantikan .
''Apa kamu masih ingat, Heem...
''**Kita memang dua, tapi jiwa dan hati kita tetap satu**''
Itu lah ucapan yang saling terlontar pada mulut mereka berdua.
Sedangkan mama Widya dan papa Doni di sibukkan dengan hari pernikahan Deny, karena mama Widya dan papa Doni berperan sebagai orang tua dan akan mengurus semua pernikahan Deny dengan Lilis.
''Pa, mama kok kangen ya sama Rizal dan istrinya, apa lagi sama anak nya tu, mama rasanya kesepian setelah Rizal pulang dan tinggal di rumahnya sendiri.
''Ma, biarin aja itung itung Rizal liburan, karena selama ini Rizal kan nggak pernah liburan karena penyakit yang di deritanya, apa lagi semenjak Rizal menikah, belum pernah tu mengajak istrinya, walau hanya sekedar jalan jalan?
''Iya sih pa, kalau gitu apa rencana papa nanti. ?
''Pokoknya papa punya rencana yang sangat special untuk kedua putra papa, dan ini rahasia.
''Sekarang udah berani main rahasia sama mama?
__ADS_1
Papa Doni menggeleng.
''Terus apa namanya Nyembunyiin rencana untuk anak anak dari mama?
Tiba tiba Rafi muncul dari balik pintu membuat kedua orang tua itu mengalihkan pembicaraan.
''Raf kamu baru pulang, dari mana aja?
''Dari rumah Alea ma, oh iya ma Kita nggak usah cari baju untuk pestanya Deny, soalnya udah di siapin sama Alea,
''Wah, boleh banget nih, lagian mama juga sibuk ,belum sempat untuk nyari baju.
''Raf, apa Rizal pernah telpon kamu?
Rafi menggeleng ,''tapi yang Rafi tau dari orang kantor, katanya dia mau membuat rumah sakit di kampung Nadia,soalnya di sana belum ada rumah sakit,
''Kamu beneran Raf?
Rafi mengangguk.
''Jiwa dermawan kalian itu harus tetap dijaga, kalian harus ingat orang yang di bawah kita, jangan sampai kita lalai akan harta kita.
Rafi mengangguk .
''Terus kamu nanya dong kapan dia pulang? Nggak mungkin kan nunggu rumah sakitnya jadi.
Rafi menggelemg.
''Paling juga pernikahan Deny dia minta jemput,
dan itu pas jadwal nya ceck up,
''Apa nggak bisa di majuin pulangnya, kamu cobalah Raf telpon Rizal, mama kangen nih sama Juan,.
Terselip licik dalam hati Rafi.
''Makanya mama cepetan nikahin aku sama Alea ,biar nambah cucu lagi, soal resepsi biar belakangan.
''Nggak, jawab mama dan papa bareng
''Kalian kompak banget sih, katanya kangen sama cucu, eh... di tawarin cucu nggak mau.
''Ya udah Rafi mandi dulu deh, pusing nggak di nikah nikahin .
Akhirnya Rafi berlalu dari hadapan papa dan mamanya.
papa Doni dan mama Widya saling berpandangan.
''Kenapa anak itu ngebet banget pingin nikah ya pa?
''Iya ya, rasanya bukan Rafi yang dulu, yang nggak pernah kenal sama cewek, tapi semenjak kenal sama Alea kelakuannya beda banget.
''Apa Alea itu mengandung sabu ya pa, sampai sampai Rafi ngebet pingin nikahin dia?
''Hisss.. mama apaan sih, itu calon menantu kita, bukan barang haram.
''Maaf, mama cuma bercanda.
__ADS_1