
~Budayakan like setelah membaca karna 1 jempol kalian sama dengan 1 dukungan buat autor❤..
Happy reading...~
drttt drttt drttt
"Siapa sih menganggu saja" gerutu felic
Tanpa melihat siapa yang menelfon felic langsung menggeser ke atas tombol angkat.
"Hallo felic" suara seseorang di seberang sana
Felic yang merasa tak asing dengan suara itu langsung melirik nama penelfon di layar ponsel.
"aahh bodoh! " felic merutuki kebodohannya yang main angkat tanpa melihat nama
"hallo felic..." panggil orang itu lagi
"Ada perlu apa pak thomas menghubungi saya?" tanya felic to the point
"Apa kau sedang sibuk?" tanya thomas
"Saya sangat sibuk !" jawab felic cuek.
"sampai kapan kamu bersikap dingin terhadap saya felic? apa saya melakukan itu dalam keadaan sadar? saya benar-benar minta maaf atas itu ! kamu pikir saya tidak merasa tertekan dengan semua yang telah terjadi? jangan egois felic biar bagaimana pun janin yang kamu kandung anak saya juga" ucap thomas panjang lebar
Felic yang mendengar ucapan thomas hanya terdiam. Entahlah felic hanya tidak siap di cap sebagai seorang pelakor, maka dari itu dia tidak berani untuk pulang karna hanya akan menjadi aib bagi kedua orang tua nya. Tapi di sisi lain anak yang dia kandung pasti membutuhkan sosok ayah disisi nya, tanpa terasa kini air mata felic telah lolos sempurna.
Thomas yang mendengar isak tangis felic langsung merasa khawatir.
__ADS_1
"felic ayo kita makan siang bersama, dan kita bicara kan secara baik-baik" minta thomas
"Baiklah saya tunggu bapak di cafe X" ucap felic langsung memutuskan panggilan.
Thomas merasa sangat senang akhirnya bisa bertemu dengan felic secara baik-baik, dan tanpa dia sadari ada sepasang telinga yang menguping obrolan antara thomas dengan felic di sebrang sana.
Dia mengepal kedua tangannya saat mendenger kalimat anak saya juga.
"ohh wanita sialan itu ternyata seorang pelakor?" gumamnya tersenyum sinis
Dengan amarah memuncak dia pergi meninggalkan gedung perusahaan Charleston Group.
Saat sampai di parkiran orang itu mengambil ponsel dari tasnya dan menghubungi seseorang di ikuti dengan senyuman devil.
"Permainan akan segera di mulai wanita sialan" gumamnya
"Maaf menunggu lama" ucap felic
"Saya baru saja tiba" jawab thomas berbohong, dan yang sebenernya dia sudah berada di sana sekitar 1 jam yang lalu
"Siahkan kamu mau pesen apa?" ucapnya kembali
Felic melirik menu yang di sodorkan oleh thomas, dia terlihat sangat bingung ingin pesan yang mana karna semuanya terlihat sangat menggoda, tanpa dia sadari thomas sedari tadi memperhatikan nya dan tersenyum tipis melihat felic kebingungan.
"pelayan" panggil thomas.
"Pesan apa tuan?" tanya sang pelayan
"Saya ingin pesan semua yang ada di menu ini" ucap thomas dan berhasil membuat sang pelayan dan felic melongo.
__ADS_1
"Untuk apa pesan sebanyak itu?" tanya felic
"Sudah jangan banyak bertanya" jawab thomas santai
"Minumannya tuan, nona?" sang pelayan kembali bertanya.
"Buatkan sem......" belum sempat thomas menyelesaikan kalimatnya felic sudah menatap tajam kearah thomas.
"Saya jus alpukatnya 1" ucap felic memotong kalimat thomas
"Samain aja" ucap thomas.
Beberapa saat kemudian pesanan mereka telah tiba, meja yang awalnya kosong kini penuh dengan berbagai macam jenis makanan.
Felic dengan lahapnya menikmati makanan tersebut. Thomas hanya mengeleng-gelengkan kepala melihat perubahan sikap felic, yang dulu nya makan dengan anggun dan sekarang berubah seperti orang tidak makan 1 minggu.
"Pelan-pelan felic.. tidak ada yang akan merebut makanan mu" ucap thomas
Uhukk uhukkk
Felic tersedak dengan ucapan thomas barusan, apa dia seperti orang yang sangat kelaparan?
Thomas yang melihat felic tersedak langsung menyodorkan jus alpukat yang mereka pesan
"Sudah ku katakan pelan-pelan felic" ucap thomas kesal
Ingin sekali felic berteriak dan mengatakan, ini semua gara-gara bapak !!
TBC
__ADS_1