Mengejar Cinta Ustad

Mengejar Cinta Ustad
Keraguan Reymond


__ADS_3

Rania sudah masuk ke ruangan VVIP sebuah restoran terkenal.


Ruangan VVIP ini sangat privacy, hingga bisa dipastikan tidak akan ada yang mengganggu pembicaraan Rania dan direkturny itu.


Dan sudah bisa dipastikan pak direktur membooking satu tempat lokasi restoran di mana mereka berada sekarang. Karena Rania sama sekali tidak melihat tamu lainnya selain mereka berdua.


"Silahkan duduk Nia," ujar Reymond lembut seperti biasanya.


"Baik. Terimakasih pak direktur," jawab Nayna menundukkan kepalanya.


Setelah duduk tepat di hadapan bosnya tersebut, Rania tertunduk terdiam.


Setelah menanyakan minuman pesanan Nayna dam si bos, tidak lama kemudian pelayan sudah menyajikan pesanan dihadapan mereka, lalu dengan hormat pergi dari ruang resto tersebut.


Reymond menatap lekat Rania. Jantung Reymond masih berdetak tidak karuan saat menatap wajah cantik gadis di hadapannya ini.


Aku tidak dapat mengingkarinya, ternyata hatiku memang sudah terbagi, gumam Reymond dalam hatinya.


Reymond masih asyik memandangi Rania. Menyusuri tiap jengkal wajah cantiknya itu. Rania memang cantik dengan wajah imut berkulit putihnya. Bibirnya mungil, hidungnya mancung kecil. Senyumnya itu bisa bikin jantung seakan melompat ke luar. Rambut hitam lenat bergelombangnya yang tergerai indah, membuat wajah Rania makin terlihat imut.


Tampil natural dan alami tanpa make up yang tebal malah membuat kecantikan alami Rania makin terpancar nyata. Ditambah kepolosan, kelembutan, dan kebaikan hati Rania, gadis itu menjadi begitu sempurna di mata Reymond. Tanpa celah.


Ahhh.....hati Reymond mendesah. Rasanya tidak rela melepaslan Rania begitu saja. Rasanya hatinya perih mengusir harus mengusir gadis ini dari hatinya. Kenapa jadi begini sakit, keluh Reymond seperti seorang wanita saja.


Ya Tuhan, andai boleh aku serakah. Biarkan kali ini aku serakah, menikmati wajah cantik ini sepuas hatinya. Menyimpannya saja hanya untukku. Andai bisa aku serakah, aku juga tidak ingin melepaskanmu Nia.


Reymond memegang dadanya. Perasaan ini tetap sama Nia. Jantung ini tidak lagi berdetak pada tempatnya. Reymond masih terdiam, menikmati sisa rasa yang sesaat lagi harus dilepaskannya.

__ADS_1


Sementara Rania yang ditatap intens sedari tadi oleh bosnya itu cuma bisa tertunduk. Menyembunyikan wajah cantiknya malu-malu.


"Nia........," panggil Reymond yang membuat Rania menyahut dan mengangkat wajahnya menatap Reymond.


"Iya pak direktur," jawab Rania lembut seperti biasanya.


Reymond berusaha menelan salivanya. Ingatannya tiba-tiba melayang pada Bella. Rasa bersalahnya yang kini tengah menyeruak. Sekali lagi Reymond menelan salivanya dan mengbuskan nafasnya dengan kasar. Terlihat sekali ada pergulatan batin di hatinya. Bella kekasihnya yang juga cinta pertamanya. Dan Rania wanita yang sudah dicintainya dan telah dilamarnya.


Kenapa cintaku harus menjalani bagian sulit yang sama sekali membuatku tidak bisa memutuskan satu di antaranya, keluh Reymond sedih.


Kemantapan hati yang dikatakannya pada Bella sebekumnya seakan raib begitu saja. Lebur bersama tatapannya untuk Rania saat ini.


Ah, cinta kenapa jadi begini sulit, keluh sedih Reymond kembali.


Reymond benar-benar menjadi galang. Rasanya berat sekali untuk memilih satu diantata keduanya.


Rania sedikit jengah, sedari tadi bosnya itu terus saja menatapnya tanpa berkedip.


Membuat Rania jadi bertambah bingung saja.


Rania tahu. Rania mengerti. Betapa laki-laki di hadapannya ini mencintai dirinya. Jika saja tidak ada ustad Fakhri yang bersemayam sejak dulu di hatinya. Mungkin Rania tidak ada keraguan untuk mencoba menjalani hubungan indah yang ditawarkan sosok laki-laki sempurna di hadapannya ini.


Sebenarnyapun, sudut hati Rania sudah mulai sedikit terketuk. Ada celah bahagia yang menelusup ketiaka sang bos dengan lantang dan tanpa ragu mengungkapkan perasaannya. Laki-laki di hadapannya ini bukan meminta Rania untuk menjadi kekasihnya. Dia telah melamar Rania sebagai calon istri. Bukankah itu bukan permintaan biasa, bagi seorang yang berkedudukan tinggi dan sempurna di hadapannya ini.


Jika saja yang dilamar Reymond kala itu bukanlah Rania, tapi wanita lain. Sudah bisa dipastikan tidak akan pernah ada penolakan. Wanita mana yang bisa menolak pesona Reymond Syahputra. Putra seorang pebisnis terkenal terkaya no.2 di kota ini, putra dari seorang Adi Wijaya Syahputra. Reymond yang memiliki ketampanan paripurna keturunan langsung dari papi dan opanya. Adalah seorang pengusaha muda yang tidak dapat lagi diragukan kredibilitasnya. Ketampanan, kekayaan dan kekuasaan, adalah nilai sempurna bagi seorang laki-laki bukan.


Sebelum melabuhkan hatinya pada Rania, seorang gadis cantik berkulit putih yang polos, baik, sederhana dan lembut itu. Reymond adalah seorang putra sultan yang dikelilingi banyak wanita cantik. Dan itu sudah berlangsung lama bahkan sejak Reymond kecil. Sebenarnya Reymond bukanlah jenis laki-laki pemain. Dia sama sekali tidak pernah menatap gadis-gadis cantik yang dengan mudahnya jatuh ke dalam pesonanya itu.

__ADS_1


Bukan karena apa-apa. Reymond yang bosan dilelilingi para gadis sejak kecil, benar-benar jijik pada wanita-wanita yang mirip seorang jalang baginya. Mereka rela melakukan apapun untuk bisa dekat dengan seorang Reymond. Bahkan tanpa malunya mereka mencoba merayu Reymond dan menyerahkan diri mereka di atas tempat tidurnya. Berbagai intrik, jebakan dan juga konspirasi rasanya telah sering Reymond lalui. Kemudian menyingkirkan mereka tanpa ampun. Cihhh.....wanita seperti itu ingin mendampingiku, cibir Reymond dengan jijik.


Dan itulah yang membuat Reymond menjadi sosok yang membuat Reymond menjadi sosok yang dingin, ketus, arogan dan kejam. Reymond menutupi sifat sebenarnya yang baik, lembut dan penyayang. Hingga bukan hanya para wanita yang coba mendekatinya, rekan-rekan bisnisnyapun menjadi segan padanya. Tapi justru pesona Raymond tidak pernah memudar.


Wanita-wanita cantik yang gila harta dan kedudukan itu tidak ada yang pernah menyerah untuk mendekatinya. Meskipun sangat sulit untuk bisa dekat dengan seorang Reymond Syahputra.


Hanya ada dua wanita yang akhirnya benar-benar bertahta di hati seorang Reymond. Dua orang wanita yang tidak pernah silau akan harta dan kedudukan. Dua orang wanita yang sama cantiknya, sama baiknya, sama lembutnya. Dan karena itulah, Reymond merasakan melangsa di hatinya kini. Sedikitpun Reymond tidak mampu berucap lagi. Cinta ternyata bisa juga melukai seorang Reymond juga pada akhirnya.


♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡


Salah satu dari dua orang wanita itu pastilah Author ya Rey😁🤭😜


Jiahhh Author kepedean😁🤭 Sadar dong Thor😜😜


Jangan lupa Vote, Favorit & Likenya yah readers tercintahhh🙏🏻🙏🏻


Biar Author jadi semangat buat up per harinya🙏🏻✌



Novel Author yg lain👆


Baca juga kisah Nayna dan Nayla dalam novel "Love Or Be Loved" yang nggak kalah serunya sama kisah Rania di novel "Mengejar Cinta Ustad✌🙏🏻


Vote, Favorit & Like juga yahh reader tercintahhh✌🙏🏻


Author kasih double kiss nih😗😙😚

__ADS_1


__ADS_2