
~Budayakan like setelah membaca karna 1 jempol kalian sama dengan 1 dukungan buat autor❤..
Happy reading...~
Felic turun dari kasur.. dengan langkah gontai dia berjalan ke kamar mandi.
Di bawah guyuran air felic menangis senjadi-jadinya..
"Ya tuhan takdir macam apa ini?.. kenapa kau begitu kejam padaku.. hiks hikss.."
"Aku sekarang hanyalah gadis kotor.. hiks hiksss.."
Tanpa sadar felic sudah berjam-jam di bawah guyuran air, dia terus meratapi nasibnya..
Tiba-tiba kepala felic terasa pusing, pandangan seketika kabur dan...
BUGHHHH
Felic jatuh pingsan.
Di tempat lain ada sepasang suami istri yang merasa cemas karna putri mereka belum pulang dari semalam..
"Pa.. anak kita felic kenapa belum pulang, mama khawatir terjadi sesuatu sama felic pa" ucap mama felic yang merasa cemas
"Jangan berpikir yang aneh-aneh, mungkin felic menginap di rumah cindy" ucap papa felic mencoba tenang.
"Tapi tidak biasanya felic tidak memberi kabar" mama felic yang masih cemas.
"Kalau begitu telfon cindy ma." saran papa felic
Tanpa pikir panjang wanita itu langsung menelfon sahabat putrinya..
tutt tuttt..
"hallo tante.. ada apa pagi-pagi menelfon?" tanya cindy dengan suara khas baru bangun tidur..
"Apa felic menginap di rumah mu?" tanya wanita itu tanpa basa basi
"lahh bukannya felic udah pulang tante.. sekitar jam 9 felic udah pamit pulang sama cindy." jawab cindy.
"Tapi dia belum pulang sampai saat ini" ucap mama felic yang sudah sangat panik.
Cindy yang mendengar sahabatnya belum pulang dari semalam langsung bangun dari tidurnya...
"tante aku kesana sekarang yaa..." ucap cindy langsung memutuskan panggilan.
"Hoammmmm" thomas terbangun dari tidurnya
"Dimana aku?" gumam thomas
Ketika akan beranjak dari kasur, thomas kaget melihat dirinya tidak memakai sehelai benang apapun di tubuhnya..
"Apa yang terjadi? pakaian siapa ini?" tanya thomas yang pakaian wanita berserakan di lantai.
Thomas memungut pakaiannya, dan memakainya.. thomas hendak meninggalkan kamar tersebut namun tiba-tiba dia ingin membuang air kecil.
Dia berjalan menuju kamar mandi.. dan betapa terkejutnya dia mendapati seorang wanita tanpa busana tergeletak di lantai dengan guyuran air yang masih menyala.. Tubuh wanita sudah sangat pucat..
Thomas segera mematikan airnya, dan dia membalik tubuh wanita yang tergeletak tersebut, dan lagi-lagi thomas terkejut melihat wajah wanita itu..
"Fe.. fe.. feliccc" ucap thomas terbata-bata
thomas mengangkat tubuh felic yang sudah sangat pucat itu ke kasur dan menyelimutinya.
"Felic.. felicc.." teriak thomas
Thomas mematikan mesin pendingin yang ada di ruangan itu
__ADS_1
Kini thomas bergulat dengan pikirannya.. dan bertanya-tanya apa yang telah dia lakukan
Dan timbul setitik ingatan thomas, dia ingat semalam dia bercinta dengan seorang wanita di saat dia sedang mabuk berat..
"A.. aku, apakah aku menodai felic?" thomas menarik rambutnya sendiri.
Sekitar 15 menit menunggu akhirnya felic membuka matanya..
"Felic" ucap thomas.
Felic menatap takut kepada thomas. Perlahan thomas mendekat ke arah felic..
"Ja.. jangan mendekatttt !!" teriak felic
"Felic maafkan aku, aku akan bertanggung jawab" ucap thomas.
"Kenapa.. kenapa.. bapak lakuin ini? saya sudah menolak tapi bapak terus memaksa saya.. hikss hikss" teriak felic dengan air mata yang sudah mengalir deras.
"Seharusnya kamu tidak menolong ku felic" ucap thomas
"Bapak benarrr !!! seharusnya saya tidak menolong bapak.. dan semua ini tidak akan terjadi.. Saya MENYESALL !!!" felic sakit hati mendengar ucapan thomas..
"Aku minta maaf felic.. aku akan bertanggung jawab.." ucap thomas
"Apa bapak sudah gila? bapak ingin saya di juluki sebagai seorang pelakor? apa itu yang bapak mau HAhh!!"
Thomas mengusap kasar wajahnya, dia tidak tau lagi harus bagaimana. Apa yang di katakan felic itu benar.
Tok tok tok..
Thomas berjalan kearah pintu.
"Ini pak pesanannya" seseorang mengantarkan pesanan thomas.
"terima kasih" ucap thomas..
"Ini pakailah" ucap thomas kepada felic
Felic diam tidak menanggapi ucapan thomas.
"Pakailah.. pakaian mu sudah robe...
Belum thomas menyelesaikan ucapannya, felic sudah menyambar paper bag tersebut.
"Keluar.." ucap felic
Tanpa bertanya thomas keluar dari kamar itu
Sekitar 10 menit felic keluar dari kamar itu..
"Saya antar" ucap thomas.
"Tidak perlu... dan saya minta sama bapak anggap semua ini tidak pernah terjadi, begitu juga saya sebaliknya, saya akan menanggap ini kesialan yang harus saya tanggung seumur hidupnya" ucap felic lalu pergi meninggalkan thomas yang masih mematung.
Thomas sadar dari lamunannya langsung mengejar felic namun felic sudah masuk ke dalam taxi. thomas menatap taxi yang sudah menjauh
"Felic maafkan aku" gumam thomas.
Didalam taxi felic tidak kuasa lagi menahan air matanya.
"Aku harus bagaimana sekarang..? apa yang harus aku katakan kepada mama papa?." gumam felic
"takdir kenapa begitu kejam kepadaku" air mata felic tak henti-hentinya mengalir.
***
tok tok tok...
__ADS_1
Mama felic yang mendengar ketukan pintu, langsung berlari dan berharap yang mengetuk pintu tersebut adalah putrinya.
"Tantee.." ucap cindy
"Cindy.." raut wajah wanita tampak kecewa.
"Tantee maafin cindy, seharusnya cindy tidak membiarkan felic pulang sendirian.. cindy sudah mengatakan kepada felic, cindy akan mengantarnya tapi dia menolaknya.. hiks hikss" ujar cindy yang sudah menangis di pelukan mama felic
"Ma..."
Cindy dan mama felic menoleh kearah suara tersebut.
"Felic." ucap cindy dan mama felic serentak.
"Sayang kamu darimana saja? kenapa tidak pulang? kenapa tidak mengabari mama?" mama felic yang menghujani felic dengan banyak pertanyaan.
"Ma, aku ngantuk.. nanti aku akan jelaskan" ucap yang lalu meninggalkan mamanya dan cindy..
Mama felic dan cindy saling menatap, mereka bertanya-tanya apa yang terjadi kepada felic.
Sesampainya di kamar felic langsung menghempaskan tubuhnya di kasur, dan lagi felic menangis tanpa suara..
'Charleston Group'
Thomas baru saja tiba di kantor, dia tidak langsung pulang ke mansionnya.
Di pikiran thomas saat ini hanya ada felic.
"Apa dia baik-baik saja sekarang? bagaimana kondisinya sekarang" gumam thomas..
"Pagi tuan" sapa gery.
"Hhm" jawab thomas.
"Tuan saya sudah mendapatkan apa yang tuan inginkan." ucap gery
Namun tak ada tanggapan apapun dari thomas, gery merasa heran melihat thomas, karna tidak biasanya thomas melamun.
"Tuann" panggil gery
"Letakan di meja" ucap thomas yang sadar dari lamunannya.
Gery meletakan sebuah map di meja thomas
"Dimana felic?" tanya thomas
"Felic belum datang tuan, tidak biasanya dia telat." ucap gery
"Apa yang harus aku lakukan" gumam thomas.
"Apa perlu saya telfon tuan?" tanya gery.
"Tidak perlu kembalilah keruangan mu, dan handle semua pekerjaan felic" ucap thomas
"Baik tuan.. kalau begitu saya permisi" pamit gery.
Thomas hanya mengangguk..
TBC
***Bagimana kelanjutannya?😲
Penasaran ga? autor juga penasaran apa yang akan terjadi selanjutnya😲
Jangan lupa dukung autor yaa like & votenya..
Supaya autor makin semangat buat up eps selanjutnya☺***
__ADS_1