Misteri Menantu Pengganti

Misteri Menantu Pengganti
Terkejut


__ADS_3

Sementara itu Nayla yang sudah 3 hari tidak tahu mengenai keberadaan Kiara,  berusaha menghubungi Kiara lewat ponselnya. Namun ponsel Kiara yang terjatuh di hutan yang ditemukan Karim sudah dalam keadaan rusak. Kiara yang di rumah sakit  menyatakan keinginannya untuk menghubungi Nayla.


“Kak…, bolehkah aku menghubungi Nayla sahabat aku?” tanya Kiara kepada Agam.


“Tentu boleh  sayang, tapi hp kamu rusak sayang…? Kemarin kita menemukannya di dalam hutan,” ucap Agam dan tidak berapa lama kemudian Agam  menelpon Varel untuk mengganti ponsel Kiara dengan yang terbaru.


 Varel dengan cekatan segera membeli ponsel tersebut dan membawanya ke rumah sakit untuk diberikan kepada ada Agam.


“Ini bro…, ponsel yang kamu minta dan nomor Kiara kemarin sudah aku masukan ke ponsel tersebut!” ucap Varel dan memberinya ponsel tersebut kepada bosnya.


“Astaga Varel seharusnya kamu mengganti nomor Kiara dengan nomer ponsel baru juga,” ucap Agam ketus.


“Tenang Bro...,  di  ponsel itu juga sudah aku tambahkan nomor yang baru.  Jadi kalau tidak dipakai nomor lamanya bisa dibuang,” ucap Varel membela dirinya.


“Ok.., terimakasih. Kamu benar-benar sahabat aku yang pengertian,” ucap Agam yang langsung memindah kontak-kontak lama ke nomer baru sedangkan kontak yang bisa membahayakan keselamatan Kiara dia hapus.


“Ini sayang, ponsel kamu. Kamu bisa menghubungi Nayla langsung dengan yang ini,” ucap Agam kepada Kiara.  Kiara  dengan cepat memencet nomor Nayla yang sudah tersimpan di ponsel barunya.


 “Trut…, trut …,” Bunyi ponselnya yang belum diangkat juga oleh Nayla.  kemudian Kiara berinisiatif mengirim WhatsApp kepada Nayla.


 “ Nayla…,  Ini nomor ponselku yang baru. Aku Kiara, segera hubungi aku ya?” ketik Kiara melalui pesan WhatsApp. Nyala yang sedang masak di dapur mengambil ponselnya ketika mendengar ada suara masuk. Namun begitu mau diangkat sudah mati.


Nayla yang tahu kalau ada pesan masuk melalui WhatsApp nya segera cara membuka nan tersebut. Nayla nampak senang ketika mengetahui bahwa yang menghubunginya adalah Kiara. Nayla langsung berusaha menghubungi balik Kiara melalui ponselnya. Tidak Berapa lama kemudian mereka sudah saling ngobrol lewat ponsel. Yang tahu berita tentang penculikan Kiara,  ingin sekali bertemu dengannya. Karena Kiara juga merindukannya maka mengirim alamat rumah sakit tempat dia dirawat.

__ADS_1


 Nayla yang sudah tahu alamat keberadaan Kiara bergegas mandi dan bersiap diri untuk pergi menghampiri Kiara. Tidak berapa lama kemudian Naira sudah berada di jalanan  mengendarai mobilnya menuju Rumah sakit dimana Kiara dirawat.


 Ketika di rumah sakit, Nayla nampak bersemangat sehingga  di saat berjalan tidak sengaja menabrak seseorang hingga ponsel orang tersebut terjatuh dan pecah.


“Hai nona, kalau jalan lihat-lihat! Itu ponsel  aku jatuh, kamu harus menggantinya!”  teriak seorang pemuda yang nampak sangat galak namun Nayla malah membentaknya.


“ Wahai om yang terhormat, bukannya yang salah situ! Kalau jalan yang dilihat jalannya bukan main ponsel sembarangan di jalan!” teriak Nayla nyolot tidak mau kalah.


“Huh…, dasar ABG labil. Enak saja aku dikatakan om, sejak kapan aku menikah dengan tante kamu. Aku tidak mau tahu kamu harus ganti ponsel aku,” bentak pemuda tersebut yang tidak mau kalah dengan Nayla.


“Ha…, modus om tua! Bilang saja ponsel om sudah rusak dan sengaja menjebakku agar bisa menggantinya dengan yang baru!” ucap Nayla yang melanjutkan jalannya kembali, namun belum sempat melangkah tiba-tiba kerah baju bagian belakang ada yang menariknya. Namun Nayla yang jago bela diri dengan cekatan menendang pemuda tersebut hingga mengenai bagian tengah selangkangannya.


“O…, o…, benar-benar gadis labil,” teriaknya sambil meringis kesakitan sambil mendekap sesuatu dibagian tengah selangkangannya. Nayla tidak menolongnya malah kabur memanfaatkan kesempatan tersebut.


Setelah Ketemu kamar yang ditunjukkan oleh Kiara, Nayla mengetuk pintunya dan dipersilahkan sosok oleh seseorang. Nayla dengan wajah kesalnya masih belum bagus berada di sekeliling kamar Kiara.  Nayla langsung menghampiri Tiara mencium pipi kanan kiri Kiara.


“Kiara sayang…, maafkan sahabatmu ini ya? Tidak bisa menolong kamu disaat kesulitan!”  ucap Nayla kepada Kiara yang masih belum menyadari kalau di sebelah Kiara ada seseorang yang dia kenal.


“Nayla, kamu ke sini sendirian atau bersama teman-temanmu satu kelas?” tanya makam yang tiba-tiba sehingga mengejutkan Nayla.


“ Pak Agam,  kenapa Bapak ada di sini? Apa bapak mau menghukum Kiara lagi ya? Masa sih Bapak tidak kasihan  melihat Kiara jatuh sakit seperti ini?  Tugas Kiara biar saya yang mengerjakan pak!” ucap Nayla memohon dengan menangkupkan kedua telapak tangannya kepada Agam.


“Tidak, bapak hanya mewakili pihak sekolah untuk membesuk Kiara yang tidak masuk karena peristiwa penculikan yang membuatnya terluka,” ucap Agam berusaha menyembunyikan statusnya dengan Kiara.

__ADS_1


“E…, iya. Pak Agam hanya besuk saja!” ucap Kiara membantu pak Agam menyakinkan  Nayla. Namun apa yang direncanakan mereka berdua Pupus begitu saja ketika Mama Sandra masuk mengajak pak Agam untuk membereskan atraksi Kiara.


“Serius nih?  Aku baru tahu guru seni budaya besuk siswinya?  Yang aku tahu biasanya yang besuk itu adalah guru BK atau wali kelasnya,”  ucap Nayla yang masih penasaran dengan keberadaan pak Agam di dekat Kiara.


“ Nak, Tadi informasi dari dokter menantu mama bisa keluar dari sini.  Ayo kita segera melunasi administrasinya!” ucap mama Sandra yang masuk ruangan dan tanpa menyadari ada Nayla langsung main ngomong saja hingga membuat Nayla terkejut.


Agam sebenarnya memberi kode kepada mamanya lewat kedipan matanya, akan tetapi Mama Sandra tidak menyadari apa yang dimaksud  oleh putranya.


“Mama, ini Ada Nayla teman sekelas Kiara!” ucap Agam yang langsung memberitahu mamanya karena keburu ketahuan identitasnya bersama Kiara.


“Bu Sandra…,” ucap Nayla yang langsung menghampiri bu Sandra dan mencium punggung tangan bu Sandra.


“Nayla…,  kamu temani Kiara dulu ya? Saya sama pak Agam akan menyelesaikan administrasinya Kiara dulu ya?”  Ucap nama Sandra yang kemudian keluar dari ruangan diikuti oleh pak Agam.


“Bu Sandra,  aku akan menjaganya!” ucap Nayla yang penuh tanda tanya besar kepada sahabatnya.


“Awas ya kamu Kiara? Kamu hutang penjelasan padaku! Benar-benar kamu jago untuk bersandiwara di hadapanku!” ucap Nayla kepada sahabatnya sambil mencubit lengan Kiara dan tak sengaja menyenggol luka yang ada di bahunya.


“Aduh…, sakit Nayla!” ucap Kiara yang sengaja membohongi Nayla agar tidak mengomel lagi kepadanya. Nayla yang tahu jarang kesakitan langsung berusaha mengusap-usap bahu Kiara agar tidak sakit.  Nayla pun akhirnya melupakan tentang hutang penjelasan dari Kiara. Mereka berdua sudah terlibat pembicaraan yang sangat serius membahas tentang pekerjaan rumah dari sekolah yang harus mereka kerjakan.  Nayla pun berjanji akan membantu Kiara dalam menyelesaikan tugas sekolahnya.


Mereka berdua pun akhirnya menyudahi pembicaraan mereka yang serius dengan bercanda dan tertawa terpingkal-pingkal karena cerita-cerita lucu mereka di masa lalu.


Terimakasih para pembaca yang setia, atas kontribusi anda dalam memberikan komentar, like, hadiah dan votenya. Semakin seru ya? Simak yuk kelanjutannya!

__ADS_1


__ADS_2