Mengejar Cinta Ustad

Mengejar Cinta Ustad
Bella & Reymond


__ADS_3

"Kembalilah padanya Rey. Kau sudah membuat keputusan sebelumnya. Jangan menjadi laki-laki pengecut yang mengingkari janjimu sendiri," ujar Bella kembali berusaha melepaskan pegangan Reymond dari tangannya.


Sejenak Reymond jadi kembali meragu. Semua keputusan yang dibuatnya sejak memutuskan menjumpai Bella seakan terbang begitu saja. Namun Raymond tidak juga melepaslan genggaman tangannya pada Bella.


Setelah beberapa saat. Menarik nafas dalam, kemudian menghembuskannya secara kasar. Reymond kembali bicara.


"Aku tahu kesalahanku pada Rania. Aku akan membicarakannya nanti. Tapi tolong dengarkan aku dulu Bel," pinta Reymond penuh harap.


Bella tetap menatap Reymond. Kali ini lebih sedikit tenang, tangannya tidak lagi meronta minta dilepaskan. Semua memang mesti di bicarakan dan di selesaikan, ujar Bella dalam hatinya sendiri.


Bella mengambil langkah untuk duduk setelah Rey melepaskan sendiri genggamannya. Reymondpun mengambil posisi duduk tepat di hadapan Bella.


"Bel, maafkan aku. Aku bersalah selama imi membiarkanmu sendiri. Melewati kesulitan, bahkan.......," Reymond tidak sanggup meneruskan ucapannya.


Teringat kembali ketika semua hasil penyelidikan yang dilakukan bawahan Reymond diterimanya saat itu. Bagaimana kenyataan itu menyesakkan dadanya.


Bagaimana Bella menjalani kehidupannya di sana dengan fokus belajar. Menutup hati dan bahkan pergaulannya demi kesetiaannya pada Reymond. Apa yang di ucapkan Bella terakhir sekali ketika mereka berpisah tidak ada sedikitpun yang dilanggarnya.


"Aku pergi hanya demi papa, cita-cita dan atas nama keluarga Rey. Aku akan tetap setia dan menjaga diri. Bila perlu aku akan menutup diri untuk hal yang berhubungan dengan laki-laki lain. Aku akan membatasi pergaulanku di sana. Aku harap kaupun di sini bisa setia Rey," ucap Bella menyakinkan diri.


"Tunggu aku lima tahun lagi Rey. Menjadi Bella yang bisa kau banggakan dengan hasil dari kerja kerasku. Jadi anak terbaik juga demi kedua orang tuaku. Dan menjadi calon menantu yang spesial dan pantas bagi orang tua dan keluargamu."


Dan akhirnya Bella pergi sesuai keinginannya. Tapi hati, cinta dan jiwanya utuh hanya untuk Reymond seorang, laki-laki cinta pertamanya itu.

__ADS_1


Bahkan jauh di sana. Bella benar-benar berubah. menjelma menjadi sosok yang dingin dan susah untuk didekati. Itulah pula yang menyebabkan seorang laki-laki yang mati-matian jatuh cinta pada Bella tega mendapatkannya dengan jalan yang salah.


Kalau saja tidak ada pengawal orang tua Bella. Kalau saja Bella tidak selalu di ikuti oleh orang suruhan tuan Wijaya, papa Bella. Entah kejadian buruk apa yang menimpanya saat di jebak dan di bius oleh laki-laki kurang ajar itu.


Sementara Reymond. Sejak hari dimana Bella pergi, sudah berubah menjadi tidak perduli. Hatinya yang keras menjadi lebih keras saat Bella menolak keinginannya agar mengurungkan niatnya pergi.


Hingga lima tahun hampir berlalu, tidak sedikitpun dia perduli pada Bella. Bahkan Reymond sudah mengganti nomor handponenya, hingga banyak pesan yang dikirimkan Bella tidak ada yang pernah sampai padanya. Komunikasi keduanya benar-benar terputus.


Entah mungkin juga karena Bella perempuan, dia jadi ragu jika harus bertindak lebih agresif lagi. Bella ragu jika memaksakan semuanya pada Reymond.


Banyak cara dan jalan sebenarnya keduanya bisa bertemu sebentar saja, walau hanya sekedar melepas rindu. Tapi baik Bella maupun Reymond sendiri, akhirnya lebih memilih membiarkan semuaya berlalu begitu saja. Semestapun seolah memang sudah memisahkan keduanya.


"Maafkan aku yang tidak bisa melindung tunanganku sendiri. Maafkan laki-laki bodoh ini Bel," pinta Reymond kembali sendu.


Bahkan Rey mengatakan langsung pada Bella ketika Bella memutuskan pergi hampir lima tahun yang lalu.


"Baiklah, jika kau masih berkeras pergi Bel. Aku tidak akan mungkin bisa menghalangi keunginanmu itu. Tapi aku tidak bisa berjanji untuk tidak dekat dengan wanita mamapun selama lima tahun ini. Aku laki-laki normal Bel, aku butuh seseorang untuk selalu bisa berada di disisiku," ujar Reymond dengan kejam kala itu pada Bella, walaupun sesunghuhnya dalam hati Reymond, sama sekali tidak tidak terbersit niat sama sekali untuk menghianati cinta Bella.


Bella menarik nafas keras. Ada rasa sedih jauh di sudut hatinya mendengar ucapan Reymond barusan.


Aku berjanji untuk selalu setia padamu Rey, keluh Bella dalam hatinya.


Tetapi Bella menguatkan perasaannya. Menenangkan hatinya. Menipis rasa gundah. Menahan kuat agar bulir bening itu tidak jatuh. Kemudian menyunggingkan senyum termanisnya pada Reymond.

__ADS_1


"Baiklah, kau bebas dariku lima tahun ini Rey. Jika memang cintamu ditakdirkan untukku, kau pasti kembali ke dalam pelukanku. Tetapi yang harus kau ingat Rey. Aku akan selalu membawa nama dan cintamu di hatiku. Hingga tidak akan ada nama lain yang bisa masuk ke dalamnya," ujar Bella seriang mungkin.


Keriangan yang ingin Bella tunjukkan pada Reymond. Bella ingin agar Reymond selalu mengingatnya senyum dan keriangannya di pertemuan terakhir mereka. Sebelum akhirnya, ternyata lima tahun itu benar-benar berlalu begitu saja.


♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡


Kenapa cinta selalu saja diawali dengan salah faham


Author udah ikutan baper nih😥😥


Mohon maaf karena kesibukan Author


Baru update kembali🙏🏻✌


Jangan lupa Vote & Likenya yah readers tercintahhh🙏🏻🙏🏻



Novel Author yg lain👆


Baca juga kisah Nayna nggak kalah serunya sama kisah Rania✌


Vote & Like juga yahh reader tercintahhh✌

__ADS_1


Author kasih double kiss deh😗😙😚


__ADS_2