Mengejar Cinta Ustad

Mengejar Cinta Ustad
Reymond & Bella


__ADS_3

"Ada apa lagi mencariku?" tanya Bella sinis


Reymond terdiam menatap Bella, tidak ada lagi tutur kata lembut dan tatapan penuh cinta itu dari wanita yang kini berdiri angkuh hadapannya.


"Maafkan aku sayang......," ucap Reymond masih menatap Bella penuh penyesalan.


Hahahahahaaa......tiba-tiba Bella tertawa keras.


"Apa yang kudengar barusan? Sayang?" selidik Bella masih menatap Reymond tajam.


"Jangan melucu, jangan membuatku jadi tertawa geli," ucap Bella kembali dengan sinis.


Reymond masih menatap Bella lekat. Ada rasa getir di dadanya. Apalagi melihat bukan tatapan sinis yang ditunjukkan Bella padanya. Perkataannyapun menjadi begitu kejam.


"Sayang, aku benar-benar minta maaf," ujar Reymond kembali dengan sangat tulus.


Bella masih memandang sinis Reymond. Menatap dengan rasa yang tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata.


"Penyesalanmu sudah terlambat Rey. Jadi lupakan saja. Lagupula besok aku akan kembali ke luar negeri," ujar Bella hendak berbalik dan melangkah meninggalkan Reymond.


Bella tercekat. Reymond sudah menarik lengannya.


"Maaf Bel. Maafkan kesalahanku. Maaf aku baru menyelidiki dan mengetahui semua kejadian yang kamu alami di sana. Maafkan kebodohanku Bel," ujar Reymond sendu.


Ada rasa sakit yamg kembali menggelayuti hati Bella, ingatan Bella tentang semua kejadian buruk yamg hampir menimpanya di sana, andai sang papa tidak mengirimkan pengawal yang menjadi mata-mata bagi papanya. Bella tidak akan bisa menginjakkan kakinya lagi di negerinya tercinta ini seketika berkelebat.


"Lupakan Rey. Kejadiannya juga sudah lama berlalu. Aku bersyukur Tuhan masih selalu menjagaku. Jangan kau menyakiti seorang wanita lagi. Rania gadis yang baik, aku menyukainya," jawab Bella tanpa melihat pada Reymond.


Pegangan tangan Reymond yang menarik Bella seketika melemah, ketika Bella menyebutkan nama Rania. Reymond tidak bisa membohongi hatinya, gadis itu separuhnya kini telah mengisi hatinya.


Imgatan Bella seketika kembali pada pertemuannya dengan Rania. Bella ingin tahu gadis seperti apa yang mampu menarik hati Reymond dari Bella

__ADS_1


Bella Pov


" Saya Bella. Maaf jika saya terpaksa mengajak kamu bertemu," ujar Bella di hadapan Rania.


Rania yang sudah lebih dulu mengetahui siapa sebenarmya gadis yang ada di hadapannya ini tersenyum lembut.


"Tidak apa-apa mbak. Nia faham....," jawab Rania lembut.


"Maaf jika kedatangan saya kembali ke negara ini menggamggu hubunganmu dan Reymond," ujar Bella kembali terlihat sendu.


"Saya mengerti mbak. Mbak adalah tunangan pak Reymond, wajar saja jika mbak memutuskan kembali untuk menemuinya," jawab Rania masih lembut.


Bella menatap lekat gadis di hadapannya ini. Menatap wajah putih cantiknya, lengkap dengan tutur kata yang selalu lembut. Kebailan hatinya terpancar melalui aura wajahnya. Dia gadis yang istimewa, tentu saja, Rey tidak akan mungkin mencintai wanita sembarangan. Kenapa aku melihat Rania adalah perwujudanku sendiri ketika seumuran dirinya, gumam Bella dalam hati.


"Aku bukan lagi tunangannya, sejak Reymond memutuskan memintamu menjadi calon istrinya. Permintaan itu sekaligus tanda, bahwa antara kami tidak ada hubungan lagi," jawab Bella mantap.


Bella memutuskan menerima semua keputusan yang diambil Reymond setelah lebih dahulu menyelidikinya. Langkah yang telah diambil Reymond adalah keputusan yang akhirnya membuat Bellapun memutuskan langkah yang akan diambil Bella selanjutnya.


"Tidak Rania. Hati Reymond akhirnya memilih. Pilihannya adalah tepat dan disaksikan banyak orang," elak Bella kembali.


""Tidak seperti itu mbak. Hari itu pak Reymond memang mengungkapkan perasaanya. Tapi Nia tidak sama sekali menjawabnya. Nia bahkan belum memberikan keputusan Nia hingga detik ini pada pak Reymond," jawab Rania kembali berusaha menjelaskan.


"Dan ketika Nia bertemu langsung dengan mbak Bella hari Nia. Nia makin yakin dan menyadari, kenapa akhirnya pak Reymond memutuskan melamar Nia waktu itu," ujar Rania menggantung.


Bella menatap Rania kembali. Rania melihat pertanyaan dari tatapan matanya pada Rania. Bella tidak mengerti apa maksud ucapan Rania


"Pak Reymond melihat sosok mbak Bella dalam diri Rania. Itulah kenapa pak Reymond melamar Rania. Rania rasa hanya itu alasannya mbak. Dia menemukan tunangannya kembali pada sosok Nia," Rania kembali menjelaskan dengan senyum lembutnya.


"Tidak seperti itu Rania. Walaupun saya setuju bahwa ada sedikit kemiripan pada karakter kita. Tapi kamu jelas orang yang berbeda, karena kamu bukan saya," bantah Bella juga nada tenangnya.


"Reymond merasakan perasan lain ketika bersamamu, hatinya telah terisi sosok lain kini. Saya bisa mengerti itu, jadi lupakan hipotesamu barusan," ucap Bella kembali.

__ADS_1


Dan pada akhirnya bisa dipastikan, kedua wanita yang sama-sama cantik dan baik itu, keduanya memilih mengalah.


"Mbak lanjutkan kembali kisah kalian. Rajutlah kembali mimpi indah yang telah lama kalian rangkai. Mbak dan pak Reymond pantas untuk bahagia. Rania tidak masalah mbak," ucap Rania tulus.


"Tidak Rania. Reymond sudah memutuskan untuk melamar kamu menjadi calon istrinya. Saya sudah memutuskan untuk kembali ke luar negeri, menjalani kehidupan saya seperti sebelumnya. Saya harap kamu dan Reymond berbahagia. Rey tidak salah jika memutuskan memilih kamu," balas Bella.


♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡


Deuuhhhh


Bella sama Rania yakin mau saling ngalah✌


Ya udah Reymond buat Author aja deh😁🤭


Iihhhh Author nggak sadar diri nih😝😝😝


Mohon maaf karena kesibukan Author


Baru update kembali🙏🏻✌


Jangan lupa Vote & Likenya yah readers tercintahhh🙏🏻🙏🏻



Novel Author yg lain👆


Baca juga kisah Nayna nggak kalah serunya sama kisah Rania✌


Vote & Like juga yahh reader tercintahhh✌


Author kasih double kiss deh😗😙😚

__ADS_1


__ADS_2