Majikanku Suamiku

Majikanku Suamiku
Episode 54


__ADS_3

Dalam perjalanan Rafi dan Alea tak berhenti bercanda tawa saling bertukar cerita satu sama lain, seperti dulu waktu mereka kuliah di luar negeri,


Kurang lebih tiga puluh menit untuk sampai di rumah Alea, mobil Rafi memasuki kawasan perumahan elite,


''Yang mana rumah kamu ?tanya Rafi


''Tu depan belok kana sampai deh.


Mobil berhenti di depan rumah mewah, ada beberapa mobil berjejer di dalamnya.


Alea turun dari mobil Rafi.


''Raf, mampir yuk papa udah pulang kayaknya,


Alea yang melihat mobil papanya di rumah.


''Beneran nih aku boleh mampir dan ketemu calon mertua.


''Raf kalau mau bercanda jangan kayak gitu, nanti kalau aku baper gi mana, apa kamu mau menanggungnya ?


Dengan senang hati, aku akan menanggung semua kebaperan kamu.


''Alea, apa kamu nggak ngerasa kalau aku menyukaimu.


''Raf, kamu serius, kamu nggak bercanda kan ?


''Kali ini aku nggak bercanda Al, aku menyukaimu dari kita bertemu di restoran.


Rafi menghampiri Alea dan memegang kedua tangannya.


''Apa ini nggak terlalu cepat Raf, ?


''Nggak, kita kenal udah lama, tapi aku nggak tau, aku baru sadar akan perasaan ini sekarang.


''Aku akan bilang sama papa kamu kalau aku akan menikahi kamu, tapi.... kata Rafi mengambang.


''Tapi apa Raf? Alea


''Tapi kita menikah setelah Rizal sembuh, soalnya aku mau fokus dengan pengobatannya dulu.


''Baiklah nggak masalah aku akan menunggumu, tapi kamu juga harus tepati ucapan kamu.


''Terima kasih ya kamu udah percaya sama aku, aku janji aku akan lansung menikahi mu saat nanti Rizal sembuh.


Akhirnya Rafi dan Alea masuk menemui pak John dan menceritakan semua rencana mereka.


Pak John pun langsung setuju mengingat Rafi adalah orang yang sangat baik mapan dan satu lagi kaya raya, siapapun pasti juga nggak akan nolak,


Sore hari di rumah sakit, setelah selesai Rizal pulang dengan Deny, kali ini Rizal tak mau pulang ke rumah melainkan ikut ke apartemen Deny.


''Zal apa nggak sebaiknya kamu pulang aja ke rumah, aku nggak enak nih sama Nadia, pasti dia khawatirin kamu.

__ADS_1


''Den aku lebih nggak tega lagi kalau lihat dia sedih terus setiap hari gara gara aku,


''Kayaknya mulai selarang aku akan jarang pulang, karena itu kayaknya lebih baik dari pada aku setiap hari melihat dia menangis dan menangis.


''Den, besok kamu pasang cctv ya di rumah, tapi Nadia jangan sampai tau.


''Itu mah sama aja, kamu masih bisa lihat dia


''Tapi kan dia nggak bisa lihat aku, dan biarkan ini berjalan sampai waktu yang menentukan


''Baiklah aku nanti bilang ke kak Rafi


Tak lama mereka sampai di apartemen Deny,


Rizal menelpon Rafi dan memberi tahunya bahwa dia akan menginap di tempat Deny.


Rafi langsung memberi tau Nadia.tapi Rafi tidak mengatakan yang sebenarnya Rafi hanya bilang kalau Rizal akan tidur di kantor.


''Mas, bahkan kamu nggak ngasih tau aku sendiri soal ini,kenapa sih mas, bicara lewat telpon kamu juga tak mau, terus aku harus gi mana ngadepin kamu kali ini, apa aku harus diam terus, terus sampai kapan kita akan begini, apa ini akhir dari kisah kita, Nadia meraba raba dalam hati.


Nadia naik ke atas ranjang dan memeluk guling,


''Gimana kabarnya ibu aku jadi kangen,tiba tiba saja Nadia teringat sang ibu ,Nadia bangun dan mengambil dompetnya,


Nadia mengambil sebuah photo sang Ibu yang dia simpan.


''Ibu, Nadia kangen sama Ibu, ibu gi mana kabarnya, apa ibu nggak kangen sama Nadia, bu sekarang Nadia kesepian Mas Rizal nggak pulang malam ini, Bu sekarang aku merasa kalau mas Rizal menjauh dariku, apa dia sudah nggak mencintai aku lagi. Nadia bicara dengan foto sang Ibu.


Sedangkan di apartemen pun sama Rizal memeluk foto Nadia yang dia ambil tanpa sepengetahuan Nadia.


''Kamu lagi ngapain sekarang apa kamu sudah tidur, atau kamu nggak bisa tidur sepertiku ,


Ya Allah kenapa sungguh menyakitkan kapan semua ini akan berakhir ,hati Rizal.


Deny yang melihat dari pintu ikut merasakan kesedihan dari sahabatnya itu.


Deny masuk kekamar dan teringat pada Lilis,


Lilis apa kabar ya lama nih aku nggak telpon.


Kirim pesan aja deh udah malam juga mungkin dia juga udah tidur.


✉️


Malam Lis apa kabar apa kamu udah tidur ?


✉️


Malam juga kak, aku belum tidur kok, tumben nih nanya kabar aku.


✉️

__ADS_1


jangan gitu dong aku sangat sibuk akhir akhir ini jadi nggak sempat telpon kamu


✉️


kalau kakak gi mana kabarnya.


✉️


Alhamdulillah kakak juga baik, o iya kakak mau minta tolong nih, kamu mulai besok sepulang kuliah pergi ke rumah Nadia ya! temani dia soalnya Akhir akhir ini Rizal juga sering lembur,


✉️


Tapi aku kan kerja kak, aku nggak punya waktu kosong selain libur kuliah


✉️


Kalau gitu mulai besok kamu nggak usah kerja, biar kakak yang biayain kuliah kamu


✉️


Tapi aku ngak enak kak, kita kan belum jadi suami istri masa aku sudah pakai uang kakak aja.


✉️


Lis jangan membantah ini perintah, dan kamu harus belajar dari sekarang untuk menjadi iatri yang baik


✉️


Baiklah kalau kakak memaksa aku akan ikutin apa mau kakak, selamat tidur.


✉️


Selamat tidur juga semoga mimpi indah.


Akhirnya mereka mengucapakan selamat tidur sebagai ucapan terakhir pesan mereka.


Pagi hari di rumah Rizal, tak ada yang special bagi Nadia pagi ini setelah Nadia bangun dan melakukan ibadah paginya Nadia kembali ke atas ranjang,


Nadia tak menyalakan lampu nya bahkan tak membuka jendela sama sekali,


Bibi di dapur pun mulai bertanya tanya,


''Kenapa nona nggak turun, apa yang terjadi apa nona lagi sakit,


Bibi langsung pergi ke garasi mobil dan ternyata mobil Rizal nggak ada


Mobil tuan nggak ada berarti tuan nggak pulang semalam,berarti nona semalam tidur sendirian, terus sampai sekarang belum turun,


''Kenapa dengan tuan muda akhir akhir ini aku lihat tuan muda juga tak seromatis dulu, apa tuan muda punya wanita lain.gumam bibi yang masih di garasi.


''Ah, lambemu kuwi lo di jogo, mosok tuan muda nduwe wedok an maneh yo gak mungkin lah, tuan muda wong apik e koyo ngono gak ngandah cidro karo nona Nadia ,wes sak iki ojo mikir ngono maneh ngko nek krungu nona Nadia mundak dadi perkoro,Pak supir Rizal, yang tak lain suami bibi sendiri.

__ADS_1


''Iyo Iyo pak ne aku mok nyongko thok ,mugo mugo wae ora nyoto.


__ADS_2