My Baby CEO

My Baby CEO
Tunduk


__ADS_3

~Budayakan like setelah membaca karna 1 jempol kalian sama dengan 1 dukungan buat autor❤..


Happy reading...~


Thomas yang melihat felic mengangguk pun merasa sangat bahagia, terlihat senyum mengembang di wajahnya.


Setelah setuju felic pun mengemasi pakaiannya, thomas pun turut membantu felic memasukan barang2 felic ke bagasi mobilnya.


Di dalam mobil tak ada obrolan yang terdengar. Hening hening.


Krukkk krukkk


Refleks thomas melirik kearah felic, dan di balas senyum kikuk oleh felic.


"Kau lapar?" tanya thomas


"heh udah denger perut ku kriuk kriuk masih aja di tanya, kan malu" gerutu felic dalam hati


Dan hanya di balas anggukan oleh felic.


"Mau makan apa?" tanya thomas lagi


"cumi balado, udang asem pedas bla bla.." banyak jenis makanan yang di sebut felic tanpa rasa malu


Thomas yang mendengar itupun terkekeh, walaupun sudah beberapa kali makan bersama felic dia masih tidak percaya kalau felic makan sebanyak itu setelah kehamilannya.


"apa ***** makan mu bertambah karna anak kita? atau memang kau yang rakus dan aku baru mengetahuinya?" gumam thomas dalam hati


"Apa ada yang lucu?" tanya felic


"Kenapa kau sensitif sekali felic, ayo kita makan dulu" ucap thomas yang memarkirkan mobilnya di area restoran


Felic mengikuti langkah thomas memasuki restoran


Di tempat lain ada seseorang yang kini sedang mengamuk seperti orang gila menghancurkan barang-barang di sekitarnya. Penampilannya sangat acak-acakan terlihat lingkarang hitam di area kantung matanya


"Aaaaaaaaaaaaaa!!!" teriak tasya.


"Perempuan sialan! akan aku pastikan thomas akan kembali bertekuk lutut dihadapan ku, tunggu pembalasan ku felic !!" umpatnya


Tasya meraih ponselnya di atas nakas dan mengirim pesan kepada seseorang melalui via whatsapp, terlihat senyum licik di wajahnya.


"hahaha.. kau pikir kau siapa hah? berani sekali kau berurusan denganku felic"

__ADS_1


Setelah menunggu beberapa saat pesanan felic dan thomas pun tertata rapi di meja, ada banyak menu makanan yang di pesan oleh felic, dan thomas tak mempermasalahkan itu selagi felic senang pikirnya.


"kenapa melamun? ayo makan" ucap thomas


"Apa kau bingung ingin makan yang mana terlebih dahulu?" sambungnya dan tersenyum tipis


Felic hanya mengangguk itu artinya benar, felic bingung ingin memulai makan dari yang mana terlebih dahulu.


"Ini cobalah aaaaa" ucap thomas menyodorkan udang asam pedas di mulut felic


"terima kasih" ucap felic di sela-sela mengunyah.


"Cepat abiskan makanan mu" ucap thomas.


"bapak tidak makan?" tanya felic


"masih kenyang" jawab thomas


felic memanggut-mangutkan kepalanya dan meneruskan makannya tanpa suara. Setelah beberapa menit felic kembali berbicara, ada rasa ingin amat teramat di dalam benaknya.


"Pak.." ucap felic


"hhm.." jawab thomas yang masih fokus ke ponselnya


Akhirnya thomas meletakkan ponselnya dan mendengarkan apa yang ingin di katakan oleh felic.


"Bisa bantu saya?" ucap felic.


"Bantu apa?" tanya thomas


"Saya ingin bapak bantu saya abiskan semua makanan ini" ucap felic dengan muka memelas


Spontan thomas melongo dengan ucapan felic, bagaimana mungkin dia menghabiskan makanan sebanyak ini sedangkan perutnya masih kenyang.


"Felic jangan bercanda ini banyak sekali" ucap thomas.


"Yaudah kalau bapak ga mau" ucap felic dengan muka memelas, kecewa, sedih dan....


hiks hiks hikss


Felic terisak, thomas yang melihat felic menangis pun keheranan apa dia menyakiti hati felic dengan menolak permintaan nya.


"Baiklah saya akan menghabiskan semua makanan ini" ucap thomas yang tidak kuat melihat felic menangis.

__ADS_1


Ya semenjak hamil perasaan felic sangat sensitif, lebih mudah menangis bahkan dengan hal sepele seperti saat ini.


Senyum mengembang di wajah felic mendenger thomas akan menghabiskan semua makanan itu.


*


*


*


Thomas yang di kenal sebagai seorang ceo dingin dan tak banyak berbicara kini sangat tunduk terhadap ucapan felic yang memintanya untuk menghabiskan makanan yang sangat banyak, yang kini membuat perut serasa ingin meletus. (balon kali ah meletus😂)



(anggaplah ini semua makanan yang di pesan oleh felic, dan di habisin oleh thomas😂)


Setelah usai dengan drama makannya felic dan thomas bergegas menuju rumah orangtua felic, perasaan gelisah takut kini yang di rasakan oleh felic.


"Jangan takut, mereka tidak mungkin marah besar kepada mu, justru mereka akan marah besar kepada ku" ucap thomas yang melihat wajah gelisah felic.


Thomas sendiri sudah siap dengan amukan orang tua felic, terutama papa felic yang berulang kali datang kepadanya untuk menanyakan tentang felic


15 menit kemudian mobil thomas memasuki halaman rumah orang tua felic yang minimalis, tak terlalu besar dan tak terlalu kecil.


"Ayo turun" ajak thomas.


felic mengekor di belakang thomas.


Tok


Tok


Tok


Setelah berulang kali mengetuk pintu akhirnya pintu itu terbuka


Ceklekk..


TBC


Hallo guys apa kabar? gimana puasanya, lancarkan? hehe.


Semangat yaa..

__ADS_1


__ADS_2