My Dangerous Boy

My Dangerous Boy
Part 27 - The Truth About That Night (3)


__ADS_3

Perkataan tersebut cukup mengejutkan bagi Shella. Gadis itu tampak membeku selama beberapa detik di tempatnya dan sama sekali tidak mengedipkan matanya. Lidahnya tiba-tiba terasa kelu untuk membalas kembali pernyataan lelaki tersebut.


Shit.


"Jangan berbohong padaku," ujarnya dengan nada yang rendah.


"Aku bukan seorang pembohong."


Gadis itu kembali menggigit bibir bawahnya, lalu menatap ke arah Zavier yang sedang berusaha untuk duduk di atas sofa. C'mon, sepertinya pria itu terlalu banyak bertingkah. Memangnya itu sakit?


"I see, tapi kau tetaplah seorang pria yang jahat bagiku," ucap Shella dan menatap tajam ke arah pria tersebut.


"Kau bilang orang itu adalah adikmu, jadi menurutku sikap kalian sama saja. Bersaudara itu pasti akan tetap memiliki kelakuan yang sama walaupun masih ada perbedaannya sedikit," tambah Shella lagi yang membuat Zavier langsung menatapnya dengan tatapan jengah.


"Tolong jangan samakan diriku dengan si gila itu. Dan ada satu hal lagi yang ingin kuberi tahu padamu, bahwa tidak semua orang yang bersaudara akan memiliki sikap yang sama pula," elak Zavier panjang lebar kemudian menghela napas.


"Menurut pendapatmu begitu, tetapi tidak dengan pendapatku. Menurutku, kalian berdua sama saja."


Zavier memicingkan matanya dan menatap ke arah Shella dengan berusaha untuk tetap menahan kekesalannya yang sudah berada di puncak.


Apa? Padahal dirinya itu terlihat sangat berbeda sekali dengan Christian, tetapi Shella malah mengatakan bahwa ia sama brengseknya dengan adiknya sendiri.


C'mon!


"Lihat saja, warna mata kalian sama coklatnya, lalu sikap kalian juga sama brengseknya. Ah, tapi menurutku, adik kandungmu terlihat lebih tampan, lebih keren dan lebih baik di depan mataku. Tidak sepertimu yang sungguh jahat, mesum, cabul, memiliki wajah yang jelek, setan, tidak berperasaan, bodoh, dan gila," ujar Shella sembari mengarahkan jari telunjuknya ke arah Zavier yang tampak memutar bola matanya lagi.

__ADS_1


"Kau terlalu memburukkan pacar sendirimu yang tampan ini. You know girl, you really broke my heart now." Zavier mengarahkan tangannya dan menunjuk ke arah dimana hatinya terletak. Sedangkan mata coklatnya terlihat menunjukkan rasa sakit hati yang amat dalam. Cuma berpura-pura..


Melihat itu, hati Shella langsung mencelos karena tingkah laku Zavier yang sungguh menjijikan di depan matanya.


Sialan pria ini.


"Kau bukan pacarku. Camkan itu," seru Shella.


Setelah mengeluarkan ucapannya itu, ia langsung memfokuskan pandangannya ke arah ponsel yang sedari tadi ia genggam dan membuka salah satu game kesukaannya. Tangannya dengan lincah memainkan game itu hingga membuat Zavier mendesah jengkel karena merasa diabaikan.


Pria itu beralih menatap ke arah laptopnya dan mengikuti kelakuan Shella. Ia juga ikut-ikutan menatap serius ke arah pekerjaannya yang ditampilkan oleh laptop tersebut. Grafik naik turun yang selalu membuat dirinya pusing itu langsung diamati olehnya seserius mungkin.


Astaga, ia tidak tahan.


Geez, dasar.


5 menit telah berlalu, Zavier masih tidak bicara.


Dilanjuti dengan 10 menit..


15 menit..


20 menit..


Tidak sabar lagi, Mata Zavier akhirnya melirik sedikit ke arah Shella, dan tampaknya perempuan itu masih betah dan serius bermain game. Sial, dirinya benar-benar diabaikan hingga sedemikiannya.

__ADS_1


Okay, ia juga bisa.


Matanya kembali beralih menatap ke arah laptopnya, kemudian bergerak membuka sebuah aplikasi dan mencari hot news sebagai bahan bacaannya.


Perempuan itu benar-benar seorang iblis. Setelah apa yang dia lakukan tadi ke hartanya, Shella malah bertingkah seenaknya saja sekarang. Oh lord, sungguh buruk nasibnya demi Tuhan.


Bisa-bisanya Shella mengatakan bahwa dirinya adalah seorang iblis neraka yang sebenarnya. Itu membuatnya harus menahan kesal setengah mati.


Zavier tidak tahu apakah dirinya harus berdoa agar ia masih bisa selamat dengan harta pusakanya yang terus mendapatkan tendangan-tendangan menyakitkan baginya.


Dan jika saja tendangan itu masih berlanjut, mungkin saja besok akan ada berita konyol terbaru yang muncul dengan berjudul 'Seorang Lelaki Dinyatakan Telah Meninggal Di Rumah Sakit Karena Benda Miliknya Terus Ditendang Oleh Pacarnya Sendiri'.


Sungguh ***** dan memalukan.


Zavier menopang dagunya dengan tangan kirinya sembari memandang malas ke arah benda bercahaya di depannya. Matanya dengan cepat mencari-cari berita menarik yang akan dibacanya, hingga akhirnya tangan kanannya berhenti menscroll ketika menemukan sesuatu.


Wait.... bukan sesuatu menarik, tetapi sesuatu yang sungguh mengejutkan baginya.


What the ****.


Dengan cepat Zavier langsung membuka berita tersebut yang berjudul 'Sebuah Video Dari Rekaman CCTV Di Jalan Menampakan Bagaimana Seseorang Yang Di Ketahui Adalah Seorang Dosen Tengah Menolong Seorang Mahasiswa Yang Nyaris Ditabrak Oleh Mobil Bersedan Hitam'.


It's like a nightmare.


6 May 2020

__ADS_1


__ADS_2