
Sebelumnya Author minta untuk Klìk Vote & Favorit dong readers tercintahh🙏🏻🙏🏻
Coz akan sangat berpengaruh sama Level Novel Author🙏🏼✌🏻
▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎
Sejak terakhir mereka bicara berdua, hubungan dua kakak beradik itu menjadi lebih kaku. Masing-masing pihak merasa tidak berani untuk memulai menegur ataupun bicara terlebih dahulu. Ada perasaan sungkan dan tidak enak pada hati masing-masing.
Tapi sebagai seorang abang, bang Fakhri tetap bersikap lebih dewasa. Bang Fakhri memutuskan akan lebih dahulu menegur Reyhan dan mengajaknya bicara. Bang Fakhri tidak mau, masalah yang terjadi diantara mereka jadi membuat mereka akan menjauh. Membuat hubungan persaudaraan mereka menjadi renggang. Walaupun pada kenyataannya kekakuan tetap terjadi.
Bang Fakhri sudah berencana bertemu Rania. Bang Fakhri telah meminta Andi untuk membantunya dan mengajaknya ikut bertemu dengan Rania. Karena bang Fakhri tidak mungkin hanya menemui dan bicara berdua saja dengan Rania. Bang Fakhri tetap menjaga sikapnya untuk menjaga batasan antara dirinya dan Rania sebagai seorang pria dan wanita.
Rencananya bang Fakhri mengajak Rania bertemu lusa, setelah bang Fakhri menyelesaikan semua kesibukannya di kampus dan resto. Bang Fakhri juga berharap semoga akan berjalan baik dan lancar, demi menjelaskan dan meluruskan segala permasalahan hati yang membelit.
Lalu apa yang dilakukan sang tentara langit. Mas Reyhan yang ganteng penuh pesona tetap seperti dia adanya.
"Assalamualaikum Raniku. Met subuhan aja," sapanya pada Rani memulai awal langkahnya subuh itu.
1 menit
5 menit
10 menit
Belum ada balasan. Memutar-mutar hamdphone lalu mengetik pesan wharsapp kembali.
"Kalau laki-laki lain akan memintamu di sepertiga malam. Kalau mas tentaramu ini akan memintamu di subuh yang indah," tulis pesan whatsapp Reyhan kembali.
Dan beruntung, tidak lama kemudian pesan masuk.
"Kenapa memintanya ketika ba'da subuh mas?" tanya Rania kemudian setelah pada awal pesan whatsappnya membubuhkan emoticon senyum.
Bersama tentara langit ini Rania memang jadi sering tersenyum. Walaupun tidak berjumpa, ada saja pesan-pesannya yang selalu bisa membuat senyum tersungging di bibir Rania yang cantik.
"Karena subuh itu adalah awal hari. Doa subuh yang mustajab. Sebagaimana sering dikatakan, bagaikana kehidupanmu maka liatlah sholat subuhmu," jelas Reyhan kali ini tampak serius.
"Jika yang meminta di sepertiga malam banyak. Maka pasti mas mu ini nggak akan ada saingannya ketika memintanya ba'da subuh syahdu," jawab Reyhan kembali.
"Met aktifitas mas. Maaf Rani tutup pesannya coz mau bersiap-siap. Assalamualaikum," Rania mengakhiri obrolan mereka pagi selepas subuh mereka itu.
"Walaikumsalam. Jangan rindu Raniku. Biar masmu aja. Bener kata Dilan, kamu pasti nggak akan kuat," tutup Reyhan dalam pesan whatsappnya.
Begitulah keseharian keduanya kini. Saling bertanya kabar, saling menyemangati, diselingi lelucon lucu dan gombalan dari sang tentara langit.
__ADS_1
Sejak hari dimana akhirnya Reyhan mengetahui dengan pasti langsung dari mulut bang Fakhri, tentang perasaan mereka yang nyatanya sama-sama mencintai Raniku. Reyhan semakin sering menghubungi Rania. Bahkan Rey sudah berencanakan akan mengungkapkan jujur perasaannya pada Raniku. Soal bagaimana akhirnya Raniku menanggapi perasaannya, Rey akan menerima jawabannya dan tetap akan terus berusaha mendapatkan hatinya.
Sementara bang Fakhri mendapatkan telfon dari Andi siang itu.
"Assalamualikum bang," sapa Andi di seberang.
"Walaikumsalam. Bagaimana Ndi?" tanya bang Fakhri to do point.
"Siap bang. Insya Allah, besok sepulang kantor kita bisa menemui Rania di cafe X bang," jawab Andi sopan.
"Maaf Rania tidak bisa menemui kita di jam makan siang, karena Nia menemui bosnya meeting klien perusahaan pada jam makan siang besok," kembali Andi menjelaskan.
"Apa Nia tidak bertanya kenapa abang hendak menemuinya Ndi?" tanya bang Fakhri ragu.
"Tentu saja Nia bertanya bang. Kenapa abang hendak menemuinya? Aku jawab saja kalau ada hal yang akan bicarakan dengan Nia," jawab Andi jujur.
"Apa Rania tidak menolak Ndi?" tanya bang Fakhri kembali karena tahu gadis seperti apa Rania.
Rania bukan gadis agresif yang akan langsung menyetujui ajakan ketemu lawan jenis. Gadis pendiam itu adalah gadis pemalu yang sedikit tertutup.
"Abang tahu sendiri gimana Nia. Awalnya dia memang menolak bang. Tapi sudah kujelaskan padanya, bahwa sudah saatnya Nia dan abang memperjelas bagaimana perasaan antara kalian berdua," jelas Andi.
"Nia tetap saja menolak bang. Takut, malu dan lain-lain perasaan yang dia sebutkan padaku. Tapi sebagai teman yang paling dekat dan mengetahui semuanya, kembali aku membujuknya agar berani menyelesaikan cinta dalam diam ini. Jika ke depannya baik abang ataupun Nia akan melangkah membina perasaan bersama orang lain. Maka tidak akan ada lagi perasaan menyesal, abang dan Nia akan melangkah tanpa beban masa lalu," ujar Andi kembali menjelaskan.
"Bukankah yang kukatakan benar bang?" tanya Andi kemudian.
Sampai detik ini sesungguhnyapun bang Fakhri masih dilema. Antara ingin melepaskan saja perasaannya. Karena memilih mengalah pada Reyhan, sang adik. Atau benarkah seperti yang Reyhan katakan untuk bersaing secara fair. Biarkan saja nanti Rania yang akan memilih pada akhirnya.
Bang Fakhri sudah memantapkan hatinya. Membulatkan tekad juga peràsaannya. Kesiapannya untuk segera mengkhitbah Rania. Bukankah dalam islam menikah adalah ibadah yang sangat dianjurkan.
Dengan menikah, seseorang akan membina rumah tangga, memiliki keturunan, dan menghindari perbuatan zina.
Dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, Nabi SAW bersabda :
Artinya :
"Siapa yang diberi karunia oleh Allah seorang istri yang salehah, berarti Allah telah menolongnya untuk menyempurnakan setengah agamanya. Karena itu, bertakwalah kepada Allah setengah sisanya." (HR. Baihaqi 1916)
Dalam riwayat lain, juga dari Anas bin Malik,
Nabi SAW bersabda :
Artinya :
"Jika seseorang menikah, maka ia telah menyempurnakan separuh agamanya. Karenanya, bertakwalah kepada Allah pada separuh lainnya." (HR Baihaqi)
Dan nantinya mereka bisa pacaran setelah menikah. Pacaran setelah menikah sangat penting dilakukan karena bisa membuat hubungan pasangan bisa jadi lebih kuat. Pacaran setelah menikah untuk memperkuat hubungan yang dimiliki.
__ADS_1
"Bang....abang masih disana?" tanya Andi setelah beberapa saat tidak lagi mendengar suara bang Fakhri di telpon.
Bang Fakhri tensentak. Terjaga dari lamunannya sendiri. Bibirnya mengulas senyum. Memikirkan hubungan ke depannya bersama Rania ternyata bisa membuat isi kepala bang Fakhri berkelana jauh.
"Iya Ndi. Abang masih di sini. Terima kasih yah, kau selalu saja bisa abang andalkan," jawab Fakhri berbinar penuh ucapan terima kasih.
"Sama-sama abangku. Ya udah kalau gitu Andi pamit bang. Assalamualaikum," Andi mengakhiri pembicaraan.
"Waalaikumsalam warohmatullah," jawab bang Fakhri
¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤
Hiiii readersku tercintahh😗😙😚
Makasih banget yang udah Vote, Like & Coment.
Silahkan readersku tercintahhh bisa coment apapun🙏🏻
Don't worry......Authornya nggak baperan kok🤭😁✌🏻
Maaf banget juga, bukannya Author nggak mau update rutin🙏🏻
Coz selain hidup dalam dunia novel dan halu. Author juga hidup di dunia nyata dengan segala aktifitas yang nggak bisa di tinggalin🙏🏻✌🏻
Tapi Author akan berusaha update rutin jika Vote, Like, Favorit makin bertambah🙏🏻✌🏻😊
Mohon tetap setia pada Rania & Fakhri ya readers tercintahhh🙏🏻😚
Ayo dong kalau suka ceritanya👌👍🏻
Jangan pelit untuk kasih Vote, Favorit, Like & Comentnya untuk Author🙏🏻
Karena itu akan sangat berpengaruh pada Level novelnya Author.....pleaseee🙏🏻🙏🏻🙏🏻
Baca & Dukungannya juga tuk Novel Author yg lain🙏🏻🙏🏻
Klik profil aja tuk cari novel Author yg lainnya🙏🏻🙏🏻
Love
Author Kesayanganmu 😗😙😚
WCU
__ADS_1