My Baby CEO

My Baby CEO
Dalang


__ADS_3

~Budayakan like setelah membaca karna 1 jempol kalian sama dengan 1 dukungan buat autor❤..


Happy reading...~


Felic yang tak suka dengan perlakuan lancang pria itu langsung menggigit tangannya dengan sangat kuat, sehingga pria itu berteriak kencang.


"Perempuan sialan!"


Plakkk Plakk plakk


Pria itu menampar felic 3 kali, membuat felic meringis kesakitan.


"Hiks hiks tuhan tolong aku" gumam felic dengan deraian air mata


"Dengan sikap mu yang seperti ini aku semakin tak sabar ingin menikmati tubuhmu sayang" goda pria itu lagi.


Felic menjauhkan kepalanya saat tangan pria itu hendak menyentuhnya lagi. Pria itu semakin geram dengan sikap felic, saat akan menampar felic lagi mobil itu berhenti karna telah tiba di sebuah gedung tua, dan di urungkan niatnya untuk menampar felic.


"Ayo bawa dia masuk!" ucap rekan pria itu


Pria itu menarik paksa tangan felic untuk keluar dari mobil dan memasuki gedung itu.


Kedua tangan dan kedua kaki felic telah di ikat dan mulutnya telah tutupi dengan lakban hitam, tak ada yang bisa felic lakukan saat ini hanya bisa berdoa dan berharap ada seseorang yang menyelamatkannya.


Tak tak takk.


Suara ketukan sepatu wanita melangkah kearah nya, felic mengangkat kepalanya dan menatap seseorang yang mendekat kearahnya

__ADS_1


Deggg


Jantung felic berdegup dengan kencang saat melihat orang itu


"Nyonya tasya?!" gumam felic dalam hati dengan muka yang terlihat kaget


"Kau kaget melihat ku?" ucap wanita yang tak lain adalah tasya


"Buka lakbannya!" perintah tasya kepada anak buahnya


Pria seram itu menarik secara kasar lakban itu dari mulut felic membuat felic kembali meringis.


"Apa mau mu!" teriak felic


"Apa mau ku? hahaha kau pura-pura bodoh atau pura-pura polos di hadapan ku felic?" ketus tasya


Felic hanya tertunduk lesu dia tak bisa menjawab, karna rasa bersalah itu kembali menyelimuti hati felic.


"Apa kau sudah menjadi bisu?" ucap tasya lagi.


Namun tak jawaban dari felic lagi yang semakin membuat tasya muak dan geram.


"Kalian berdua! Terserah kalian mau apakan dia setelah itu pastikan anak haram yang dia kandung mati dan bila perlu singkirkan juga dia!" perintah tasya kepada anak buahnya


Belum sempat anak buah tasya menjawab pintu gedung itu tiba-tiba di tendang oleh seseorang. Tasya yang saat itu akan pergi dari gedung tua itu di buat sangat terkejut oleh kedatangan thomas beserta anak buahnya.


"ah sial! kenapa thomas bisa tau kalau aku menculik gadis sialan itu!" gumam tasya dalam hati

__ADS_1


"KAU SUDAH KETERLALUAN TASYA!!" Bentak thomas dengan suara menggelegar di seluruh gedung itu


"Aku keterlaluan? ini semua gara-gara ****** ini! dia telah menggoda mu, dan sengaja mengandung bayi haram itu!" teriak tasya yang tak besar dari suara thomas


"Harusnya kau mengaca tasya, apakah kau sudah menjadi istri yang baik untuk ku? istri apa yang tega mementingkan karir daripada suaminya! Bermain dengan pria lain demi karirnya !!" Bentak thomas lagi


Kali ini tasya tak bisa menjawab ucapan thomas, karna percuma thomas sudah mengetahui semua kebusukannya.


"Kau tidak bisa menjawab? tentu saja kau tak bisa menjawab karna aku sudah mengetahui semua kebusukanmu tasya!" ucap thomas


"Aku mohon berikan aku 1 kali kesempatan lagi, aku janji akan menjadi istri yang baik dan akan melahirkan anak untuk mu thomas" ucap tasya memohon sembari memegang tangan thomas


"Singkirkan tangan kotormu dariku" ucap thomas menhempaskan tangan tasya


Baru saja thomas ingin memaki tasya lagi tiba-tiba felic mengelurkan suara meringis kesakitan.


"Perutku.. hiks hiks.. aaa.. sakitttt.. hiks hiks" ucap felic


Thomas panik melihat felic dengan wajah pucat dengan keringat yang sudah membasahi sekujur tubuhnya.


"Kalian urus mereka.. dan seret mereka kepenjara pastikan mereka membusuk di sana untuk seumur hidup!" perintah thomas kepada anak buahnya


TBC


Autor balik lagi guys. Sorry karna autor ga update kemaren, autor baru pulang dari luar kota. Karna ngerasa capek banget jadi autor gabisa update.


Jangan lupa tinggalkan jempolnya yaa😁😁

__ADS_1


__ADS_2