My Baby CEO

My Baby CEO
Pekerjaan baru


__ADS_3

~Budayakan like setelah membaca karna 1 jempol kalian sama dengan 1 dukungan buat autor❤..


Happy reading...~


"Bapak apa-apaan sih, bapak sangat lancang menyentuh perut saya !!!" bentak felic yang membuat seisi restoran tersebut menolah kearah mereka.


"maaf.." ucap thomas


Felic tak menanggapi ucapan thomas dia langsung berlalu pergi meninggalkan thomas.


Felic sangat kesal karna kelakuan thomas yang menyentuh perutnya tanpa izin.


Thomas menatap punggung felic yang sudah menjauh, ada perasaan menyesal dan bersalah bercampur aduk menjadi satu.. Dari lubuk hati terdalam thomas dia sangat bahagia karna penantian panjangnya berakhir, dia akan menjadi seorang ayah.. Tapi takdir yang salah karna dia telah melakukan dosa besar terhadap orang yang dulu sangat menghormatinya dan kini sangat membencinya.


"Pak thomas apa-apaan sih... kamu lihat kelakuan daddy mu sayang? bahkan mommy belum menghabiskan makanan itu dan dia membuat mommy kehilangan ***** makan dalam sekejap" gerutu felic


Sejenak felic memikirkan ucapannya.. benar adanya kalau thomas adalah ayah dari anak yang dia kandung dan thomas juga berhak atas anaknya..


"Nggak felic.. kamu harus teguh dengan pendirian mu, ini adalah anakku. aku tidak akan menyerahkan anak ku untuknya tidak akann!" tegas felic dalam hati..


Felic mengambil ponselnya di tas dan tidak sengaja menarik sebuah kertas berbentuk persegi panjang, dan felic baru teringat beberapa jam yang lalu ada seseorang yang menawarkan pekerjaan untuknya.


Felic menyalin nomer itu ke ponselnya dan menekan tombol call.


tut


tut


tut


"hallo, ini siapa?" ucap seseorang di panggilan tersebut


"Hallo selamat siang tuan, maaf kalau saya mengganggu..


"tunggu sepertinya aku mengenali suara ini" gumam orang tersebut dalam hati.


"tidak apa-apa, lagian ini sedang jam istirahat" ucap orang tersebut.


"tuan aldo saya wanita yang tidak sengaja menabrak anda beberapa jam yang lalu.. saya hanya ingin menanyakan apa tawaran anda masih berlaku?" tutur felic


"jangan terlalu formal nona felic panggil saya aldo.. dan untuk tawaran saya tentu saja masih berlaku kamu bisa datang kemari besok pagi dan bawa lamaran mu" ucap aldo dengan senyum mengembang di wajahnya.


"kalau begitu jangan panggil saya dengan sebutan nona, panggil saja saya felic.. terima kasih banyak tuan eeh aldo saya akan kesana besok pagi" ucap felic


"baiklah saya tunggu." ucap aldo

__ADS_1


Felic pun mematikan panggilan dengan perasaan yang senang karna dia akan segera mendapatkan pekerjaan.


Aldo juga tak kalah senangnya dengan felic, dia membayangkan setiap hari bisa bertemu dengan wanita yang telah mencuri hatinya beberapa jam lalu.


"Felic.. haha dia sangat cantik bahkan lebih cantik dari tasya yang seorang model" gumam aldo.


Di tempat lain papa felic telah tiba di rumahnya cukup minimalis.


"mah.." ucap papa felic


"gimana pah? apa felic sudah di temukan? dimana felic pah.." ucap mama felic yang membuat papa felic sedih. matanya kini sudah berkaca2 menandakan dia belum bisa menemukan putri tunggalnya.


"hiks hiks.. dimana felic pah." mama felic sudah menangis.


"Papa berjanji akan segera menemukan anak kita mah.. papa janji.." ucap papa felic


Bagi mereka kehilangan putri semata wayangnya adalah pukulan terberat di dalam hidupnya, bagaimana tidak kehadiran felic sangat di tunggu2 oleh mereka setelah 7 tahun menikah.. dan kini putri tunggalnya telah menghilang selama 2 minggu..


*


*


*


Pagi-pagi sekali felic telah bangun dari tidurnya , dia sangat bersemangat karna dia akan pergi melamar pekerjaan.


Sekitar 20 menit akhirnya felic tiba di sebuah gedung yang tak sebesar perusahan dulu tempat dia bekerja.


"Permisi saya ingin bertemu dengan tuan aldo" ujar felic ke resepsionis.


"maaf apa nona sudah membuat janji?" tanya resepsionis


Belum sempat felic menjawab tiba-tiba ada seseorang datang menghampiri mereka.


"Sudah datang?" tanya orang itu


"Aldo" ucap felic


"Ayo ikut saya" kata aldo


Felic mengangguk dan mengekor di belakang aldo. Felic berdecak kagum melihat isi perusahaan tersebut yang ternyata sebuah perusahaan Entertainment.


"felic apa kamu sudah sarapan?" tanya aldo, namun tak kunjung di jawab oleh felic.


Bughhhh.

__ADS_1


Lagi-lagi felic tidak sengaja menabrak aldo karna dia tidak fokus jalan kedepan. Aldo sengaja berhenti mendadak karna dia merasa ucapannya diacuhkan oleh felic.


"Maaf.. maaf.." ucap felic


"Apa yang membuatmu tidak fokus?" tanya aldo


"Saya hanya kagum dengan isi perusahaan ini" jawab felic jujur dan tersenyum


"Felic.. kau bisa membuat ku gila karna senyuman mu" gumam aldo dalam hati.


"Ayo masuk" ucap aldo


Felic masuk tanpa bertanya.


"Sekarang ruangan ini adalah milikmu. mulai hari ini kamu bisa langsung bekerja.. nanti saya akan menyuruh asisten saya untuk membantumu.. tanyakan apa saja yang ingin kamu tanyakan atau ada sesuatu yang tidak kamu mengerti.." jelas aldo.


Mata felic terbelalak mendengar ucapan aldo, dia masih tidak percaya kalau dia di terima dengan semudah itu.


"Maaf sebelumnya, anda bahkan belum membaca surat lamaran saya." ucap felic.


"Nanti berikan surat lamarannya ke asisten saya.. dan sekarang mulailah bekerja saya akan pergi keruangan saya.." ucap aldo


Baru beberapa langkah aldo beranjak dia baru ingat sesuatu yang dia tanyakan dan belum di jawab oleh felic.


"Oh iya apakah kamu sudah sarapan?" tanya aldo yang berputar balik


"Saya sudah sarapan sebelum kemari" jawab felic


Aldo mengangguk anggukan kepalanya dan melangkah keluar.


"Mansion thomas"


Thomas terbangun dari tidurnya karna mendengar gemercikan air di kamar mandi.


"Tumben tasya pagi-pagi sudah bangun" gumam thomas.


Tak lama keluarlah tasya dari kamar mandi dengan memakai kimono.


"Kau ingin pergi?" tanya thomas


"Iya sayang aku hari ini ada jadwal pemotretan" jawab tasya yang langsung masuk ke dalam walk-in closet.


Thomas merasa kelakuan tasya sudah sangat keterlaluan, tasya tidak menanyakan kepadanya apa dia mengizin tasya untuk pergi atau tidak. tasya malah berlalu masuk kedalam walk-in closet.


Setalah selesai mandi dan sarapan thomas langsung berangkat ke kantor, sudah banyak pekerjaan yang sedang menunggunya karna 1 hari dia tinggalkan untuk menemani tasya.

__ADS_1


Sekitar 25 menit thomas telah tiba di perusahannya.. Dia berjalan masuk menuju ruangannya dan tak sengaja melewati ruangan yang dulu adalah ruangan felic yang kini kosong, thomas memutuskan untuk tidak mencari sekretaris baru dan gery lah yang menggantikan felic sebagai seorang sekretaris sekaligus asisten thomas. Gery menyanggupinya karna memang pekerjaan sehari-harinya seperti itu kadang dia juga harus menghandle pekerjaan felic di kala felic sedang cuti jadi dia pikir akan sama saja seperti sebelumnya.


TBC


__ADS_2