
~Budayakan like setelah membaca karna 1 jempol kalian sama dengan 1 dukungan buat autor❤..
Happy reading...~
Hari sudah mulai gelap namun felic tak kunjung keluar dari kamar..
"pa apa felic sakit?" tanya mama felic
"Coba mama cek ke kamarnya" jawab papa felic
Mama felic pun pergi ke kamar felic, di lihatnya felic masih tertidur.
"Panas sekali" gumam mama felic yang mengecek suhu badan felic.
"Felic bangun nak.. ayo makan dulu" ucap mama felic.
felic mengerjap2kan matanya..
"mama" ucap felic lemah.
"Makan dan minum obatmu, sebenarnya apa yang terjadi?" tanya mama felic
Felic hanya diam, dia tidak tau apa yang harus dia katakan kepada mamanya, tidak mungkin dia mengatakan yang sesungguhnya.. Kalau dia mengatakan yang sesungguhnya maka orang tuanya pasti akan meminta thomas untuk bertanggung jawab.
"Felic hanya kecapekan ma" ucap felic berbohong
"Lalu kemana saja sampai ga pulang semaleman?" mama felic bertanya lagi.
"Ma felic kemarin lupa kalau ada berkas yang belum felic selesaikan.. akhirnya felic memutuskan untuk ke perusahaan, untung disana ada baju yang baru felic beli ketinggalan, soalnya dress felic ketumpahan minuman" ujar felic panjang lebar, karna felic tidak ingin mamanya curiga.
"Apa tidak bisa di kerjakan nanti hmm" mama felic kesal mendengar ucapan putrinya.
"maa.. berkas itu sangat penting dan harus selesai tepat waktu. karna hari ini berkas itu harus di serahkan ke pak thomas." ucap felic yang lagi-lagi berbohong
"Felic baik-baik aja ma" sambung felic tersenyum.
"Sekarang bangun.. makan abis itu minum obat" ucap mama felic
Felic hanya mengangguk, dia tidak ingin membuat mamanya khawatir.
***
Thomas baru saja tiba di mansion mewahnya..
Terlihat tasya yang sedang memarahi para maid dengan nada yang sangat kasar..
"Ada apa ini" ucap thomas datar.
Tasya menoleh kearah suara, begitu juga para maid yang sedang di marahi oleh tasya
"Syukurlah pak thomas sudah pulang, huhhh" gumam salah satu maid.
"Sayang.. darimana saja? kenapa semaleman ga pulang, kamu...
"Sudahlah tasya.. aku capek" ucap thomas.
Thomas berlalu dan melewati tasya dan para maid. tasya yang melihat thomas pergi langsung mengejarnya.
"sayang aku minta maaf.." ucap tasya
"Sudah aku bilang tasya.. aku capekkk !!" bentak thomas dengan suara yang lantang.
Hal itu membuat tasya sangat terkejut, karna sebelumnya thomas tidak pernah membentaknya seperti itu. Tasya akhirnya diam membisu..
***
1 bulan kemudian.
Felic sudah kembali bekerja sejak beberapa minggu yang lalunya.. felic masih profesional dalam bekerja, dia tidak ingin masalah pribadinya dibawa ke pekerjaan.. namun sikap felic berubah menjadi sangat dingin dia tidak seperti felic yang biasanya tersenyum ramah dan ceria. hal itu membuat rekan kerjanya heran. Tapi tidak untuk thomas dia tahu benar apa yang membuat felic berubah..
Felic baru saja tiba di kantor. Dan dia tidak sengaja berpapasan dengan thomas. felic yang melihat thomas langsung memalingkan wajahnya seolah-olah dia tidak melihat thomas.
"Felic..." ucap thomas.
__ADS_1
felic langsung menghentikan langkahnya.
"apa bapak perlu sesuatu?" tanya felic
"itu... pesankan sarapan untuk saya" ucap thomas basa basi.
"Apa ada lagi?" felic bertanya kembali.
"Tidak.. dan tolong antar ke keruangan saya" minta thomas
"baik pak, kalau begitu saya permisi" ucap felic langsung meninggalkan thomas.
Thomas menatap punggung felic yang sudah menjauh..
"Maafkan aku felic" gumam thomas
Sekitar 15 menit berlalu...
tok
tok
"Masuk" ucap thomas
"pak ini sarapan anda" ternyata felic yang datang mengantar sarapan untuk thomas.
"Felic.. apa yang harus saya lakukan untuk menebus kesalahan saya?" ucap thomas
"Saya tidak ingin membahas masalah pribadi di kantor" jawab felic datar.
"Kalau begitu saya permisi" pamit felic
Thomas hanya diam setelah kepergian felic, sudah beberapa kali thomas ingin berbicara kepada felic. tetapi felic selalu menghindar darinya.. bahkan setiap ada meeting felic mengendarai mobil sendiri untuk menghindar dari thomas..
Felic tiba di ruangannya, dadanya terasa sesak ketika mengingat kejadian yang membuat dirinya terpuruk..
"hiks hikss.." felic menangis
"Apa aku resign saja?" tanya felic dalam hati..
"Iyaa.. aku harus resign, aku harus menata hidup ku kembali.." gumam felic
Keputusan felic sudah bulat, dia akan resign dari perusahaan tersebut.
Keesokkan harinya..
Pagi-pagi sekali felic sudah bangun. Setelah selesai mandi felic turun kebawah untuk sarapan.
"Pagi ma pa.." felic menyapa orang tuanya
"pagi sayang" ucap mama dan papa felic serempak.
"felic mau ngomong sesuatu" ucap felic.
"Ngomong apa?" tanya papa felic.
"Felic mau resign dari perusahaan pa" ucap felic.
Mama dan papa felic terkejut mendengar ucapan putrinya..
"Apa ada masalah?" tanya papa felic serius
Felic memaksakan diri untuk tersenyum
"Felic hanya ingin mencari suasana baru pa" jawab felic..
"Terserah kamu aja kalau memang itu keputusan mu, mama dan papa hanya bisa mendukung" ucap mama felic.
"Makasih ma pa.." ucap felic tersenyum
Setelah selesai sarapan felic langsung berangkat ke kantor..
"Pak gery.." ucap felic menepuk bahu gery.
__ADS_1
Gery yang di tepuk bahunya merasa sangat terkejut, sontak kertas yang ada di tangannya berhamburan..
Felic terkekeh melihat gery..
"Ayolah felic, ini tidak lucu" gerutu gery
"maaf.. maaf" ucap felic tersenyum
"apa aku tidak salah liat? sudah 1 bulan aku tidak melihat senyumnya" gumam gery dalam hati.
"Ada apa felic?" tanya gery
"Apa pak thomas sudah datang?" tanya felic
"pak thomas belum datang" jawab gery..
"hhm.. terima kasih" ucap felic berlalu meninggalkan gery..
"Itu aja?" gumam gery.
felic tiba di ruangannya, dia mengambil berkas yang ada di mejanya..
"Setidaknya selesaikan pekerjaan ku terlebih dahulu" gumam felic
sekitar 20 menit felic melirik jam tangannya..
"Sepertinya pak thomas sudah datang" ucap felic..
Ketika akan beranjak dari kursinya tiba-tiba kepala felic terasa pusing..
"aduhh.." felic memegang kepalanya..
"Setelah resign aku harus banyak istrihat, sepertinya anemia ku kambuh" gumam felic. dia melanjutkan langkahnya menuju keruangan thomas.
tok
tok
"Masukk" ucap thomas.
thomas menatap felic yang ada di hadapannya
"Pak saya ingin resign" ucap felic tanpa basa basi langsung menyerahkan surat resign.
Thomas terkejut mendengar ucapan felic.
"tidak bisa.." ucap thomas tegas.
"Keputusan saya sudah bulat pak, saya ingin resign" ucap felic
Thomas mengusap kasar wajahnya, dia tahu betul apa alasan felic ingin resign..
"Tolong pikirkan kembali felic" minta thomas.
"Keputusan saya sudah bulat" jawab felic
"Kalau begitu saya permisi pak.." sambung felic.
Baru saja felic melangkahkan kakinya untuk keluar, tiba-tiba kepalanya kembali terasa pusing, pandangannya sudah mulai kunang-kunang dan...
Bughhhhh
Felic jatuh pingsan, thomas yang melihat felic pingsan langsung berlari kerarah felic..
"Felicc..." teriak thomas.
TBC
***Yuhuuuu autor kembali menyapa😁
Kira-kira gimana yaa kelanjutannya??
hehe jangan lupa like dan votenya yaa***
__ADS_1