
~Budayakan like setelah membaca karna 1 jempol kalian sama dengan 1 dukungan buat autor❤..
Happy reading...~
Setelah melewati perdebatan panjang akhirnya felic mengalah, mereka makan di sebuah restoran yang menyajikan makanan sehat, seperti sayur-sayuran hijau dan masih banyak lagi makanan sehat lainnya.
"Kenapa diam saja? ayo di makan!" ucap thomas setelah makanan mereka datang
"Coba bapak liat ini.. saya ini lapar tapi kenapa banyak sayuran hijau disini, saya LAPAR pak bukan lagi diet" protes felic
"Ini bagus buat ibu hamil felic, cepat di makan!" ucap thomas lagi
Lagi-lagi felic harus mengalah karna tak ingin berdebat lebih lama dengan thomas yang menurutnya sangat cerewat. Seingat dia thomas adalah sosok yang cuek/dingin sangat hemat kata-kata, kenapa sekarang dia bisa secerewet ini? apa di salah minum obat? atau lagi demam?.. batin felic
"Kenapa kau menatap ku seperti itu? kau baru sadar kalau saya tampan?" ucap thomas
"Cihh.. narsis" cibir felic sembari menyantap makanannya
"hemm ternyata tidak terlalu buruk rasanya.." batin felic
Tak terasa felic telah menghabiskan semua makanan yang tersaji di meja makan mereka. Thomas tersenyum melihat felic yang awalnya protes melihat makanan yang ia pesan tapi ujung-ujungnya ludes tak tersisa.
"Lapar apa doyann?" ledek thomas
"Laparr lah" elak felic karna malu
"Bapak ngga makan?" sambung felic
"Apa yang mau saya makan, hanya piring yang tersisa disini" ucap thomas
"hehehe" felic tersenyum kikuk
Setelah membayar tagihan mereka melanjutkan perjalanan menuju rumah felic, pasti saat ini orang tua felic sangat khawatir karna felic tidak pulang dari kemarin.
Menumpuh jarak sekitar 30 menit mereka pun tiba di rumah orang tua felic.
__ADS_1
Baru saja tangan thomas ingin mengetuk tiba-tiba papa felic membuka pintu dan alhasil thomas mengetuk kening papa felic
"Maaf pak saya tidak sengaja" ucap thomas
Pak edy menatap tajam kearah thomas dan....
Geletakkk!
Pak edy menyentil kening thomas, thomas sangat terkejut, thomas pikir dia akan mendapat amukan besar dari papa felic tapi ternyata pak edy malah membalas thomas dengan menyentil kening nya
"Kamu dari mana felic, kenapa tidak pulang, trus kenapa kamu menanyakan mama mu masuk rs?" tanya pak edy bertubi-tubi
"Masuk dulu pah, gaenak di lihat tetangga" ucap felic yang akhirnya bersuara setelah melihat kejadian konyol di antara papa dan ayah dari anaknya
Setelah masuk felic menceritakan semua yang telah terjadi kepadanya. Seketika raham pak edy mengeras setelah mendengar cerita felic, bisa-bisanya tasya berfikir ingin membunuh felic dan bayinya, sungguh dimana hati nurani tasya.
"Sekarang apa langkah selanjutnya yang akan kamu lakukan?" tanya pak edy kepada thomas
"Bapak tenang saja, tasya sudah saya seret dia ke penjara, saya tidak mungkin membiarkan dia mencelakai felic dan anak kami" jelas thomas
Sedangkan felic masih diam membisu, ntah kenapa felic selalu di hantui oleh rasa bersalah.
"tapi..." ucap felic ingin protes
"Saya setuju, asal kamu benar-benar menjaga putri kami, dia adalah segalanya bagi kami jika sedikit saja dia terluka maka kami pun akan ikut terluka" ucap mama felic yang tiba-tiba muncul
"Mamaa.." ucap felic dengan mata yang sudah berkaca-kaca
"Demi kabaikkan kamu nak, mama tidak akan sanggup jika melihat terus-terusan menderita, kamu putri mama satu-satunya" ucap mama felic
"Hiks.. hikss.. felic akan menikah mah" tangis felic pecah
"Baiklah saya sudah memutuskan besok kita akan menikah, semakin cepat semakin bagus!" ucap felic yang membuat seisi rumah terkejut
"Apa tidak terlalu cepat? bahkan saya belum ada persiapan apa-apa!" protes felic
__ADS_1
"Gery yang akan mengurusnya hari ini" jawab thomas santai
"Papa harap kamu bisa mempersiapkan diri felic, besok status mu akan berubah menjadi istri nak thomas" pesan pak edy
"Iya pah.." ucap felic
"Kalau gitu saya pamit undur diri, saya berangkat ke kantor dulu" pamit thomas sopan
"Hati-hati nak thomas" ucap bu astrid
"Heii sialan lepaskan aku!!" teriak seorang wanita
"Kau tidak punya telinga?! lepaskan aku, aku tidak bersalah!" ucap wanita itu lagi
"Nyonya tasya, saya harap anda tenang bukti sudah kuat dan menyatakan anda telah merencenakan pembunuhan terhadap korban" ucap polisi
"Itu tidak benar aku di fitnah" ucap tasya yang terus memberontak saat akan di bawa ke ruang sidang
ruang sidang~
"Nyonya tasya dengan segala bukti yang tersedia dan beberapa saksi anda telah melakukan pembunuhan berencana terhadap korban yang berinisial f dengan pasal 340 KUHP, dengan ancaman penjara seumur hidup" ucap hakim
Tok tok tok
Palu telah di ketuk itu artinya hakim sudah mengesahkan keputusan dan tidak bisa di ganggu gugat, dan tasya harus menjalani hukuman atas apa yang telah dia perbuat.
Tasya tersenyum getir saat mendengar hakim mengatakan kalau ia akan di hukum penjara seumur hidup.
"Kau sangat hebat felic, kau telah menghancur segalanya dari ku, aku bersumpah hidup mu tak akan tenang selama aku masih bernafas" gumam tasya dalam hati
Hari semakin sore, thomas baru saja menyelesaikan pekerjaan nya. Thomas menerima pesan dari anak buahnya yang mengatakan bahwa felic sudah di jatuhkan hukuman penjara seumur hidup, ada rasa legah di hati thomas dan ada pula rasa sesak di dadanya.
"Andai saja kau tidak bermain api, pasti sekarang kita telah menjadi keluarga yang bahagia" gumam thomas
TBC
__ADS_1
ciee nungguin autor up😁, makasih semuanya karna selalu ada buat autor maaf kalo autor suka nge ghosting karna autor udah balik kerja lagi, jadi sekarang di sibukkan oleh kerjaan di real dan autor sering lembur akhir2 ini😥 kondisi up down😪
Jangan lupa tinggalkan jempolnya😘