Majikanku Suamiku

Majikanku Suamiku
Episode 75


__ADS_3

Masih di dalam apartemen milik Deny Rafi merasa bosan, karena melihat Deny yang sibuk dengan undangannya,


Alea mengernyitkan Dahinya melihat sang kekasih.


Kenapa mukanya, apa masih memikirkan soal tadi (belum melamar maksudnya)


Alea mendekati sang kekasih dan menggenggam tangannya.


Rafi yang merasakan ada yang memegangnya langsung buyar dari lamunannya.


Alea tersenyum dengan senyum yang paling manis, berharap Rafi tak cemberut lagi.


''Mas, kamu kenapa, kenapa mukanya nggak enak di lihat, aku kan nggak mau punya suami yang mukanya gitu, aku mau muka suami aku tu murah senyum dan nggak gampang cemberut.


Akhirnya Rafi menunjukkan senyum kecutnya


dan menghadap sang kekasih.


''Alea sayang, mas itu nggak cemberut, hanya saja mas bosan lihat si Deny yang kelihatan happy ,sedangkan kita hanya jadi penonton.


''Ya udah kalau mas bosen, kita jalan jalan aja


''Kemana ?


''Terserah mas aja, yang penting kita juga happy.


''Bener tu kata kak Alea, mendingan kakak jalan jalan aja, dari pada bosen di sini.


''Oke, kalau gitu kita ke mall aja gi mana?


''Tapi aku mau ke butik?


''Ngapain ?


''Ya ampun mas, kamu ini nggak peka banget, emang ada ke butik makan, kalau ke butik berarti kita cari? tanya Alea.


''Baju, jawab Rafi.


''Nah pinter dikit dong, katanya pingin cepet cepet nikah, tapi nggak peka peka.


Rafi hanya manggut manggut.


Akhirnya Rafi berlalu dari apartemen Deny .


Rafi dan Alea naik mobil menuju butik.


''Sayang, kenapa kita nggak ke butik mama aja?


''Sayang ini butikku sendiri, papa yang belikan hadiah saat aku sarjana.


''Oh... Rafi hanya ber o ria.


''Ayo turun, nungguin apa lagi?


Akhirnya Rafi dan Alea turun dan masuk ke dalam.


''Selamat siang Bu, apa ada sesuatu yang Ibu perlukan, sampai Ibu datang ke sini?


Alea mengangguk.

__ADS_1


''Saya mau baju pesta pernikahan, untuk saya dan keluarga calon suami saya, saya mau yang mewah tapi simple ya, jangan mencolok, dan itu mau saya pakai minggu depan,


''Baik Bu, kami akan segera membuatnya


'' Mas kamu pilih dulu pingin yang seperti gi mana.


''Mas, terserah kamu saja, apapun pilihan kamu mas pasti suka.


''Ya udah kalau gitu.


Setelah selesai memilih bahan untuk gaun serta model, Rafi dan Alea pergi ke sebuah restoran mewah dan makan siang disana.


Lagi lagi Alea yang berperan untuk memilih makanan dan minuman,


Tak butuh waktu lama, makanan yang di pesan datang.


''Mas suka, Alea yang melihat Rafi hanya memandang makanan di depannya.


Rafi hanya menganggukkan kepalanya.


''Apapun pilihan kamu mas suka, meskipun dulunya nggak suka .


''Wah betarti kalau kita nikah nanti, aku nggak usah capek capek nanya dong, apapun yang aku masak mas pasti suka, iya kan?


''Heem, aku ikut aja deh sama kamu.


Tak lama mereka makan, ada wanita cantik menghampiri,


Rafi menoleh dan melihat siapa yang datang.


''Putri, kamu di sini sama siapa?Rafi kaget.


''Sendiri, aku tadi lihat kak Rafi, aku langsung ke sini, apa aku boleh gabung.


Alea mengangguk.


''Silahkan, kenalkan ini pacar aku namanya Alea.


Alea mengulurkan tangannya ke arah


Putri, dan Putri pun membalasnya.


''Putri, ini siapa mas?


''Dia ini teman Rizal, di kampus dulu.


Jawab Rafi sedikit bohong ,karena mereka mantan bukan cuma teman.


Pinter sekali kamu bohong kak,batin Putri.


Kali ini putri memang sangat marah mengingat apa yang sudah terjadi dengan dirinya.


''Oh iya kak, gi mana kabar Rizal?


''Baik, dia baik baik aja, dan mereka udah punya anak, apa kamu nggak tau?


Putri hanya manggut manggut.


''Tapi aku kok nggak pernah lihat dia, memang kemana? tanya Putri penuh interogasi.

__ADS_1


''Sekarang dia di rumah mertuanya di kampung,dan kakak juga nggak tau kapan dia balik?


''Emang ngapain dia di sana?


''Berlibur aja, jawab Rafi santai.


Ni cewek siapa sih ,kalau cuma temannya Rizal, ngapain dia nanya nanya kayak gitu, kan nggak mungkin, lagian kan dia juga tau kalau Rizal sudah beristri, tapi kenapa masih ngotot gitu, apa jangan jangan dia mantan Rizal, tanda tanya dalam hati Alea.


Setelah selesai makan mereka berpisah ,Rafi dan Alea keluar dari restoran, sedangkan Putri masih di tempat.


Di dalam mobil rasa penasaran Alea akhirnya di ungkapakan.


''Mas, apa aku boleh nanya sesuatu?


''Heemm...


''Mas sebenarnya siapa sih Putri itu? nggak mungkin kan kalau dia cuma teman Rizal, dari cara bicaranya itu seperti ada sesuatu gitu,


''Memang dia itu mantan Rizal, dia pacaran sama Rizal itu sudah lama, dan dia memutuskan Rizal gara gara Rizal mengajaknya menikah, yang aku tau hanya itu sih alasan mereka,


''Tapi mas curiga nggak sih? dengan Putri, kalau memang dia udah nggak ada perasaan sama Rizal nggak mungkin dia nanyain Rizal begitu..


''Sayang, kamu nggak usah berburuk sangka pada orang, nggak baik, lagian kan yang mutusin Putri, mana mungkin dia masih menaruh hati pada Rizal.


''Ya siapa tau aja dia nyesal mutusin Rizal dan ingin balik lagi, tapi telat.


''Kamu bisa aja.


Sedangkan masih di dalam restoran Putri dengan muka merah karena marah dan sakit hatinya menggebrak meja, sampai sampai para pengunjung lain mengarah padanya.


''Sialan, kenapa sulit banget sih misahin mereka, apa spesialnya cewek kampungan itu, sampai Rizal beneran cinta mati sama dia .


''Apa kurang nya aku, kenapa dia nggak coba untuk minta aku balikan, atau menunggu ku sebentar, kenapa dia malah langsung menikahi wanita kampungan itu.


Putri menangis menyesali nasibnya ,kali ini Putri seperti benar benar frustasi memikirkan soal asmaranya.


Karena setelah putus dari Rizal, Putri belum juga bisa mencintai laki laki lain.


Saat Putri menangis sendiri ,Tiba tiba saja ada yang datang dari belakang dan duduk di sampingnya.


''Kenapa kamu nangis, apa ada masalah ?Bisiknya di telinga Putri.


Putri yang mengenali suaranya langsung menoleh.


''Anton, kamu ngapain si sini?,


''Ini kan testoran, dan siapa aja boleh dong masuk sini ?


''Iya maksud aku ,kamu ngapain nyamperin aku di sini, emang kamu ke sini sama siapa?


''Nggak penting, yang penting sekarang aku sama kamu,


''Maaf ,aku mau pergi?Putri dengan mengambil tas nya yang di taruh di meja.


Tapi sebelum melangkah tangannya sudah di tarik oleh Anton dan akhirnya Putri duduk lagi pada tempatnya.


''Ada apa lagi sih An, lagian kan kita nggak punya urusan apa apa?


''Kenapa sih Put, kamu cuwek terus sama aku,apa kamu nggak punya perasaan sedikit pun sama aku? tanya Anton penuh harap.

__ADS_1


Kalau pembaca nggak ingat, siapa Anton,


Anton itu satu kelas sama Putri dan Nadia, Anton yang melarang Putri untuk menyakiti Nadia, saat tau Nadia naik mobil dengan Rizal.


__ADS_2