Mengejar Cinta Ustad

Mengejar Cinta Ustad
Ustad Fakhri Fahlevi


__ADS_3

Fakhri sudah melajukan mobilnya memasuki halaman luas sebuah masjid megah satu-satunya terbesar di kotanya. Karena Abinyalah Fakhri kini menjadi sosok yang sama yang dengan ikhlas mengabdikan dirinya pada rumah Allah ini.


Setelah memarkirkan mobilnya di halaman samping masjid. Fakhri memasuki pelataran samping masjid yang memang di khususkan bagi pengurus masjid ini, yang Fakhri saat ini adalah ketuanya.


Fakhri duduk di kursinya dalam diam. Seakan ada sesuatu yang sedang memjadi benan fikirannya. Andi yang sudah lebih dulu datang dan membantu marbot masjid membersuhkan seputar masjid mengintip bang Fakhri dari sudut pintu yang terbuka. Andi menautkan alisnya, menatap heran pada Fakhri yang tengah melamun.


Tumben bang Fakhri nggak kayak biasanya, gumam Andi dalam hati.


Tapi Andi memilih pergi dan membiarkan bang Fakhri sendiri. Andi yakin bang Fakhri butuh waktu untuk sendiri.


Fakhri mrnyederkan kepalanya pada senderan kursi. Menatap langit ruangan, ingatannyapun mulai berkelana.


Fatimah, gadis berhijab itu adalah cinta pertama sang ustad. Ustad Fakhri menyukainya sejak mereka sama-sama duduk di bangku sekolah menengah pertama. Namun akhirnya cinta itu menguap dengan sendirinya. Perasaan cinta yang harus terhenti karena nyatanya ada laki-laki yang sudah lebih dulu di taarufkan keluarga Fatimah. Fatimah yang soleha, menerima keputusan orang tuanya tanpa membantah.


Dan waktu akhirnya membawa sifat dewasa keduanya yang memang berbekal landasan iman yang kuat yang sudah mengakar dari orang tua mereka masing-masing yang memang seorang ulama. Meski hatinya masih mencintai Fatimah, Fakhri berusaha mengikhlaskan cinta juga perasaannya.


Karena Abinyapun sudah menanyakan padanya. Apakah mau menerima jika dirinya menjalami taaruf bersama putri soleha sahabat abinya yang bernama Embun. Dan sampai sejauh ini Fakhri belum mengatakan ketersediaannya karena Fakhri memang belum memutuskan menikah dalam waktu dekat ini.


Fakhri berjanji akan mempertimbangkan keputusan abinya itu.


Tiba-tiba Fakhri mengingat Rara. Gadis itu sungguh di luar dugaannya. Sangat berbeda dengan sahabatnya Rania. Rania adalah gadis sempurna dengan kecantikan dan akhlak yang seimbang. Rania seperti perpaduan aisyah dan fatimah, istri dan putri Rasulullah.


Astaqfirullah, ucap Fakhri kemudian. Mengusap kasar wajarnya dengan semua fikiran-fikirannya barusan. Lalu bergegas keluar ruangan dan mengambil wudhu.


Setelah mengerjakan shalat, Fakhri mengambil Alquran kemudian membacanya, meneruskan kembali bacaannya yang belum khatab pada bulan ini.


Andi duduk tidak jauh dari Fakhri. Menikmati suara bang Fakhri yang tengah mengalun indah melantunkan ayat suci Al-Qur'an. Suara indah bang Fakhri mampu menghipnotis semua orang yang mendengarkannya. Sebelum akhirnya bang Fakhri menutup bacaannya.


Saat ini bang Fakhri dan Andi tengah duduk dan mengobtol santai di areal teras masjid. Keduanya sengaja melewati senja di sana, menunggu waktu magrib tiba. Karena dari awan yang beriringan terlihat sangat indah. Matahari yang hampir bergantikan malam, memunculkan warna kuning ke orange an pada langit senja.

__ADS_1


Keduanya tampak tersenyum. Bersyukur selalu bisa menikmati langit senja di rumah Allah ini. Setiap hari berusaha memupus kesibukan agar tidak melupakan untuk selalu mengingat Rabbnya. Rasa damai, ketenangan, ungkapan syukur, kini tengah menyelimuti hati keduanya.


"Bang......," panggil Andi ragu-ragu.


Bang Fakhri menoleh. Menatap heran Andi yang terlihat takut-takut.


"Katakan ada apa? Kau itu sudah abang anggap adik abang sendiri," senyum Fakhri lembut.


"Ini tentang Rania bang," jawab Andi bicara pelan tidak berani menatap Fakhri.


Fakhri mengeryit. Ada apa dengan anak ini, gumamnya dalam hati.


"Ada apa dengan Rania?" tanya Fakhri akhirnya.


"Apa benar abang tidak menyukai Rania?" tanya Andi kembali.


"Kan abang sudah mengatakan kepadamu. Abang tidak mementingkan apa yang kalian sebut dengan cinta itu," jawab Fakhri lugas.


"Tapi bang mencari istripun kita harus mengerti perasaan kita. Bagaimana kita bisa hidup dengan wanita yang tidak kita cintai dan mencintai kita," protes Andi.


"Dengan kata lain, aku tidak begitu siap jika harus menikah dengan proses taaruf," ujar Andi kembali.


Fakhri tersenyum. Dia sangat memahami gejolak hati Andi. Gairah muda yang masih penuh gejolak akan sebuah perasaan, baginya cinta adalah yang utama.


"Dapatlanlah wanita yang soleha. Cinta itu pasti datang dengan akhlaknya, dengan sendirinya," nasehat Fakhri lembut pada Andi.


"Jika kita hanya berputar saja pada masalah perasaan dan cinta. Kita pasti akan jatuh pada kubangan dosa. Menatap pada yang bukan semestinya. Menaruh harap pada yang belum halal bagi kita. Dan akan terjebak pada sebuah nafsu pada akhirnya," terang Fakhri kembali.


Andi menatap bang Fakhri dengan sangat serius. Berusaha mencerna tiap kalimat dari penjelasan bang Fakhri padanya.

__ADS_1


"Allah telah memilihkan jodoh terbaik. Teruslah dengan memperbaiki diri dan menjadi lebih pantas. Allah yang menciptakan perasaan cinta pada tiap hati manusia, jaga cinta itu untuk yang nanti terbaik mendapatkannya," ujar Fakhri kembali.


"Jika meski bertaaruf, pilihlah wanita yang memang ada dalam hatimu. Pilihlah wanita soleha yang membuatmu selalu menjadi ingin lebih baik lg," ujar Fakhri pada Andi.


"Jikapun wanita itu belum ada di hatimu, pilihlah wanita yang jika bersamanya akan membuatmu menjadi lebih mencintai Rabbmu," Fakhri menepuk bahu Andi dengan tersenyum lalu beranjak.


"Ayokk....sudah waktunya Azan magrib," panggil bang Fakhri menoleh pada Andi


♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡


Pasti wanita yang dimaksud bang Fakhri itu Author ya bang🤭😁🤭


Uwwwwuu banget bang Fahkri😙😚


Mulai deh lu Thor.....hadehhhhh😕☹🤪🤪


Jangan lupa Vote, Favorit & Likenya yah readers tercintahhh🙏🏻🙏🏻


Biar Author jadi semangat buat up per harinya🙏🏻✌



Novel Author yg lain👆


Baca juga kisah Nayna dan Nayla dalam novel "Love Or Be Loved" yang nggak kalah serunya sama kisah Rania di novel "Mengejar Cinta Ustad✌🙏🏻


Vote, Favorit & Like juga yahh reader tercintahhh✌🙏🏻


Author kasih double kiss nih😗😙😚

__ADS_1


__ADS_2