Menikahi Bodyguard Papa

Menikahi Bodyguard Papa
Mencoba berubah


__ADS_3

Tak di pungkiri Aisyah juga senang mendapat pelanggan seperti Oma bella, sudah baik, orangnya sopan, Aisyah tidak merasa kesulitan saat melayani secara langsung. Terkadang saat Aisyah melayani tak banyak orang yang bersikap baik, terkadang mereka bersikap sombong dan menuntut barang bagus, ya bagaimanapun Aisyah masih baru dalam dunia bisnis, ia masih harus banyak belajar, meski nama butiknya sudah cukup terkenal Aisyah tak mau berhenti belajar. Baik Aisyah ataupun Vika kini sama-sama memiliki kesibukan dalam berbisnis. Persahabatan yang mereka jalin tidak menimbulkan perselisihan dalam dunia bisnis, justru mereka saling membantu dan memberi dukungan penuh satu sama lain sebagai sahabat yang kompak.


***


Oma bella dan Alex kini sedang menuju ke kediaman Dirgantara, Hari ini adalah hari pertama pemuda yang bernama Alex Dirgantara menginjakkan kaki di Indonesia setelah menempuh pendidikan S1 di Amerika, sepanjang perjalanan pulang ke rumah Oma bella memperhatikan tingkah laku dari cucunya Alex yang seperti sedang jatuh cinta pada seorang wanita.


"Kamu kenapa Alex, kenapa senyum-senyum nggak jelas?" tanya Oma bella heran.


Oma bella sempat mengira jika Alex menyukai pemilik butik, namun Oma menepis prasangkanya tersebut. Oma Bella memang menyukai Aisyah, namun belum mengarah untuk menjadikannya menantu di keluarganya sebab Oma baru saja bertemu dengannya, belum pasti pula sikap aslinya seperti apa.


"Alex nggak kenapa-napa Oma, hanya lagi senang aja karena Alex bisa berkumpul lagi dengan kalian di sini, rasanya Alex sudah lama tak berkumpul dengan keluarga besar." jawab Alex dengan senyuman yang menghiasi wajah tampannya.


Jawaban yang di berikan Alex cukup menepis prasangka yang hadir dalam pikiran Oma bella.


"Yakin kamu hanya itu, nggak ada yang kamu tutupi kan dari Oma!" pancing Oma Bella, Oma yakin ucapan Alex tidak seratus persen benar.


"Iyalah Oma, memang apa lagi, aku kan baru disini Oma." Alex masih menghindari pertanyaan yang Oma berikan, Alex memang menyukai Aisyah, namun belum tentu perasaannya itu akan terbalaskan, jadi lebih baik untuk merahasiakan semua itu dari keluarganya saat ini.


"Yasudah jika hanya itu, semoga kamu suka disini dan mulailah terjun ke dunia bisnis membantu Papamu, kasihan dia di usianya saat ini seharusnya papamu sudah beristirahat di rumah sambil bermain dengan cucu-cucu nya." ucap Oma bella, Oma berharap selain bisa mengantikan Papanya meneruskan perusahaan Alex juga bisa segera meminang seorang wanita untuk menjadi istrinya, menjadi menantu dari keluarga Dirgantara dan memberikan cucu pewaris dari keluarga Dirgantara.


Alex hanya menanggapinya dengan senyuman, ia tahu jika pembicaraan itu terus berlanjut maka tak menutup kemungkinan Oma bella pasti akan memaksa Alex untuk segera memiliki istri.


***


Hari ini Aisyah pulang lebih Awal, sebab Aisyah ingin membuat kejutan kecil untuk suami tercinta.


𝘚𝘦𝘱𝘦𝘳𝘵𝘪𝘯𝘺𝘢 𝘢𝘬𝘶 𝘩𝘢𝘳𝘶𝘴 𝘮𝘦𝘮𝘣𝘶𝘢𝘵 𝘩𝘶𝘣𝘶𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘳𝘶𝘮𝘢𝘩 𝘵𝘢𝘯𝘨𝘨𝘢 𝘬𝘶 𝘬𝘦𝘮𝘣𝘢𝘭𝘪 𝘮𝘦𝘯𝘨𝘩𝘢𝘯𝘨𝘢𝘵, 𝘴𝘦𝘭𝘢𝘮𝘢 𝘪𝘯𝘪 𝘔𝘢𝘴 𝘍𝘢𝘳𝘦𝘭 𝘴𝘶𝘥𝘢𝘩 𝘴𝘢𝘯𝘨𝘢𝘵 𝘴𝘢𝘣𝘢𝘳 𝘮𝘦𝘯𝘢𝘯𝘵𝘪𝘬𝘶 𝘥𝘢𝘯 𝘮𝘦𝘯𝘥𝘢𝘮𝘱𝘪𝘯𝘨𝘪𝘬𝘶 𝘥𝘢𝘭𝘢𝘮 𝘴𝘦𝘵𝘪𝘢𝘱 𝘮𝘢𝘴𝘢𝘭𝘢𝘩𝘬𝘶, 𝘴𝘦𝘩𝘢𝘳𝘶𝘴𝘯𝘺𝘢 𝘢𝘬𝘶 𝘣𝘪𝘴𝘢 𝘮𝘦𝘮𝘣𝘦𝘳𝘪𝘬𝘢𝘯 𝘢𝘱𝘢 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘴𝘶𝘢𝘮𝘪𝘬𝘶 𝘣𝘶𝘵𝘶𝘩𝘬𝘢𝘯. 𝘊𝘦𝘱𝘢𝘵𝘭𝘢𝘩 𝘱𝘶𝘭𝘢𝘯𝘨 𝘮𝘢𝘴, 𝘢𝘬𝘶 𝘮𝘦𝘯𝘶𝘯𝘨𝘨𝘶𝘮𝘶, Aisyah berbicara dalam hati. Setelah empat bulan berlalu, Aisyah yang sempat trauma dengan kejadian waktu itu, kini telah memutuskan untuk melangkah lebih maju, memulainya dari awal dan berharap semuanya akan baik-baik saja.


***

__ADS_1


Sepasang suami istri telah berdiri di depan pintu masuk dengan senyuman yang mengembang ketika melihat mobil BMW memasuki gerbang dan mengarah kepada mereka. Mobil itu berhenti tepat di hadapan suami istri tersebut.


Alex dan Oma bella keluar dengan wajah bahagia menghampiri kedua orang tuanya yang telah menunggu kedatangannya itu.


Alex yang sudah lama tak bertemu dengan kedua orang tuanya langsung menghampiri mereka, memeluknya untuk melepaskan rasa rindu.


"Mama senang kamu sudah kembali," ucap Maya, mamanya Alex.


"Selamat datang kembali anakku!" ucap Dirga antusias menyambut putra keduanya.


"Kalian mau masuk atau terus berbicara di luar?" Oma bella ikut berbicara.


"Baiklah ayo kita masuk, mama sudah menyiapkan makanan kesukaan mu kamu pasti suka." Mama maya mengandeng putranya menuju meja makan, untuk menikmati masakan yang secara khusus telah dia siapkan untuk menyambut putra keduanya itu.


"Benarkah semua ini untukku, thanks mom I love all this."


Alex mulai memakan masakan mamanya, ia sebenarnya juga sangat merindukan masakan yang baginya tak ada duanya itu.


Alex hanya mengangguk tanpa menjawab karena mulutnya saat ini telah penuh dengan makanan kesukaannya, ia bahkan makan dengan sangat lahap.


"Makanlah dengan tenang, Alex." Oma bella ikut memperingatkan.


Keluarga Dirgantara sangat hangat dalam kasih sayang, satu yang kurang dalam keluarga itu yaitu hadirnya putra tertua keluarga Dirgantara.


***


Hari sudah mulai sore, matahari sudah mulai membenamkan dirinya.


Aisyah kini sudah selesai dengan kejutan yang telah disiapkan untuk suami tercinta.

__ADS_1


𝘈𝘬𝘶 𝘴𝘢𝘯𝘨𝘢𝘵 𝘣𝘦𝘳𝘩𝘢𝘳𝘢𝘱 𝘬𝘢𝘮𝘶 𝘮𝘦𝘯𝘺𝘶𝘬𝘢𝘪𝘯𝘺𝘢 𝘮𝘢𝘴, 𝘤𝘦𝘱𝘢𝘵𝘭𝘢𝘩 𝘱𝘶𝘭𝘢𝘯𝘨 𝘢𝘬𝘶 𝘮𝘦𝘯𝘢𝘯𝘵𝘪𝘮𝘶 𝘥𝘪 𝘳𝘶𝘮𝘢𝘩. Asiyah membatin sambil memandangi pantulan dirinya di depan cermin, " Cantik." kata yang Aisyah gambarkan untuk penampilannya malam ini.


Deru mobil milik Farel kini telah sampai di depan halaman rumah, suara tersebut terdengar oleh Aisyah yang sudah menanti kedatangan Farel dengan tidak sabar.


"𝘈𝘬𝘩𝘪𝘳𝘯𝘺𝘢 𝘮𝘢𝘴 𝘍𝘢𝘳𝘦𝘭 𝘱𝘶𝘭𝘢𝘯𝘨 𝘫𝘶𝘨𝘢," Aisyah bergumam. Aisyah segera berlari menuju pintu utama menyambut kepulangan suaminya.


Farel sendiri bersikap biasa saja, karena memang tidak mengetahui rencana kejutan dari sang istri tercinta.


Ckleek...


Pintu terbuka menampilkan Aisyah yang memakai dress warna peach dengan dandanan natural dan rambut di gerai menambah kesan cantik untuk Aisyah.


"Mas baru pulang," Aisyah mencium tangan Farel tanda hormat kepada suaminya.


Fatel tak langsung menjawab pertanyaan Aisyah, ia masih terlena dengan apa yang dilihatnya hari ini. Aisyah berdandan sangat cantik, sangat memanjakan mata Farel hingga Farel tak mau melepaskan pandangannya pada istri cantiknya yang berdiri di hadapannya saat ini.


"I-iya, hari ini sedikit terlambat banyak pekerjaan di kantor, kamu sudah pulang dari tadi kah?" tanya Farel balik setelah bisa menguasai keadaan.


"Iya, mas sekarang lebih baik bersihkan diri dulu setelah itu ikut aku, aku punya kejutan kecil untuk mas Farel." ucap Aisyah antusias.


"Benarkah, istriku yang cantik ini sudah menyiapkan kejutan untukku?" tanya Farel menggoda Aisyah.


"Sudah sana mandi, mau lihat kejutannya nggak!" Aisyah memasang muka cemberut di depan Farel.


"Iya aku mandi."


Farel masuk ke dalam kamar dan melakukan aktivitas mandinya setelah itu turun untuk melihat apa yang telah di siapkan oleh Aisyah untuk dirinya.


Aisyah sudah menyiapkan makan malam romantis di halaman belakang, yang sebelumnya sudah di sulap menjadi tempat yang romantis untuk mereka dinner berdua, Semua itu tak luput dari campur tangan Fandi bawahan Farel sekaligus sahabat Farel dan Aisyah.

__ADS_1


Aisyah sudah menunggu Farel di halaman belakang, rencananya Aisyah ingin menghangatkan kembali rumah tangganya yang sempat hampa beberapa bulan terakhir ini. Meskipun suaminya tidak masalah dengan semua itu sebab semua itu ia lakukan juga untuk kesembuhan Aisyah tercinta.


__ADS_2