Misteri Menantu Pengganti

Misteri Menantu Pengganti
Melarikan Diri


__ADS_3

Kiara berusaha memikirkan Bagaimana cara dia untuk melarikan diri dari Gary. Kiara menghela  nafasnya dan langsung menjalankan aksinya.  Kiara melalui pendengarannya yang tajam mendengar  kalau di sekitarnya sudah tidak ada Gary lagi.


“Bang, kita harus menjaga wanita ini dengan baik. Kata bos kita tidak boleh melukainya. Dia itu kesayangan bos kita!” ucap salah satu anak buah Gary yang berambut kriwul dan terkenal dengan julukan bang Kriwul.


“Iya, aku lihat bos kita begitu terobsesi dengan gadis kecil itu. Padahal kita tahu bos kita punya banyak wanita tapi kenapa dia tidak mau melepasskan gadis itu!” ucap anak buah Gary yang satunya lagi yang mendapat julukan bang Item.


“Ah biarkan saja Wul, kita yang terpenting melaksanakan perintahnya saja sudah cukup,” jawab si Kriwul.


Kiara yang mendengarkan pembicaraan mereka berusaha memutar otaknya untuk menjebak anak buah Gary agar bisa melepaskan dirinya dari ikatan dan kurungan anak buah Gary.


“Aduh…, aduh perutku sakit. Tolong aku pak! Aku lagi datang bulan dan membutuhkan obat dan pembalut!” ucap Kiara yang pura-pura gelisah hingga membolak balikan tubuhnya kelihatan tidak nyaman dan kesakitan.


“Jangan banyak alasan nona! Bersikaplah yang wajar jangan seenaknya sendiri. Oh Jangan mengelabui aku untuk membukakan ikatan itu dan membiarkanmu pergi begitu saja,”  ucap Kriwul sambil membentak Kiara.


“ Benar-benar bapak ini tidak berprikemanusiaan, ingat keselamatanku adalah tanggung jawab bapak berdua.  Kalau terjadi apa-apa kalian akan dimarahi Kak Gary.  Kak Gary yang kejam akan mencincang-cincang kalian hingga dimasukkan kedalam kandang buaya. Aku yakin tubuh kalian dengan sekejap akan habis dilahap oleh buaya  liar peliharaan Kak Gary,” ancam Kiara dengan ucapan yang terbata-bata pura-pura menahan sakit.


“Omong kosong,  Pak Gariy tidak akan pernah melakukan itu! Aku tidak pernah melihat ada hewan peliharaan berupa buaya di sekitar villa ini!” jawab si Kriwul dengan nada yang rgau-ragu.


“Astaga anda ikut pak Gary sudah berapa tahun? Kenapa anda tidak tahu kebiasaannya?” tanya Kiara dengan masih meringis kesakitan.


“Baru 5 bulan dan aku tidak pernah melihat hewn yang kau sebutkan itu ada di sini!” jawab si Item mewakili Kriwul yang berusaha mencari tahu tentang keberadaan hewan peliharaan si Gary. Dan benar saja ternyata apa yangg disampaikan oleh Kiara itu benar adanya.


“Item…, ternyata nona ini benar. Kita cari aman saja tolong belikan keperluan nona ini dan segera berikan kepada nona ini keperluannya,” ucap Kriwul kepada Item untuk memintanya pergi ke apotik terdekat membeli minuman yang ada di apotik.


Setelah semuanya diperoleh, Item memberikan kan apa yang dibelinya dari Apotek itu untuk Kiara. Kiara pun nampak terdiam sesaat kemudian mengatakan sesuatu kepada mereka berdua.


“ Halo bapak-bapak, maaf sebelumnya. Tolong lepaskan ikatan aku ini agar aku bisa memakai pembalut dan makan obat yang anda berikan,” ucap Kiara menyakinkan mereka berdua agar mau melakukannya.


“Tapi nona, Kita tidak berani melakukannya. Sudah pasti itu melanggar ketentuan yang  diberikan oleh bos kami!” ucap Kriwul mewakili mereka berdua.


“Wah…, benar-benar kalian tidak mau memperhatikan kesehatan calon istri bos kalian yha? Awas saja nanti aku akan mengadukannya kepada bos kalian agar kalian dipecat!” ancam Kiara yang sengaja dilakukan untuk menakut-nakuti mereka berdua agar mau melepaskan ikatan tubuhnya.

__ADS_1


“Bagaimana ini Wul, aku takut dipecat karena kalau tidak kerja dengan si bos aku dan keluargaku tidak bisa makan!” ucap Item yang ketakutan dengan ancaman Kiara.


“Terserah kamu saja! Aku akan mengikuti semua yang engkau perintahkan! Kamu kan kepercayaan bos Gary!” jawab Kriwul hingga membuat Item bingung.


“Ok, semua resiko kita tanggung bersama. Kita lepaskan nona ini biar ke kamar mandi!” ucap Item tegas.


“Baiklah non, Silahkan anda mengganti pembalut kamu dan jangan lama-lama!” ucap Kriwul yang membuka ikatan di tangan dan kaki Kiara.


Kiara menyeringai bangga karena apa yang dia pikirkan bisa dilaksanakan dengan baik sehingga Kiara memanfaatkan kesempatan itu untuk melarikan diri.


 Kiara yang sudah berada di kamar mandi kemudian melihat situasi di kamar mandi jika ada celah untuk melarikan diri maka Kiara akan segera pergi mengambil langkah untuk lari dari tempat itu.


Cara melihat kalau di  kamar kamar mandi ada jendela yang bisa digunakan untuk melarikan diri namun agak tinggi sehingga Kiara harus berbuat sesuatu dengan naik di bathub kemudian kakinya memanjat ke dinding dengan tumpuan kran yang ada di  bathup. Kiara dengan usahanya yang sangat keras bisa meraih pilar jendela kemudian menjatuhkan diri di luar jendela yang lumayan tinggi sekitar 2 meter dari permukaan tanah.


“Bug…,” Kiara terjatuh dan terus berlari menuju pintu samping rumah dan harus berhadapan dengan penjaga pintuagar samping. Kiara dengan mengendap-endap masuk di ruang penjagaan samping rumah untuk mengambil kunci yang tergeletak di meja jaga pos samping rumah.


Kiara yang sudah memegang kunci pintu pagar samping rumah berusaha membuka kunci pagar. Namun aksinya yang gugup menimbulkan suara pagar berbunyi karena berbenturan dengan kuncinya sehingga penjaga samping rumah terjaga dan berteriak mencari bantuan pada rekannya.


“Bug…,”  Kiara menendang penjaga tersebut hingga terjatuh. Kiara yang sudah bisa membuka pintu pagar samping rumah langsung melarikan diri sekuat tenaga agar tidak tertangkap oleh mereka bertiga.


Sementara itu Kriwul dan Item yang mendengar teriakan rekan kerjanya berusaha memastikan kalau Kiara masih berada di kamar mandi.


“Kretek…, Bruak,” Kriwul membuka paksa pintu kamar mandinya.


“Sial, kita benar-benar kecolongan! Item ayo kejar nona Kiara,” ucap Kriwul yang langsung keluar dari kamar mandi berusaha mengejar Kiara namun Kiara sudah terlanjur melarikan di diri di dalam hutan.


Kiara yang berada di dalam hutan berusaha sembunyi dari kejaran ketiga anak buah Gary. Kiara kemudian bersembunyi di dalam sebuah gua yang menurutnya cukup aman dari jangkauan mereka bertiga.


“Item, ayo kamu hubungi tuan Gary! Katakan kalau Kiara telah kabur ke dalam hutan dan kita sedang mencarinya!” perintah Kriwul kepada Item.


“Tidak aku tidak berani. Aku pasti akan kena murka olehnya!” ucap Item yang mukanya berubah menjadi pucat pasi. Item membayangkan apa yang disampaikan oleh Kiara kalau dia tidak patuh pasti akan dicincang oleh Gary dan dijadikan makanan untuk buaya peliharaannya.

__ADS_1


Item mengeleng-gelengkan kepalanya karena ngeri duluan dengan apa yang dibayangkannya jika kejadian.


“Bugk…,” Kriwul membuyarakan lamunanannya.


“Iya…, iya aku akan menelpon bos Gary,” ucap Item yang tersadar dari lamuannnya dan segera menelpon Gary  yang ternyata berada di markasnya yang terletak di dalam hutan.


“Biarkan saja! Aku yang akan mengurusnya!” ucap Gary yang menyeringai penuh arti.


 


 


 


 


 


 


 Terimakasih para pembaca yang setia, atas kontribusi anda dalam memberikan komentar, like, hadiah dan votenya. Bagaimana nasib Kiara selanjutnya ya?


 


 


 


 


 

__ADS_1


 


__ADS_2