Mengejar Cinta Ustad

Mengejar Cinta Ustad
Abang Ustad VS Mas Tentara Langit


__ADS_3



Sebelumnya Author minta untuk Klìk Vote & Favorit dong readers tercintahh🙏🏻🙏🏻


Coz akan sangat berpengaruh sama Level Novel Author🙏🏼✌🏻


☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆


"Rey, abang ingin bicara. Bisa kita bicara berdua," ujar Fakhri pada adik semata wayangnya itu.


Bang Fakhri sudah mengetahui kepulangan Reyhan yang lebih cepat. Tadinya Fakhri memang berencana membicarakan semuanya terlebih dahulu dengan Rania. Tetapi kepulangan Reyhand yang lebih cepat dari jadwalnya membuat bang Fakhri memutuskan akan berbicara dengan adiknya itu terlebih dahulu.


"Bicara aja bang," jawab Rey santai menatap abangnya.


"Kita bicara di taman samping aja. Karena abang ingin berbicara hal serius dan juga pribadi padamu," sahut bang Fakhri dengan nada lembut.


"Baiklah bang," Reyhan membalas.


Fakhri sudah keluar terlebih dahulu meninggalkan kamar Reyhan menuju teras samping.


Dahulu, ketika kecil, teras samping ini tempat Fakhri dan Reyhan sering bermain berdua. Sementara abi dan umi akan duduk santai bercengkarama berdua dengan penuh cinta sambil memperhatikan kedua putranya yang sedang bermain.


Tapi kini, teras samping ini hanya jadi milik umi dan abi saja. Di sini abi akan santai sambil menyeruput kopi, sementara umi akan sibuk dengan semua tanaman bunganya. Coz Fakhri dan Reyhan yang semakin besar dan dewasa sudah dengan kesibukannya masing-masing. Sungguh sudah sangat jarang bisa berkumpul lengkap berempat seperti biasanya.


Fakhri dengan semua kesibukan di kampus dan restonya. Kalaupun ada waktu luang ataupun libur, Fakhri lebih sering berada di masjid. Kesibukannya sebagai ketua masjid bersama para pengurus lain juga cukup menyita sebagian waktu Fakhri.


Sementara Reyhan, sebagai seorang tentara yang sering berdinas dan berpindah-pindah daerah. Tentu saja otomatis akan membuatnya jarang berada di rumah.


"Duduk dek....," tawar Fahkri pada adiknya, begitu Reyhan telah menyusulnya berada di teras samping.


Posisi keduanya kini tengah duduk berhadapan. Fakhri menghela nafas dalam menatap lekat netra teduh milik Reyhan yang tidak kalah teduh dari netrànya sendiri.


Seandainya keduanya tengah duduk santuy di cafe. Bisa dipastikan akan membuat histeris para cewek cabe-cabean yang baru mulai mekar itu.


Bagaimana tidak. Dua mahluk ciptaan Tuhan paling sempurna itu kini terpampang nyata. Bang Fakhri, seorang dosen dan juga ustad tampan yang tidak diragukan lagi versi tampan sempurnanya dari sisi langit maupun bumi. Laki-laki macho tinggi berbody sempurna yang berkulit putih. Dengan hidung bangir dan berkumis tipis. Mata teduh yang selaras dengan senyum lembutnya. Ahhh.....sungguh sempurna ciptaanmu ya Allah.


Reyhan, seorang tentara langit kebanggan Indonesia. Berbody sempurna, tinggi dan atletis. Postur tubuh sempurna didikan tentara. Hitam manis dan berkumis tipis. Seorang yang humoris dan pandai menarik hati lawan bicara. Bermata teduh dipadu dengan senyum yang menawan. Keindahan yang tidak kalah sempurnanya nyaris tampa cela ciptaanNya.


Hadeeehhhh......Author kenapa jadi para cabe-cabean yang ngiler mengomentari kedua abang tampannya umi dan abi. Balik lagi ke abang Fakhri sang Ustad tampan peneguh iman dan mas Reyhan, tentara langit dengan sejuta pesona.


"Abang mau bicara apa? Kok kelihatannya serius banget?" tanya Reyhan setelah mereka berhadapan.


"Ini tentang Rania....," jawab Fakhri tanpa basa basi langsung ke sasaran.


Mereka laki-laki, bukan wanita yang perlu berbasa-basi. Semua point langsung saja di bicarakan. Bagaimana akhirnya, akan jadi penentu keputusan yang akan diambil nantinya.

__ADS_1


"Rania.....," ujar Reyhan bingung.


"Maksud abang Raniku. Benar gadis itu yang abang maksud?" Rey kembali mengulang pertanyaanya.


"Iya Rey. Kita memang membicarakan gadis yang sama," jawab Fakhri kembali.


Reyhan menatap bang Fakhri tajam. Ada yang berbeda tampak dari tatapannya itu.


"Jadi abang mengenal Raniku selama ini?" tanya Rey kembali.


Fakhri menatap Reyhan ragu. Tapi akhirnya tetap melanjutkan bicaranya.


"Abang sangat mengenalnya sejak Nia kecil," jawab Fakhri.


Kali ini bang Fakhri telah memanggil Rania dengan nama panggilannya.


"Apa maksud abang dengan mengenalnya sedari kecil?" Reyhan makin penasaran.


Ada rasa tidak suka dari nada suaranya barusan.


Fakhri menghela nafas dalam, menghembuskannya sedikit kasar, baru melanjutkan kembali bicara.


"Boleh abang bercerita terlebih dahulu?" tanya Fakhri ragu.


Reyhan hanya menatap bang Fakhri sekilas, sebelum akhirnya menganggugkan kepalanya setuju.


"Hingga gadis kecil itu menjadi remaja, dan kini berubah menjadi seorang gadis cantik yang soleha.Ternyata perasaan gadis kecil itu masih sama, tidak pernah berubah," ujar Fakhri kembali.


Reyhan mengerutkan alisny mendengarkan cerita Fakhri. Ada perasaan nyeri di hatinya yang seketika menggelayut. Jangan katakan kalau gadis itu Raniku bang, gumam hati Rey sedikit perih.


"Awalnya abang hanya memandangnya sebagai gadis kecil yang menjadi murid mengaji abang," Fakhri berhenti bicara dan memandang Reyhan yang juga tengah menatapnya.


"Hingga gadis itu berubah menjadi seorang remaja, ternyata perasaannya masih sama. Banyak yang mengatakan pada abang tentang perasaan gadis itu sesungguhnya pada abang.Tapi abang tidak pernah menanggapi karena tidak mempercayai perasaan yang seperti itu,"


"Apalagi gadis itu juga tidak pernah sekalipun mengatakan perasaannya pada abang. Sikapnya sama sekali tidak menunjukkan kalau dia mencintai abang. Kami berdua sudah berapa kali bertemu dalam kegiatan amal kantornya, tapi tidak ada yang berbeda dari sikapnya pada abang," cerita Fakhri kembali.


"Jadi maksud cerita ini apa bang?" tanya Reyhan sopan walaupun ada rasa tidak enak dari nada suaranya.


"Abang baru menyadari ketika terakhir sekali bertemu gadìs itu. Abang menyukai senyum malu-malunya. Abang menyukai suara dan tatapan lembutnya. Abang mencintai seorang wanita lagi selain umi kita Rey," jawab Fakhri akhirnya lega setelah mengatakan isi hatinya.


Reyhan masih menatap Fakhri tajam. Walaupun sedari awal instingnya sudah bisa menebak ke arah mana jalan cerita dalam pembicaraan abangnya ini. Tapi Reyhan ingin mendengarnya langsung dari mulut abangnya itu.


"Dan gadis itu adalah Rania Rey," ucap Fahkri ragu.


Matanya masih menatap lekat Reyhan yang duduk di hadapannya. Kedua netra mereka bertemu dan saling menatap. Fakhri ingin melihat langsung bagaimana reaksi Reyhan akhirnya setelah mendengar semua penjelasannya barusan.


Walaupun tidak terlihat kaget. Tapi Fakhri bisa menangkap perubahan yang terjadi pada wajah Reyhan ketika Fakhri menyebutkan nama Rania barusan. Rahangnya mengeras. Dan Rey juga menghembuskan nafàsnya dengan kasar menandakan ada luapan emosi dalam hatinya.

__ADS_1


"Kenapa abang tidak mengatakannya ketika Rey membicarakan tentang Rania tempo hari dengan abang?" tanya Reyhan sedikit ketus setelah cukup menguasai hatinya.


"Maafkan abang Rey. Abang takut melukai hatimu yang tengah sangat bahagia ketika bercerita tentang Rania waktu itu," mohon Fakhri.


"Lagipula saat itu abang sendiripun belum yakin dengan perasaan abang sendiri. Pun dengan perasaan Nia pada abang," jelas Fakhri kembali.


"Tapi harusnya abang bicara jujur pada Rey. Jadi Rey tidak mengambil kesimpulan sendiri seperti ini," tegas Reyhan pada bang Fakhri.


Bang Fakhri mengeryit bingung menatap Reyhan.


"Apa maksudmu dek? Apa kamu sudah mengetahui semuanya?" cecar Fakhri pada Reyhan.


"Apa abang lupa apa profesiku. Aku terbiasa menyelidiki detail apapun sebelum melangkah," jawab Reyhan dengan bangga.


Fakhri terdiam. Kenapa dia bisa melupakan siapa seorang Reyhan Anggara. Di kesatuannya, Rey seorang agen khusus. Kecerdasan dan kelihaiannya itu tertutup oleh sikapnya yang humoris. Akan sangat mudah baginya mencari informasi detail tentang apapun. Tak terkuali gadis yang dicintainya. Fakhri tersenyum kaku di dalam hati.


¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤


Hiiii readersku tercintahh😗😙😚


Author update kembali🙏🏻😊


Maaf banget bukannya nggak mau update rutin🙏🏻


Coz selain hidup dalam dunia novel dan halu. Author juga hidup di dunia nyata dengan segala aktifitas yang nggak bisa di tinggalin🙏🏻✌🏻


Tapi Author akan berusaha update rutin jika Vote, Like, Favorit makin bertambah🙏🏻✌🏻😊


Mohon tetap setia pada Rania & Fakhri ya readers tercintahhh🙏🏻😚


Ayo dong kalau suka ceritanya👌👍🏻


Jangan pelit untuk kasih Vote, Favorit, Like & Comentnya untuk Author🙏🏻


Karena itu akan sangat berpengaruh pada Level novelnya Author.....pleaseee🙏🏻🙏🏻🙏🏻


Baca & Dukungannya juga tuk Novel Author yg lain🙏🏻🙏🏻


Klik profil aja tuk cari novel Author yg lainnya🙏🏻🙏🏻




Love


Author Kesayanganmu 😗😙😚

__ADS_1


WCU


__ADS_2