
~Budayakan like setelah membaca karna 1 jempol kalian sama dengan 1 dukungan buat autor❤..
Happy reading...~
Ceklekkk
Timbul sosok seorang laki-laki paruh baya yang sudah bisa di pastikan itu adalah papa felic. Pak edy dengan mata sendu menyambut kedatangan sosok yang di carinya selama 2 minggu ini.
"papa.." ucap felic pelan
"Felic.." ucap pak edy
Tanpa basa basi lagi felic langsung menghambur memeluk papa nya tersebut.
"hiks hikss hikss...maafin felic pah.." tangis felic pecah.
"Kamu kemana aja nakk.. papa sudah mencari mu kesana kesini.." ucap papa felic
"Maafin felic pah... hiks hiks hiks"
"Yaudah ayo masuk dulu, nak thomas mari masuk dulu.." ucap pak edy.
Thomas pun ikut masuk kedalam dan duduk di sofa ruang tamu, sedangkan felic langsung masuk menuju kamar mamanya..
"Mah.. coba lihat siapa yang datang" ucap pak edy membangunkan istrinya.
Bu astrid (Mama felic) membuka matanya perlahan, dan menatap kearah felic beberapa kali bu astrid mengucek matanya memastikan dia tidak sedang berkhayal atau sedang bermimpi.
"Felic.." panggilnya lemah.
"Hiks hiks hikss.. mama" ucap felic langsung memeluk bu astrid.
"Sayang kamu kemana saja nak, mama sangat khawatir" ucap bu astrid sambil mengelus pundak putrinya.
Felic bingung bagaimana menjelaskan tentang kejadian yang menimpanya hingga mengharuskan dia tidak pulang kerumah orang tuanya selama 2 minggu ini.
"Mah.. pah.." ucap felic perlahan
"Felic.. felic.." seketika mulut felic terasa kaku.
"ada apa sayang, katakan" ucap mama felic lembut
"Felic takut setelah mendengar ini mama papa akan marah kepada felic.. hiks hiks hiks" ucap felic
__ADS_1
"Katakan nak.. mama sama papa janji ga akan marah kepadamu, asal kamu mengatakannya dengan jujur" ucap papa felic
Mendengar ucapan papanya felic semakin berfikir, apa kalau dia mengatakan dia tidak pulang karna hamil anak thomas itu orang tuanya tidak akan marah kepadanya? ah itu tidak mungkin, mana ada orang tua yang tidak marah mendengar putrinya hamil di luar nikah, lama felic berfikir
"felic.." bu astrid memecahkan lamunan putrinya.
"mah, pah.. fel.. felic ha..mil" ucap felic terbata-bata
Jedarrrrrrr
Bagaikan di sambar petir di siang bolong, pak edy dan bu astrid sangat terkejut dengan pernyataan putrinya.
"Katakan ini tidak benar felic !" pak edy mulai meninggikan suaranya, dan itu jelas terdengar di telinga thomas, karna jarak ruang tamu dan kamar orang tua felic tidak jauh, dengan cepat dia menuju kamar orang tua felic.
"papa sudah janji tidak akan marah, kalau felic mengatakannya dengan jujur.. hiks hiks hiks" tangis felic semakin pecah.
"Siapa ayahnya?" tanya pak edy
"Saya ayahnya.." ucap thomas yang tiba-tiba muncul.
"Apa-apaan ini..!" ucap pak edy dengan suara yang mulai meninggi lagi.
"Sebelumnya saya ingin minta maaf kepada bapak dan ibu.. saya lah orang yang telah menghamili felic, saya ayah dari anak itu.."
Papa felic terduduk lemas, dia telah gagal menjadi seorang ayah, dia gagal menjaga putrinya entah dosa apa yang telah dia lakukan di masa lalu.
"Apa yang kau lakukan di club malam felic?" tanya bu astrid frustasi sedangkan pak edy tak bisa berkata-kata lagi.
"Ulang tahun cindy di sana mah.." ucap felic pelan.
Pak edy mengusap kasar wajahnya.
"Sekarang apa yang akan kalian lakukan?" tanya pak edy.
"Saya akan bertanggung jawab.." jawab thomas
"Dengan cara apa kamu akan bertanggung jawab?" tanya pak edy lagi
"Saya akan menikahi felic" jawab thomas
"Lalu bagaimana dengan istrimu? apa dia tau? apa dia akan setuju?" tanya pak edy
"Saya akan segera bercerai dengannya, dan surat gugatan cerai itu akan sebentar lagi akan keluar" jawab thomas
__ADS_1
Pak edy tak bisa berkata-kata lagi. Seorang pria beristri menghamili seorang anak gadis, dan ingin menceraikan istrinya setelah kejadian ini, apa felic akan bahagia bersamanya?" begitu banyak pertanyaan di benaknya, wajar kalau seorang ayah akan memikirkan hal ini.
"Saya ingin bicara dengan bapak.." ucap felic menarik tangan thomas untuk keluar. dan thomas hanya mengikuti kemana felic akan membawanya.
"Apa yang ingin kau katakan?" tanya thomas
"Saya bersedia menikah dengan bapak, tapi saya ingin pernikahan ini di adakan dengan sederhana dan di rahasiakan" jelas felic
Thomas nampak berfikir setelah mendengarkan permintaan felic.
"Baiklah, tapi aku tak menjamin itu akan berlangsung lama.." ucap thomas
"Maksudnya?" tanya felic
"Merahasiakan pernikahan kita" jawab thomas santai.
"Pulanglah ini sudah larut.." ucap felic
"Kau mengusir ku?" tanya thomas.
"Ini sudah larut, tidak baik berada di rumah orang sampai larut malam lagian bapak pasti capek" jawab felic.
"Baiklah, besok aku akan kesini lagi untuk membahas tentang pernikahan kita" ucap thomas langsung berlalu pergi..
Setelah kepergian thomas, felic pergi ke kamarnya yang sudah 2 minggu ini di tinggalkannya. felic melangkahkan kakinya menuju kamar mandi untuk menyegarkan tubuhnya,
Sekitar 15 menit, felic telah selesai dengan ritual mandinya. Dia merebahkan tubuhnya di kasur dan memikirkan apa keputusannya sudah benar? Lama berfikir akhirnya felic terlelap.
~Mansion thomas~
Thomas baru saja tiba di mansionnya, dia memarkirkan mobilnya di bagasi dan di lihatnya ada mobil tasya yang terparkir rapi di sana.
Thomas menghela nafas panjang sebelum masuk kedalam mansion.
"Sayang kamu sudah pulang?" tanya tasya menggelayut manja di lengan thomas dan langsung di tepis oleh thomas
"Jangan pernah menyentuh ku dengan tangan kotor mu itu!" ketus thomas.
"Sayang kau salah paham, aku bisa jelaskan" ucap tasya
"Tak ada yang perlu di jelaskan lagi. beberapa hari lagi surat gugatan cerai untuk mu akan keluar, kau hanya perlu tanda tangani surat gugatan cerai itu" ucap thomas.
"Aku ga mau cerai thomas !! sampai kapan pun aku tidak akan menanda tangani nya, kau hanya sedang cemburu, kau tidak mungkin melakukan itu!!" teriak tasya
__ADS_1
"Kau salah tasya, aku sudah terlalu muak denganmu demi karir kau melupakan tugasmu sebagai seorang istri! dan menghalalkan berbagai cara demi karir mu itu! termasuk berselingkuh dengan atasanmu itu" thomas tersenyum sinis
TBC