
~Budayakan like setelah membaca karna 1 jempol kalian sama dengan 1 dukungan buat autor❤..
Happy reading...~
Pagi ini seperti biasanya felic akan terbangun lebih dahulu dari thomas, sudah menjadi kebiasaan felic sejak dulu bangun di pagi hari, felic bukanlah gadis yang manja walaupun dia seorang anak tunggal.
"ni orang tangannya berat bangett, padahal lagi tidur" gumam felic yang mencoba lepas dari dekapan thomas
"Diamlah, sebentar saja!" cicit thomas dengan mata yang masih terpejam
"Aku mau buat sarapan mas, sekalian siapin keperluan kamu" ucap felic
"Biar maid saja yang buat sarapan, ini masih terlalu pagi, tidurlah sebentar lagi" pinta thomas
Mau tak mau felic menuruti permintaan suami, awalnya felic hanya ingin berbaring sambil menunggu thomas bangun tapi lama kelamaan mata felic juga ikut terpejam dan di saat bangun felic sudah tak menemukan thomas di sisinya.
"aah menyebalkan, pasti dia sudah ke kantor" gumam felic
Felic beranjak dari kasur setelah melihat jam di dinding menunjukkan pukul 11 siang
"Astaga aku bangun sangat kesiangan, ini semua gara-gara mas thomas" gerutu felic
Setelah selesai mandi felic turun ke bawah untuk mencari sesuatu untuk di makan, jujur saja felic terbangun karna perutnya yang terus berbunyi.
"Siang nyonya" sapa maid
__ADS_1
"Siang, apa ada makanan?" tanya felic
"Makanannya bentar lagi siap nyonya" jawab maid
"Apa tidak ada makanan sisa tadi pagi? saya sangat lapar" ucap felic
"Maaf nyonya, tuan berpesan kepada kami agar tidak membiarkan nyonya untuk makan makanan dingin atau yang sudah di panaskan" ujar maid
Felic memutar bola mata malas mendengar ucapan maid, ini semua karna thomas, sudah membuatnya bangun kesiangan dan melewatkan waktu sarapan, dan sekarang harus menunggu lagi untuk makan.
Drettt drettt drettt
Ponsel felic bergetar..
My husband
"Sudah bangun?" tanya thomas di sebrang sana
"Gara-gara kamu aku bangun kesiangan, kenapa tidak membangunkan ku?" ucap felic
"Kamu tidur seperti kucing, aku tidak tega untuk membangunkan mu" ucap thomas terkekeh
"Menyebalkan" ucap felic
"yaa aku tau itu" jawab thomas
__ADS_1
"Cihh.. kenapa menelfon?" tanya felic
"Hah aku sampai lupa, aku melupakan berkas ku di atas meja ruangan kerja, itu sangat penting, bisakah kamu mengantarnya kesini? gery sedang mengurus sesuatu jadi dia tidak bisa kesana" ucap thomas
"Kapan kamu membutuhkannya?" tanya felic
"Sekitar 45 menit lagi" jawab thomas
"Baiklah setelah makan aku akan langsung kesana" ucap felic
"Terima kasih, jangan lupa minum vitamin mu" ucap thomas
"Aku tidak pernah melupakannya tuan, hampir setiap saat kau mengingatkannya" ucap felic
"Bagus kalau gitu, aku tutup dulu" ucap thomas langsung memutuskan sambungan
"Dasarrr" kesal felic
Sesuai dengan ucapan felic, dia kini telah berada di depan gedung besar dan menjulang tinggi, dimana tempat ini pernah menjadi tempat dimana dia mencari uang.
Felic melangkah memasuki gedung tersebut, banyak mata yang terkejut melihat kehadiran mantan sekretaris perusahaan itu, yang bikin orang makin bertanya-tanya adalah felic datang dengan perut yang sedikit membuncit. Bisik demi bisikan mulai terdengar dari mulut orang-orang yang sedari dulu membenci felic tanpa alasan, namun seperti biasa felic selalu mengabaikannya.
"saya ingin bertemu dengan pak thomas" ucap felic kepada resepsionis
"Eeh sekretaris felic?" ucap resepsionis
__ADS_1
TBC