
~Budayakan like setelah membaca karna 1 jempol kalian sama dengan 1 dukungan buat autor❤..
Happy reading...~
"Hahaha" tawa aldo pecah saat mendengar ucapan thomas
"Konyol! konyol sekali! kau pikir aku percaya hah!!" ucap aldo dengan nada tinggi
"Aku tak meminta mu untuk percaya, tapi 1 yang pasti, felic adalah istriku jangan pernah coba-coba menyentuhnya, dan kau harus ingat siapa aku dan siapa dirimu!" tegas thomas dan berlalu pergi menggandeng tangan felic yang sedari tadi hanya bisa diam dengan penuturan thomas yang terang-terangkan membeberkan hubungan mereka.
Sesampainya di parkir felic tetap diam, kali ini pikirannya kembali berkecamuk, dia sangat takut saat orang lain mengetahui hubungan mereka, dan tanggapan orang yang pasti akan memojokkannya, felic belum siap untuk itu di tambah lagi dia sedang hamil perasaannya sangat sensitif.
"Kenapa diam?" tanya thomas yang sedari tadi melihat felic melamun
"Mas.." ucap felic gantung
"Kamu kenapa?" tanya thomas mendadak panik melihat mata felic yang sudah berkaca-kaca
"kamu kenapa sayang?" tanya thomas lagi dan menarik tubuh felic kedalam pelukannya.
"Hiks..hikss.. aku takut mas.." akhirnya air mata itu lolos
"Takut kenapa? tenang yaa.." ucap thomas yang berusaha menenangkan felic
"Aku takut semakin banyak yang tau hubungan kita.. aku belum siap mas.. hikss" ucap felic dengan tangis yang tersedu-sedu
"Sebelumnya aku sudah pernah bilang, mungkin untuk beberapa waktu kita bisa menyembunyikan hubungan kita, tapi cepat atau lambat orang pasti akan mengetahuinya juga" ucap thomas
"Tapi ngga secepat ini.. aku belum siap mendengar tanggapan mereka.. hikss" ucap felic
"Aku akan terus melindungi kamu, jadi jangan khawatir, jangan dengarkan apa pun yang mereka katakan! karna bukan mereka yang menjalani semuanya, anggap saja apa yang mereka katakan hanya omong kosong belaka." thomas mencium kening felic
Akhirnya felic bisa tenang dan berhenti menangis.
Thomas mulai menyalakan mesin mobilnya dan disaat yang bersamaan felic teringat ada sesuatu yang tertinggal.
"masss!!" seru felic dan berhasil membuat thomas kaget
"astaga kenapa sayang?" tanya thomas dengan nada kaget
"Belanjaan ku mas.." rengek felic
"Kamu itu ngagetin aja,, kan ada maid yang bawain belanjaan nya." ucap thomas
"Kog maidnya di tinggal sih!" ucap felic saat thomas mulai menginjak gas
"Kan ada supir sayanggg" ucap thomas menekan kalimat 'sayang', dia begitu gemas melihat tingkah bawel felic
"Ohh iya yaa" ucap felic menyengir dan menggaruk kepalanya yang tidak gatal
Thomas hanya menggeleng-gelengkan kepalanya.
__ADS_1
"untung istri.." gumam thomas dalam hati
Aldo membanting pintu kamarnya dengan keras, emosi yang sudah meledak-ledak, membuatnya kehilangan akal sehat.
"Si\*l !!! lagi-lagi thomas!! aku akan menghancurkan mu" seru aldo
"AGHHHH!!!!!!!" Teriak aldo
Untung saja aldo tinggal di apartemen sendiri, seandainya ada maid pasti saat ini mereka akan sangat ketakutan melihat wajah merah padam aldo yang sangat menakutkan.
Aldo kembali teringat kenangan masa lalu yang dimana awal mula dia jadi sangat membenci thomas, apapun yang thomas miliki akan selalu dia rebut.
\****Flashback on***
Aldo kecil sedang tertidur pulas tiba-tiba terbangun saat mendengar keributan di ruang tamu, karna rasa penasaran akhirnya aldo keluar dan melihat apa yang terjadi.
Aldo kecil sangat terkejut melihat wanita yang dia sebut mama sedang di tampar oleh wanita lainnya.
"mama!" teriak aldo kecil sembari berlari memeluk mamanya
"Sayang kenapa bangun? masuk kamar dan tidur lagi.." ucap mama aldo dengan lembut
Namun aldo kecil menggeleng, dan mulai menangis melihat pipi mamanya yang memerah.
__ADS_1
"Pipi mama pasti sakit.." ucap aldo kecil
"Ohh jadi ini hasil dari penghianatan kalian?" ucap wanita yang tak lain mama thomas.
"Lisa hentikan!!" ucap seorang pria yang baru saja datang.
"Haha.. lihatlah betapa menjijikannya kalian! dan kamu puji! aku benar-benar tidak menyangka seseorang yang aku sebut sahabat dengan teganya merebut suami dari sahabatnya sendiri!" ucap lisa yang mulai menitihkan air mata.
"Lisa dengarkan penjelaskan ku dulu.." ucap puji meraih tangan lisa namun langsung di tepis cepat oleh lisa, dan membuat tubuh puji terdorong.
"Mama.. puji.." ucap aldo kecil dan tuan Charleston
Dan di waktu yang sama thomas kecil berlari masuk, thomas sedari tadi hanya berdiam didalam mobil atas perintah mamanya dan tak lama dia melihat sosok yang sudah lama tidak ia lihat.
"Papa.." gumamnya dan langsung ikut masuk kedalam rumah.
"Papaa.." teriak thomas saat melihat tuan Charleston memeluk wanita lain dan membantunya untuk berdiri.
"Thomas.." ucap tuan Charleston dan lisa bersamaan.
Dan tanpa mereka ketahui ada mata menatap mereka penuh dengan kebencian kecuali puji mamanya.
Saat itu itu usia mereka hanya selisih 1 tahun, dan thomaslah yang lebih tua 1 tahun dari aldo. Dan saat itu pula aldo menaburkan pupuk kebencian untuk thomas segala sesuatu yang thomas miliki akan selalu aldo rebut dengan paksa.
***Flashback off***\*
__ADS_1
***TBC***