Misteri Menantu Pengganti

Misteri Menantu Pengganti
Kiara Diculik


__ADS_3

Agam dan Kiara hendak menuju air terjun dengan menapaki jalan setapak yang akses jalannya sudah sangat bagus di cor dengan batu alam dan diberi tangga. Agam  yang kekar dengan tubuh yang sehat mampu melewati jalan setapak tersebut hingga mencapai air terjun tersebut.


Sementara itu Kiara berjalan dengan tertatih-tatih di belakang Agam. Agam yang  kesal dengan kirana pura-pura tidak mengetahuinya namun tetap berusaha mengimbanginya agar Kiara bisa berjalan di dekatnya.


“Kak, tolong lah kita istirahat di gazebo itu! Aku sudah sangat capek!” ucapnya lirih.


“Jangan manja Kiara! itu kurang sedikit lagi sampai!” ucap Agam yang membuat Kiara kesal. Kiara tanpa sepengetahuan Agam langsung berjalan menuju gazebo istirahat di tempat tersebut.


Agam yang merasa Kiara tidak mengikuti langkahnya segera membalikkan badannya dan berjalan menuju Kiara yang sedang beristirahat.


 Kiara yang capek nampak terduduk lesu di hadapan Agam.  Agam yang tidak tega dengan caranya yang kasar memerintah Kiara untuk minum.


“ Ini minumlah!” ucapnya sambil memberinya satu botol minuman.


“Tidak terimakasih!” ucap Kiara yang sengaja malas menerima pemberian Agam.


Agam pun dengan kesal duduk di dekatnya dan mengancamnya.


“Kalau kamu tidak minum, aku akan meninggalkanmu di sini biar dimakan harimau yang berkeliaran di hutan sini!” ucap Agam yang membisikan sesuatu di telinga Kiara.


“Mana mungkin tempat wisata ada harimau,” jawab Kiara yang tidak takut ancaman Agam.


“Gak percaya, ok kau tetap tinggal disini saja dan harimau akan menghampirimu dan menerkam kamu!” ucap Agam yang terus pergi meninggalkan Kiara sendiri.


Kiara yang panik karena di sekitarnya sudah tidak ada orang langsung menyusulnya pergi setelah meminum air yang diberikan oleh Agam.


“Tunggu kak!” ucapnya keras hingga terdengar oleh Agam. Agam menyeringai senang karena telah berhasil menakut-nakuti Kiara.

__ADS_1


“Makanya, jadi wanita sok kuat dan sok pemberani!” gumam Agam sambil menggerutu tidak jelas. Namun tiba-tiba dirinya dikejutkan dengan kehadiran Kiara yang memegang tangan kanannya seolah minta perlindungan Agam karena ketakutan .


“Gitu dong, jadi istri itu harus nurut sama kata suami!” ucap Agam sambil terus melangkahkan kakinya melanjutkan perjalanan.


“Iya dech terserah kakak saja! Tapi ingat kita hanya sebatas perjanjian saja! Aku akan pergi meninggalkanmu setelah perjanjian kita berakhir!” ucap Kiara ketus. Agam sesaat hanya menoleh melirik Kiara yang mulutnya mengerucut karena kesal terhadap dirinya.


“Ok, terserah kamu saja!” Agam pun sudah tidak memperdulikan lagi Kiara. Namun tiba-tiba ponselnya berbunyi dan ternyata mama Sandra menelponnya.


“Agam, mama dan papa pulang dulu karena ada urusan bisnis papa yang harus diselesaikan. Untuk kepulangan kamu besok minggu akan dijemput sopir!” ucap mama semakin membuat Agam badmood.


“Ya, ma terserah mama saja!” ucap Agam yang terus melanjutkan perjalanannya.


Setelah sampai di air terjun mereka berdua menikmati indahnya pemandangan dan bermain air layaknya anak kecil. Kiara nampak senang bermain air terjun hingga beberapa kali Agam mengabadikan foto Kiara dalam ponselnya.


Setelah menikmati keindahan air terjun mereka berdua kembali villa. Tegar menggandeng Kiara kembali menyusuri jalan setapak menuju tempat parkiran. Tidak beberapa lama kemudian mereka berdua sampai di tempat parkiran.


Namun tidak berapa lama kemudian terdengar teriakan Kiara yang minta tolong. Kiara menjerit dan meronta-ronta hendak melepaskan diri dari panggulan seorang pria dan dengan paksa dimasukannya ke dalam mobil.


Agam yang melihatnya langsung berlari dan mengejarnya namun karena memakai mobil Agam tidak bisa mengejarnya hingga akhirnya Agam menghampiri motornya dan terus mengejarnya. Namun karena jalanan yang licin dan mobil yang dikejarnya sangat kencang sehingga Agam tidak bisa mengejarnya.


Agam menghela nafasnya dan penasaran dengan orang yang menculik Kiara.


“Heh…, siapa dia? Kenapa dia menginginkan Kiara?” gumamnya lirih dan sesekali menghela nafasnya menahan gejolak di dadanya karena dirinya tidak bisa melindungi Kiara meskipun keberadaan Kiara didekatnya hanya karena memenuhi perjanjiannya dengan dirinya.


Agam kemudian menghentikan motornya dan berusaha menghubungi Varel namun tidak kunjung diangkatnya. Tidak berapa lama kemudian Agam menghubungi Riki kakaknya Kiara namun juga tidak diangkat.


Agam yang bingung akhirnya menghubungi papanya dan menceritakan semuanya kalau Kiara diculik oleh seseorang tidak dikenal dan memaksanya masuk di dalam mobil kemudian melarikan diri.

__ADS_1


Papa Bagas yang baru sja sampai di rumah sangat terkejut mendengar laporan dari putra kesayangannya kemudian dengan kekuasaannya mengerahkan orang-orangnya untuk mencari Kiara.


“Pa…, ada apa? Kenapa papa begitu cemas?” tanya mama Sandra yang mengkhawatirkan suaminya.


“Menantu kita diculik ma, barusan Agam menelpon dan memberitahunya,” ucap papa Bagas yang membuat mama Sandra kaget dan langsung pingsan dihadapan suaminya. Papa Bagas dengan sigap langsung menangkapnya dan membawanya masuk ke kamar.


“Mama sayang, bangunlah! Aku akan mencari menantu kita! Aku yakin kita akan segera menemukannya!” ucap papa Bagas lembut sambil membujuk istrinya.


“Baik pa, mama harap menantu kita ketemu dalam keadaan selamat! Papa janji ya?” ucap mama Sandra sambil menangis sesenggukan. Mama Sandra terlanjur menyayangi kiara seperti putrinya sendiri.


“Iya ma, papa janji. dengan sekuat tenaga papa akan membantu Agam menemukan Kiara. Papa akan menyuruh Varel untuk segera menyusul Agam menuju villa setidaknya Agam ada temannya ngobrol untuk menghiburnya. Papa Bagas langsung memanggil varel yang kebetulan berada di rumahnya sejak kemarin. Varel memang disuruh untuk menjaga rumahnya setelah mereka berempat pergi ke villa.


“Varel, pergilah kau temanilah Agam di villa dan bantulah dia mencari Kiara istrinya!” perintah papa Bagas kepada varel yang lagi duduk santai di ruang tengah.


“Baik om!” Varel langsung pamitan pergi namun tiba-tiba papa Bagas memanggilnya kembali.


“Varel, ingat dalam mencari Kiara kalau kamu menemukan petunjuk tentang Kiara janganlah bergerak sendiri. Informasi yang papa peroleh dari rekam jejak kejadian orang yang menculiknya itu buronan kelas Internasional. Kasusnya sangatlah banyak sehingga mendunia.


“Baik om, nanti aku diskusikan dengan Agam agar berhati-hati dan tidak bertindak sendiri karena lawannya ternyata orang-orang jahat yang kejahatannya sudah mendunia dan terkenal sangat kejam.


Setelah apa yang diucapkan papa Bagas selesai, Varel menuju garasi dan mengeluarkan mobilnya segera menuju villa. Varel pun dengan kecepatan tinggi mengemudikan mobilnya.


Varel berharap segera bertemu dengan Agam yang sangat kacau tidak terurus setelah Kiara diculik. Agam nampak bersedih dengan kepergian Kiara.


Varel yang barusan datang tidak tega melihat wajah sahabatnya.


“Agam, ayolah bro kamu harus bangkit. Kita akan mencari bersama-sama hingga Kiara ketemu. Bokap kamu juga sudah mengerahkan anak buahnya untuk mencari Kiara. Ayo kita laporkan kasus ini ke pihak berwajib,” ucap Varel membesarkan hati sahabatnya, hingga akhirnya Agam tergerak hatinya dan mengikuti saran Varel.

__ADS_1


 Terimakasih para pembaca yang setia, atas kontribusi anda dalam memberikan komentar, like, hadiah dan votenya. Bagaimana kisah Kiara selanjutnya ya?


__ADS_2