Mengejar Cinta Ustad

Mengejar Cinta Ustad
Cinta Akan Menemukan Jalannya Sendiri


__ADS_3

Sebelumnya Author minta untuk Klìk Vote & Favorit dong readers tercintahh🙏🏻🙏🏻


Coz akan sangat berpengaruh sama Level Novel Author🙏🏼✌🏻



Kini beberapa bulan telah berlalu dari pembicaraan antara Rania dan bang Fakhri. Dan sepertinya belum bakal ada perkembangan dari kelanjutan hubungan keduanya. Raniapun telah meminta petunjuk dalam sholatnya. Meskipun dia belum mendapat tanda-tanda atau petunjuk apapun.


Dan bang Fakhri bukankah tidak berusaha. Sejak saat itu abang ustad jadi rutin menghubungi Rania, meskipun kebanyakan lewat pesan singkat whatsapp.


Walaupun tidak ada sisi romantis dari pesan-pesan yang terkirim di handphone milik Rania.


"Selamat subuh yang berkah Nia," pesan itu tersampaikan ketika subuh tiba.


"Selamat berkatifitas siang Nia. Jangan lupa makan siang dan jaga kesehatan," itu pesan siang harinya.


Emang dasar laki-laki kaku. Beberapa bulan ini, hal itulah yang dilakukan bang Fakhri. Mengirim pesan singkat, padat dan jelas. Jangankan yang menulis pesan, yang membaca pesanpun wajahnya lempeng-lempeng aja. Tidak ada satu katapun yang bisa membuat tersipu ataupun tersenyum. Pesan-pesan singkat itu seperti catatan pembukaan sebuah pidato saja, terlalu resmi.


Kayaknya si abang ustad mesti belajar sama mas tentara. Yang tiap pertemuan mereka selalu bisa membuat Raniku tersenyum manis, dengan kata-kata manis semanis madu. Atau kata indah yang menusuk sukma, saat dengan indah terucap ketika mereka berjumpa.


Itu kakak adik layaknya bumi dan langit. Yang satu dingin dan kaku habis, bikin penasaran. Yang satu romantis dan manis, bikin hati kaum hawa terbang ke atas langit.


Rania belum bisa mengambil keputusan. Hatinya masih ambigu. Rania tahu dirinya salah jika berfikiran buruk pada bang Fakhri ataupun mas Reyhan. Karena sejatinya setiap pertemuan ataupun perpisahan sudah ada yang mengatur.


Walaupun begitu hati Rania masih enggan. Entahlah, keputusan hati bagaimana yang akan diambilnya kemudian.


Walaupun sesungguhnya di lubuk hati Rania yang paling dalam, perasaan cintanya untuk bang Fakhri tidak pernah berubah sedikitpun. Tapi hatinya yang mungkin lelah. Mengejar cinta dalam diam-diam bertahun-tahun.


Menyukai secara sembunyi-sembunyi bertahun lamanya. Dan selalu menangis di ujung sajadah tiap berdoa pada Allah akan calon belahan jiwanya itu. Kekuatan doa di sepertiga malam, mungkin telah menggerakkan hati dan cinta abang ustad. Namum kini hati Rania yang nyatanya lelah.


Sesungguhnya hanya Allah yang mampu membolak balikkan hati. Layaknya membolak hati milik abang ustad, yang kini telah tersentuh panah asmara. Lalu, benarkah hati Rania juga terbolak, cinta itu kini menolak?


Hingga dering handphone mengejutkan Rania di saat hatinya tengah berkabut itu.


Terpampang nama mas Rey di panggilan masuk.


"Assalamualaikum," sapa Rania lembut setelah menekan tombol telp masuknya.


"Walaikusalam Raniku," terdengar sahutan ramah seperti biasanya di ujung sana.


"Raniku. Bisakah kita bertemu hari ini. Abang tentara langitmu ini sudah kembali dari dinas militernya," tanya Reyhan kemudian.


Sejenak Rania terdiam. Hatinya masih belum bisa memastikan mengenai pembicaraannya dengan bang Fakhri. Kini mas Reyhanpun berniat bertemu dengannya. Apa mas Rey juga akan membicarakan hal yang sama dengan bang Fakhri, fikir Rania terdiam.


Reyhan menunggu. Dia mengerti kenapa Rania terdiam. Reyhan sudah mengetahui pertemuan Rania dan bang Fakhri, dari mulut abangnya sendiri.

__ADS_1


Reyhan sedang berusaha menelaah pemikiran Rania. Setelah mendengar pengakuan dari bang Fakhri tentang perasaannya. Rania pasti speechless. Cintanya yang sekian lama dalam diam itu akhirnya berbalas.


Tapi kejutan ternyata tidak berhenti bagi Rania. Entah apa yang difikirkan gadis itu saat bang Fakhri mengatakan kalau mereka bersaudara. Bang Fakhri dan dirinya adalah adik kakak.


Raniku sudah pasti kaget. Bahkan penjelasan bang Fakhri kemarin tertangkap jika dirinya dan bang Fakhri sengaja bekerja sama mengetes perasaan dan cinta Rania itu.


Tidak. Mereka harus bertemu. Rey harus menjelaskan sendiri pada Rania langsung. Bahwa jauh sebelum Rey mengetahui Rania adalah gadis yang di cintai abangnya. Reyhan sudah mendekati dan menyukai gadis itu. Perasaan yang jauh berbeda dari biasanya, yang akhirnya Reyhan akui adalah sebuah perasaan cinta.


"Raniku......," panggilan Reyhan menyadarkan Rania sekaligus dirinya sendiri pada pemikirannya yang sudah sedari tadi berkelana.


"Ba....baik bang. Kabari Nia aja dimana?" jawab Rania akhirnya.


Dan di sinilah mereka, Rania dan Reyhan. Nama dengan awalan yang sama, tapi tidak tahu, apalah perasaannyapun sama.


Setelah memesan semua makananan favorit Rania. Reyhan menatap lekat netra berbulu mata lentik alami dihadapannya kini.


"Kenapa banyak sekali pesanannya. Dan lagi kenapa semua adalah makanan favoritku mas?" tanya Rania bingung setelah pelayan menghidangkan semua pesanan di meja mereka.


"Ayo makan yang banyak Raniku. Masmu ini memang sengaja memesan semua hidangan kesukaanmu. Anggap saja ini traktiran dari mas tentara langit gantengmu ini," balas Reyhand akan pertanyaan yang diajukan Rania.


"Kalau yang dipesan kesukaan Nia semua, mas Rey makan apa?" tanya Rania tidak enak hati.


"Mas tentara langitmu menyukai apa yang Raniku sukai. Lagipula terlalu banyak jika Raniku meski menghabiskannya sendiri," ujar Reyhan terkekeh geli hingga membuat Rania bersemu merah malu.


Keduanyapun menikmati santapan yang tersedia di meja dengan suka cita. Rania yang semula merasa tidak enak, telah kembali bersikap biasa.


"Ini namanya mas menghabiskan pesanan sendiri," ujar Reyhan tergelak.


Dari semua pesanan yang terhidang di meja, bisa dipastikan sebagian besar meluncur ganteng ke perut abang tentara.


"Nggak apa-apa bang. Jadi kan pesenannya nggak mubazir," balas Rania tersenyum lembut.


Ahhhh.....Suara lembut dan senyum manisnya itu, benar-benar membuat hati Reyhan adem.


"Mas....," panggil Rania.


"Hmmmm.....iya Raniku....," jawab Reyhan.


"Mas, Nia udah tahu mas Rey dan bang Fakhri adek kakak....," ujar Rania.


Reyhan terdiam menatap Rania. Rasanya cukuplah sudah kecurigaan Rania dari cerita abangnya kemarin. Rey tidak mau kembali menambah berbagai pertanyaan pada pemikiran Rania.


Reyhanpun tidak berniat kembali mengungkapkan perasaannya yang akan membuat Rania semakin bingung nantinya.


Reyhan rasa, Rania sudah sangat tahu bagaimana hatinya, mengingat setiap kesempatan Rey selalu mengatakan perasaannya ìtu.

__ADS_1


"Mas tidak akan memaksa apapun, atau memberikan pembelaan apapun. Penjelasan bang Fakhri kemarin sudah cukup mewakili semua yang harus mas jelaskan," jawab Reyhan tegas.


"Mari kita jalani saja Raniku. Cinta pasti akan menemukan jalannya sendiri. Waktu yang akan membuktikan, perasaan mana yang nyatanya jauh lebih dalam," ujar Reyhan kembali.


"Mas tidak akan menyerah, selama memang harus berjuang. Tapi jika nyatanya yang mas perjuangkan bukan milik mas. Saat itulah mas baru akan menyerah. Sebagai seorang tentara, mas tidak akan takut untuk maju ke medan perang, walaupun kini medan perangnya itu berbeda," kembali Reyhan berkata dengan ketegasannya.


Rania terpaku menatap netra teduh milik Reyhan. Menatap keteduhan itu membuat Rania teringat bang Fakhri. Mereka punya tatapan yang sama. Sama teduhnya. Sama menenangkannya, bisik hati Rania kembali.


¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤


Hiiii readersku tercintahh😗😙😚


Makasih banget yang udah Vote, Like & Coment.


Silahkan readersku tercintahhh bisa coment apapun🙏🏻


Don't worry......Authornya nggak baperan kok🤭😁✌🏻


Maaf banget juga, bukannya Author nggak mau update rutin🙏🏻


Coz selain hidup dalam dunia novel dan halu. Author juga hidup di dunia nyata dengan segala aktifitas yang nggak bisa di tinggalin🙏🏻✌🏻


Tapi Author akan berusaha update rutin jika Vote, Like, Favorit makin bertambah🙏🏻✌🏻😊


Mohon tetap setia pada Rania & Fakhri ya readers tercintahhh🙏🏻😚


Ayo dong kalau suka ceritanya👌👍🏻


Jangan pelit untuk kasih Vote, Favorit, Like & Comentnya untuk Author🙏🏻


Karena itu akan sangat berpengaruh pada Level novelnya Author.....pleaseee🙏🏻🙏🏻🙏🏻


Baca & Dukungannya juga tuk Novel Author yg lain🙏🏻🙏🏻


Klik profil aja tuk cari novel Author yg lainnya🙏🏻🙏🏻




Love


Author Kesayanganmu 😗😙😚


WCU

__ADS_1


__ADS_2