
~Budayakan like setelah membaca karna 1 jempol kalian sama dengan 1 dukungan buat autor❤..
Happy reading...~
Thomas sangat panik melihat felic pingsan. Thomas menggendong felic ala bridal style keluar ruangannya.. banyak mata yang menatap nya, thomas sudah tidak peduli akan tatapan para kariawannya..
"Geryyyyy !!!!" teriak thomas
Gery yang mendengar thomas berteriak langsung berlari
"Ya tuan.. nona felic kenapa?" tanya gery
"Jangan banyak bertanya! siapkan mobil sekarang juga kita ke rumah sakit !" bentak thomas
"baik tuan" ucap gery.
"hampir saja jantung ku melompat keluar" gumam gery dalam hati.
Gery membukakan pintu untuk thomas, thomas meletakkan tubuh felic dengan hati-hati.
Sekitar 25 menit mereka telah tiba di rumah sakit besar di kota tersebut..
"Dia sakit apa dok?" tanya thomas
Namun dokter itu tersenyum karna melihat kecemasan thomas.
"Kenapa anda malah tersenyum" ketus thomas.
"Istri bapak baik-baik saja.. Dan selamat bapak akan menjadi seorang ayah.." ucap dokter itu tersenyum.
"menjadi seorang ayah?" tangan thomas mulai bergetar.
"Iyaa pak.. Istri bapak sedang hamil dan usia kandungannya sudah memasuki 3 minggu.." jelas dokter.
Ntah perasaan bahagia atau sedih yang kini thomas rasakan..
beberapa menit kemudian, felic akhirnya sadar dan membuka matanya.
"Sudah sadar?" tanya thomas yang sedari tadi di samping felic
Felic mengangguk kecil.
"Terima kasih" ucap felic.
"Felic... saya ingin berbicara tolong kali ini dengarkan saya" ucap thomas memohon.
felic yang merasa tidak enak akhirnya mengangguk.
"Saya akan bertanggung jawab felic.." ucap thomas pelan
"Saya tidak mau pak.. Bukankah saya sudah katakan, anggap saja itu tidak pernah terjadi.." ucap felic.
"Tapi felic sekarang ada anak saya di rahim mu"
Ucap thomas.
Deggg.
Ucapan thomas membuat felic merasa seperti tersambar petir di siang bolong, air mata yang sedari tadi dia tahan kini sudah lolos sempurna.
"Sa.. saya hamil?" tanya felic terbata-bata
Thomas hanya mengangguk.
"Hikss hikss.. kenapa takdir begitu kejam terhadap ku hiksss" felic menangis senjadi-jadinya..
Entah dapat angin darimana tiba-tiba thomas memeluk tubuh felic.
__ADS_1
"Maafkan saya felic" ucap thomas
"Lepass !!" ucap felic mendorong tubuh thomas
Felic berlari keluar ruangan itu.
"Felicccc " teriak thomas.
Namun tak di hiraukan felic, dia terus berlari sampai keluar dari rs.
Gery yang sedari tadi menunggu di parkiran merasa heran melihat felic berlari sambil menangis.
"Felic kenapa?" gumam gery
Tak lama muncul lah thomas yang ikut berlari.
"Dimana felic?" tanya thomas kepada gery
"nona felic berlari kesana" jawab gery dan menunjuk ke arah felic berlari.
"Apa kau bodoh hah!! kenapa tidak kau cegah !!" bentak thomas.
"Maafkan saya tuan, saya pikir...
"Cepat cari diaa !!" thomas memotong ucapan gery..
"Baik tuan" ucap gery..
Kini felic sudah berada di dalam taxi
"aku harus kemana sekarang? hikss hikss.. aku tidak mungkin pulang ke rumah" batin felic
"Neng kita kemana?" tanya supir taxi.
"Saya ingin mencari kontrakan atau kost an pak" jawab felic.
"Kalau begitu antar saya kesana pak" ucap felic
"Siap neng" jawab supir taxi.
***
2 minggu kemudian.
Tak terasa kini felic sudah menghilang selama 2 minggu, orang tua felic sangat khawatir. hingga mama felic jatuh sakit.. Begitu juga dengan thomas dia sangat cemas, di tambah lagi ini terjadi karna kesalahannya.
"Pah, apa felic sudah bisa di hubungi?" tanya mama felic.
"Belum mah, apa terjadi kepada anak kita.." ucap papa felic yang terduduk lemas.
"Hikss hikss.. apa papa sudah cari ke perusahaan dia bekerja? terakhir felic bilang dia mau resign.. setelah itu anak kita menghilang" ucap mama felic.
"Papa akan pergi kesana sekarang.. apa mama baik-baik saja?" ucap papa felic.
"mama baik-baik saja pah" jawab mama felic
"Baiklah papa berangkat sekarang" pamit papa felic.
*MANSION THOMAS*
Thomas baru saja selesai mandi dan bersiap-siap untuk ke kantor.
"Sayang..." ucap tasya memeluk thomas dari belakang
"Lepas tasya.. aku mau berangkat ke kantor" lirih thomas.
"Sayang kita sudah lama sekali tidak bercinta.. apa kau tidak menginginkannya" goda tasya
__ADS_1
"Aku bilang lepas tasya.. aku sudah terlambat" ucap thomas.
Tasya sangat kesal melihat thomas yang akhir-akhir ini berubah.. Tidak biasanya thomas marah selama ini.
"Ada apa dengan mu thomas? sudah 2 minggu kau bersikap dingin kepadaku.." ucap tasya
Ada rasa bersalah di hati thomas karna sudah bersikap dingin kepada istrinya selama 2 minggu..
"Maafkan aku tasya.." ucap thomas
Tasya kembali memeluk tubuh thomas..
"Jangan pergi.. hari ini sajaaaa" bujuk tasya
"Baiklah" ucap thomas luluh.
Tasya langsung mencium bibir thomas dan mel****nya.
Akhirnya mereka melakukan hubungan suami istri yang sudah lama tidak mereka lakukan. namun tak ada gairah yang di rasakan thomas, dia terus memikirkan felic.
"Dimana kamu felic? apa kamu baik-baik saja" batin thomas.
Papa felic telah tiba di gedung perusahan Charleston Group.
"Permisi saya ingin bertanya apa sekretaris felic sudah datang?" tanya papa felic ke resepsionis.
"Maaf tuan setahu saya sekretaris felic sudah resign 2 minggu yang lalu, dan saat itu sekretaris felic pingsan dan di bawa pak thomas ke rumah sakit" ucap resepsionis.
Papa felic terkejut mendengar ucapan resepsionis tersebut.
"Apa pak thomas sudah datang? saya papa felic, anak saya sudah 2 minggu tidak pulang" ucap papa felic.
"Maaf tuan, sepertinya pak thomas tidak datang hari ini, karna ini sudah siang dan tidak biasanya pak thomas datang ke kantor siang" jelas resepsionis.
"Kalau begitu berikan saya alamatnya atau nomer ponselnya" ucap papa felic
Resepsionis tersebut memberikan alamat thomas. papa felic tidak ingin membuang waktu, dia langsung bergegas ke mansion thomas.
Sedangkan di tempat lain ada seorang wanita cantik tengah duduk melamun di sebuah kontrakan yang sangat sederhana..
"Tabungan ku semakin menipis, bagaimana aku bisa bertahan dan membesarkan anak ini" gumam felic.
"Mah, pah... felic kangen, felic tidak mungkin pulang dalam keadaan seperti ini hikss hikss.. felic belum siap mah, pah.."
"Aku harus mencari pekerjaan.. tapi apakah ada yang mau menerima wanita hamil di perusahaannya?" gumam felic
"Sebaiknya aku coba dulu"
Felic menyusuri jalan dengan teriknya matahari.. felic yang merasa lelah memutuskan masuk ke sebuah market untuk membeli minum..
BUGGHHH..
"Maaf tuan saya tidak sengaja" ucap felic
"Tidak apa-apa, saya juga bersalah karna tidak memperhatikan jalan" ucap pria tersebut.
Pria itu menatap felic yang sedang membawa map coklat di tangannya..
"Apa kamu sedang mencari pekerjaan?" tanya pria itu
"yaaa.. saya sedang mencari pekerjaan" jawab felic tersenyum..
"damn.. senyumnya sangat mematikan.." gumam pria itu di dalam hati
TBC
Baru bisa up, karna kerjaan di real baru kelar.. jangan lupa like & votenya.. bantu autor biar bisa terus up☺
__ADS_1