Misteri Menantu Pengganti

Misteri Menantu Pengganti
Malam Pertama


__ADS_3

Malam Pertama


Setelah berkeliling kota Paris, Kiara merasa kecapekan dan berniat untuk berendam di bathup dengan aroma terapi dan ramuan-ramuan tradisional untuk merelaksasi badannya biar rileks dan segar.


Kiara menyiapkan air yang dialirkan ke bathup dan diberi ramuan, Kiara menanggalkan semua bajunya untuk berendam. Kiara juga memutar musik untuk didengarkan melalui jaringan portable nya.


Kiara yang semakin asyik hingga tanpa sadar dirinya memejamkan matanya dan tertidur. Sementara itu Agam yang masih berada di dapur mengambil air minum dan berniat untuk mengajak Kiara berenang. Agam pelan-pelan menuju kamarnya dan dipanggilnya Kiara namun tidak ada jawaban. Agam kemudian pelan-pelan membuka pintu kamar mandi yang tidak dikunci.


Sekali lagi Agam tertarik hendak ikut mandi bareng bersama Kiara. Entahlah setiap apa yang dilakukan Kiara sangat menarik baginya. Agam selalu ingin berusaha menyatu dengan Kiara.


Dalam mindsetnya Kiara selalu membuat dirinya hidup dalam menjalankan kehidupan. Dulu yang dirinya tidak terpikirkan untuk menikah namun setelah ketemu /kiara dan melakukan penyesuaian tiba-tiba dirinya berbalik 180 derajat dan ingin mewarnai hidupnya dengan kehadiran Kiara.


Kiara merupakan semangat hidupnya setelah dirinya hidup tidak menentu tanpa tujuan yang jelas. Dulu dia memilih hidup sebagai seniman karena tidak mau menjalani kehidupan yang penuh dengan peraturan dan tatanan.


Agam yang dulu sangatlah tidak teratur hidupnya bahkan tanpa tujuan yang jelas. Namun pertemuannya dengan Kiara membawanya berkah dan membuat dirinya ingin berubah. Bahkan hubungannya dengan kedua orang tuanya kembali membaik berkat Kiara.


Agam menghela nafasnya mengingat masa lalunya, kemudian dirinya kembali menuju pintu dan mengunci pintu kamarnya. Pelan-pelan Agam masuk ke kamar mandi dan ikut berendam bersama Kiara.


Kiara kaget karena ada pergerakan dari Agam dan reflek berdiri dari bathup sehingga menampilkan penampakan seluruh tubuhnya.


“Sayang apa yang kamu lakukan!” teriak Kiara.


“La…, kamu sendiri kenapa? Dan apa yang kamu lakukan?” ucap Agam yang tanpa sedikitpun melepaskan pandangannya yang berada di depannya.


“Sayang, jaga tuh mata!”ucap Kiara yang dirinya tidak sadar kalau sesungguhnya dirinya tidak mengenakan pakaian selembarpun.

__ADS_1


“Dijaga bagaimana sayang, hal bagus begini mana bisa dilewatkan,” ucap Agam sdan secara reflek menyadarkan Kiara hingga akhirnya Kiara berteriak dan kembali merendam tubuhnya ke dalam air.


“Aduh…, sayang! Sudah terlambat. Aku sudah melihat semuanya, bagus dan ok menurut aku!” goda Agam hingga membuat Kiara malu hingga wajahnya terlihat kemerah-merahan.


“Ih…, kakak apaan sih! Udah ah…,  aku mau ke kamar. Tolong dong ambilkan handuknya kak!” ucap Kiara memohon.


“Its ok! Tapi temani kakak mandi dulu ya?” bisik Agam dan langsung merengkuh tubuh Kiara dalam pelukannya untuk berendam.


“Kakak geli kak! Ini apaan kak yang tiba-tiba nongol!” ucap Kiara yang tanpa sengaja barang Agam bereaksi dan pergerakannya dirasakan oleh Kiara.


“He…, he…, itu barang kakak sayang! Senjata pamungkas kakak untuk kamu sayang? Ini kalau ditembakan bisa membuat kamu klepek-klepek dan ketagihan lo?” goda Agam pada Kiara. Kiara yang polos hanya melongo mendengar kata-kata suaminya.


Agam yang tidak sabaran karena loading Kiara yang begitu lama, akhirnya menggendong Kiara dan membalut tubuhnya dengan handuk untuk dibawanya ke ranjang.


“Sayang, kita coba ya? Tapi agak sakit sedikit tapi aku akan melakukannya pelan-pelan saja!” bisik Agam ke telinga Kiara sambil merebahkan Kiara di ranjang.


Kiara menjerit kesakitan, karena baru pertama kali dia melakukannya. Agam sangat bangga dengan istrinya ternyata dia bisa menjaga kesuciannya hingga dipertemukan untuknya.


“Terimakasih sayang? Kau benar-benar wanitaku! Mulai detik ini kau hanya bisa melayaniku secara lahir dan batin. Ya hanya untuk diriku!” ucap Agam penuh semangat dan kembali mencium pipi dan kening Kiara dengan suatu kebanggaan.


“Iya kak! Kiara janji semua yang Kiara punya milik kakak! Dan Kiara janji akan selalu mematuhi kakak sebagai suami Kiara!” jawab Kiara sambil memeluk leher Agam yang masih menghimpit tubuhnya.


“Kakak, sakit kak!” ucapnya lirih. Agam kemudian memeluk Kiara dalam dekapannya dan mengusap-usap rambutnya seolah menenangkannya.


“Tidak apa sayang, karena baru pertama kali!Aku pastikan kalau diulangi lagi pasti akan lebih enakan!” ucapnya sambil merayu istrinya karena sesungguhnya dirinya masih menginginkannya kembali.

__ADS_1


Kiara yang memang baru pertama kalinya melakukannya akhirnya menuruti semua permintaan suaminya. Mereka berdua akhirnya bagaikan kecanduan melakukannya berulang-ulang hingga kelelahan dan tertidur pulas hingga pagi hari menjelang subuh.


Agam terbangun kemudian pelan-pelan membangunkan istrinya untuk diajaknya mandi, namun Kiara tidak mau turun dari ranjang.


“Kak…, badan aku sakit semua, dan ituku sakit kak, perih banget!” ucapnya sambil menunjuk ke arah bagian yang sakit. Agam tanpa pikir panjang menggendong Kiara dan dengan pelan-pelan memandikannya kemudian mengganti bajunya dan menyuruhnya untuk berwudhu melakukan sholat subuh.


Mereka berdua melakukan sholat jamaah di kamarnya. Setelah selesai Agam berjalan menuju dapur berniat memasak makanan untuk Kiara.


“Hem yang lagi begituan, semalaman tidak keluar kamar nich!” goda Varel yang duduk di dapur menikmati secangkir kopi buatan Nayla.


“Sial lu! Jangan-jangan semalaman kamu jadi penguntit ya? Awas bintil lo? Kalau pingin bilang saja dan tuh nikahi pacar lo!” jawab Agam yang sengaja menggoda temannya.


“He…, iya ini masih PDKT. Papa dan mamanya sulit didekati bro? Mereka sering ke luar negeri!” ucap Varel resah karena sesungguhnya dirinya sudah cocok dan cinta sama Nayla.


“Itu mah gampang. Kau minta bantuan mama saja,  pasti mama akan bantu kamu. Setahuku mamanya Nayla juga dekat dengan mama!” ucap Agam sambil terus meracik bumbu untuk membuatkan nasi goreng untuk Kiara.


“Gampanglah! Itu sih aku bisa mengatasinya! Now cerita dong soal tadi malam!” pinta Varel yang hanya dicuekin begitu saja oleh Agam.


“Gila apa! Masa begituan harus diceritakan! Yang jelas bakal ketagihan dech! Pokoknya dijamin begini!” ucap Agam sambil mengacungkan jempolnya.


“Ok dech aku mau jogging dulu sama Nayla! Tuh Nayla sudah siap!” ucap Varel terus meninggalkan Agam yang sibuk membuat sarapan untuk bidadarinya. Agam pun dengan cekatan melanjutkan acara memasaknya. Setelah selesai masak Agam kembali ke kamarnya dan memberikan masakannya untuk Kiara. Kiara dengan lahap masak masakan suaminya yang ternyata jago masak.


Sesekali Agam juga minta disuapin, Kiara pun bergantian memanjakan Agam dengan perhatiannya setelah Agam memasakan makanan untuknya.


“Sayang, ini sangat lezat banget! Ternyata kakak juga bisa jadi koki andal! Terimaksih ya kak,” puji Kiara kepada suaminya. Sebagai ucapan terima kasihnya Kiara mencium pipi Agam.

__ADS_1


Agam sangat senang ternyata istrinya juga tahu apa yang dia mau tanpa harus menyuruhnya. Agam berharap kebahagiaan mereka selalu langgeng hingga maut memisahkan mereka berdua.


Terimakasih para pembaca yang setia, atas kontribusi anda dalam memberikan komentar,  like, hadiah dan votenya. Ikuti keseruannya ya?


__ADS_2