
Sekarang aku mau tanya, apa yang kau dapatkan ketika kau merasa bahwa apa yang terjadi dengan mu itu tidak adil?"
Diandra langsung terdiam atas pertanyaan yang kini Louis ajukan terhadapnya.
"Ya Diandra tidak bisa berbuat apa - apa mas."
" Nah tepat sekali apa yang kau katakan."
"Jadi untuk apa kau harus memikirkan nya lagi? yang saat ini kau lakukan hanya mendapatkan pekerjaan lain."
"Iya mas Diandra juga tau, tapi kan Diandra itu hanya wanita biasa, tidak punya gelar, dan bukan siapa - siapa."
"Lalu ada masalah dengan itu?"
Diandra langsung menganggukkan kepalanya...
"Tentu saja ada mas, tidak akan ada yang mau menerima Diandra untuk bekerja di perusahaan nya."
"Tapi aku mau menerima mu Kembali bekerja bersama dengan ku Diandra."
Deg
Seketika itu juga es yang sedang Diandra telan langsung masuk ke tenggorokan nya dengan sempurna.
"Ya mas Louis kan sudah mengenal Diandra mas."
Louis kembali tersenyum dengan perkataan Diandra.
__ADS_1
"Ya tepat karena aku sudah mengenal mu, jadi intinya kau tidak boleh berkecil hati dengan apa yang ada pada mu saat ini, yang kau perlukan adalah berusaha dengan baik."
"Kau juga harus ingat apapun latar belakang pendidikan kita, Tuhan sudah menyiapkan rejeki nya masing masing untuk kita, Tuhan tidak memandang apa yang ada pada kita, namun Tuhan melihat sejauh mana kita bisa di percaya soal rejekinya itu dan bagaimana kita bisa mengelola nya dengan baik."
Rasa haru datang dari dalam diri Diandra ketika mendengarkan apa yang dikatakan Louis kepada.
"Terima kasih mas Louis telah memberikan aku masukkan yang sangat berharga ini."
"Sama - sama Diandra."
"Bagaimana dengan perkembangan kasus mas Louis saat ini?"
Louis langsung terdiam dengan pertanyaan dari Diandra, matanya menatap tajam ke arah Diandra seakan - akan ingin mengatakan sesuatu tapi belum waktunya untuk dikatakan saat ini.
"Semua masih di dalam penyelidikan kepolisian Diandra."
"Amin, terima kasih Diandra."
"Hari ini aku akan ke pantai lagi, kau mau ikut?"
"Pantai mas?"
"Iya pantai, namun kali ini aku akan menginap di hotel di dekat sana."
"Menginap?"
Dengan cepat Louis langsung menganggukkan kepalanya.
__ADS_1
"Ya menginap, cukup melelahkan jika pergi ke pantai tanpa menginap."
"Oh begitu."
"Jadi bagaimana, apa kau mau ikut? jika kau ikut aku akan memesan satu kamar lagi untuk mu, karena tidak mungkin juga kan kita tidur di dalam satu kamar?"
Louis langsung tersenyum sambil mengatakan hal tersebut kepada Diandra.
"Hmm Diandra senang mas ke pantai, terus hari ini kakek Surjono juga mungkin akan menginap di rumah bude Anindita, tapi kalau menginap di pantai entah apakah Diandra bisa mendapatkan izin atau tidak mas."
"Mau aku yang menghubungi kakek Surjono?"
"Mas Louis mau?"
"Tentu saja, mana nomor ponselnya.
"
Seketika itu juga Diandra langsung memberikan nomor ponsel kakek Surjono kepada Louis.
Louis yang merupakan laki - laki dewasa langsung meminta izin kepada kakek Surjono melalui ponselnya...
"Baik kek terima kasih, dan selamat siang."
Setelah mendapatkan apa yang dinginkan Louis segera menutup panggilan telepon nya itu.
Hai Hai pembaca novel Nona Diandra, terima kasih sudah setia sampai bab ini.
__ADS_1
Jangan lupa voter, like yang banyak yah agar author nya semangat. Yuk lanjut bab selanjutnya yah😘