Menikahi Bodyguard Papa

Menikahi Bodyguard Papa
Bertemu kembali


__ADS_3

Ada binar bahagia yang terpancar dari raut wajah yang sudah menua itu, keinginannya hanya satu melihat keluarganya bahagia, dan bisa bermain dengan cucunya, tapi apalah daya Alex masih belum mau menikah, Alex lebih mementingkan karirnya terlebih dahulu baru setelah itu urusan hati.


"Andai kakakmu bersama kita pasti sekarang sudah berkeluarga, dan Oma pasti sekarang sudah bermain dengan cucu-cucu oma, pasti sangat menyenangkan." ada kerinduan yang mendalam yang tersirat pada netra milik Oma bella.


Alex yang mengerti akan hal itu hanya bisa memberi harapan kepadanya, dan menguatkan hati oma bella bahwa anak tertua dari keluarga Dirgantara akan kembali berkumpul dengan keluarga besarnya.


"Oma tenang saja, kakak pasti akan kembali pada kita, orang yang kita suruh untuk menemukan keberadaan kakak kemarin baru saja menghubungiku, keluarga Pak Doni yang telah membawa pergi kakak dari kita telah meninggal tujuh belas tahun yang lalu, mereka sempat tinggal di kawasan jakarta utara, setelah itu kita kehilangan jejak lagi sebab anak yang di asuh olehnya yaitu kak Andrian tidak dapat di temukan. Entah sekarang berasa di mana Kak Adrian, aku berharap kita akan segera bertemu."


Alex menaruh harapan besar suatu saat ia bisa bertemu dengan kakak kandungnya itu.


"Ya kamu benar, meski kita tidak tahu wajah dari Adrian, tapi oma yakin pasti kita bisa merasakan kedekatan dengan Kakak kamu melalui hubungan batin." Oma bella tetap semangat ada secuil harapan dalam hatinya kala mendengar cucunya berada tak jauh darinya, Oma meyakini bahwa cucunya masih hidup.


"Sekarang Oma jaga bersedih, bagaimana kalau kita belanja saja, aku lihat tadi di daerah sekitar sini ada butik yang cukup terkenal, katanya dia seorang desainer muda yang sedang naik daun." Alex terlihat sangat antusias, itu Alex lakukan untuk menghibur Oma kesayangannya agar tak bersedih lagi, dan berbelanja merupakan hobby Oma bella, meskipun sudah menua namun soal gaya oma Bella tak pernah ketinggalan.


Mata Oma bella langsung saja berbinar, kini kesedihan berlangsung berubah menjadi sebuah senyuman yang mengembang.


"Tentu Oma sangat senang, jika kamu mengajak Oma untuk berbelanja, kamu memang paling tahu apa yang bisa membuat Oma bahagia." terang Oma bella pada Alex.


Makan siang mereka cukup singkat, mereka sekarang menuju ke butik milik Aisyah, yang berada tak jauh dari Caffe tersebut. Hanya berjalan kaki saja sekitar tujuh menit, maka akan sampai pada Butik yang sedang melambung namanya saat ini.


"Oma dengar orang yang punya butik ini sangat cantik, Oma jadi nggak sabar pengen segera masuk, dan melihat sendiri hasil karya dari pemilik butik ini." tanpa menunggu persetujuan Alex Oma bella langsung saja masuk meninggalkan Alex yang masih terbengong melihat wanita tadi yang ia tabrak dekat caffe berada di dalam butik, terlihat sedang berbicara pada salah satu pegawai butik.

__ADS_1


"Kali ini aku tak akan membiarkanmu lari, sebelum aku mendapatkan apa yang aku inginkan!" Alex tersenyum bahagia, Alex merasa ia sekarang memiliki tujuan lain selain mencari kakaknya yang hilang. Tujuan itu adalah berusaha mendekati seorang wanita yang langsung menghuni relung hatinya saat pertama kali mereka bertemu.


Dengan langkah cepat Alex memasuki Butik milik Aisyah.


"Oma tunggu Alex, Oma." Alex mengikuti kemana Omanya pergi.. "


"Selamat siang Bu, ada yang bisa saya bantu?" tanya Aisyah yang turun secara langsung melayani pembeli, karena pembeli setara dengan raja maka Aisyah tak ingin membuat citra butiknya ini buruk.


"Saya mau cari atasan yang cocok dengan saya tentunya yang paling baru, apa kamu memilikinya?"


"Tentu Oma, mari sebelah sini, ini adalah berbagai desain terbaru yang kami punya Soga Oma menyukainya!" Aisyah memperlihatkan keluaran terbarunya semoga pelangannya suka.


Sedangkan Alex sedang mencari keberadaan Oma Bella ke sana ke mari karena ia kehilangan jejaknya, ia tak mau Oma bella kenapa-napa.


"Mbak lihat Oma saya, tadi yang pakai baju biru?" Alex memilih bertanya pada karyawan butik.


"Oh pelanggan yang baru masuk itu kah pak? tadi saya lihat beliau sedang berada di ruangan tempat kami menyimpan desain baru bersama pemilik butik ini Pak, jika bapak ingin melihatnya pergi saja ke ruangan di atas belok kiri maka bapak akan menemukan ruangan tesebut.


Alex hanya menganggukkan kepala tanda mengerti. Dengan sigap Alex segera naik ke lantai atas menyusul Oma Bella.


"Oma, ternyata Oma di sini!" Alex yang pandangannya terfokus pada Oma bella terkejut kala melihat orang yang berdiri dekat Omanya dengan membawa beberapa potong baju keluaran terbaru.

__ADS_1


"Kamu... kamu tadi yang bertemu dengan saya di bawah kan!"


Aisyah juga sama terkejutnya, saat melihat pemuda yang berdiri di ambang pintu, namun Aisyah menyadari setatus dirinya ia tak boleh menatap laki-laki lain sebab ia sudah memiliki suami yang sempurna baginya.


"Iya, jadi ini Oma kamu?"


"Kalian sudah saling kenal?" Oma bella terkejut, melihat Cucunya sudah memiliki kenalan wanita yang sangat cantik, terlebih orangnya sopan Oma bella sangat penyukai sifat wanita itu. Sejak tadi sebelum Alex datang merek stelah berbicara banyak dan merasa sangat cocok satu sama lain. Pembicaraan mereka tadi tak mengarah pada pasangan, sehingga Oma bella tak mengetahui jika Aisyah sudah menikah, Aisyah pun sama ia tak mau sukses dengan menggunakan nama perusahaan dan suaminya, banyak orang lain yang mengira jika Aisyah masih singel kecuali kedua sahabatnya. Namun terkadang Farel juga datang ke butik untuk sekedar melepas rindu dan makan bersama di caffe dekat dengan butik Aisyah.


"Tidak Oma, aku baru bertemu dengannya tadi waktu mau ke caffe, aku saja belum tahu siapa namanya!" seru Alex yang jelas-jelas ingin sekali berkenalan dengannya.


"Saya Aisyah, oh ya Oma bella, apa masih ada yang mau di beli?" Aisyah mengalihkan pembicaraan, ia tak mau terlihat tidak profesional dalam menangani pelanggannya.


"Oma beli yang ini saja, mungkin lain kali Oma beli yang lain, sepertinya kamu tahu selera pelanggan mu, Nak!"


"Terimakasih Oma, Aisyah juga masih baru Oma dalam dunia bisnis, masih harus banyak belajar!" Aisyah hanya menampilkan senyum manisnya pada pelanggan yang datang.


Alex hanya bisa medengarkan mereka berdua mengobrol dengan sesekali mencuri pandang pada kecantikan Aisyah.


"Saya pergi dulu ya Aisyah, lain kali saya mampir lagi, sepertinya saya bakalan jadi pelanggan tetap di butik ini sebab saya menyukai desain dari butik mu ini Aisyah." Oma bella menyampaikan pendapatnya dengan terang-terangan.


Setelah selesai berbelanja Oma bella dan Alex segera pulang ke kediaman Dirgantara.

__ADS_1


__ADS_2