NONA DIANDRA

NONA DIANDRA
IKUT AKU PULANG


__ADS_3

Setelah selesai mengatakan hal tersebut Louis segera pamit pulang.


Kini di dalam otaknya sudah ada beberapa rencana yang bisa untuk menangkap pelaku asli dari video porno tersebut.


Dengan tangan yang mengepal Louis langsung berjalan meninggalkan ruangan Dimas dan kembali lagi ke depan.


Tanpa terasa percakapan mereka berlangsung sampai hari mulai sore.


Louis melihat Diandra di parkiran motor dengan memandang motor kesayangannya itu.


"Ada apa Diandra?"


Louis mengatakan hal tersebut sambil mendekatkan diri ke arah Diandra.


"Entahlah mas Louis, motor ku tidak mau menyala, Padahal aku mau pulang."


Diandra mengatakan hal tersebut sambil kembali memandang motor kesayangannya.


"Coba aku lihat yah."


Dengan cepat Louis mendekatkan diri ke arah motor Diandra dan melihatnya.


"Ini bensinya yang habis Diandra."


"Ah seperti itu, iya mas tadi aku buru - buru jadi tidak sempat isi bensin, terima kasih ya mas Louis."


"Terus kau mau pulang naik apa?"


"Hmm paling Diandra akan pulang sambil mendorong motor ini sampai ke pom bensin mas."


"Pom bensin?"

__ADS_1


Louis langsung mengernyitkan dahi ketika mendengarkan hal itu.


Dan dengan cepat Diandra langsung menganggukkan kepalanya.


"Ya mas pom bensin."


"Kau sadar apa yang kau katakan itu?"


"Memangnya ada apa mas?"


" Apakah kau sadar jika pom bensin dari cafe ini sangat jauh?"


Diandra langsung terdiam mendengarkan ucapan Louis, kini pandangan matanya tertuju kepada Louis dan juga kepada sepeda motor kesayangannya itu.


"Tidak apa - apa mas, biar Diandra sekalian olahraga."


Louis langsung menggelengkan kepalanya saat mendengarkan perkataan Diandra.


Diandra kini hanya bisa tersenyum dengan semua perkataan yang Louis ucapkan.


"Begini saja, kau ikut aku pulang, lalu besok pagi kau kemari dengan ojek online sambil membawa botol berisi bensin, bagaimana?"


Deg


Sungguh kini Diandra semakin terdiam dengan semua hal yang dikatakan oleh Louis.


Satu penyelesaian yang didapatkan jauh dari apa yang dia bayangkan.


"Ikut pulang dengan mas Louis?"


"Ya ikut pulang dengan ku, mobil ku tidak akan menjadi sempit dengan kehadiran mu bukan?"

__ADS_1


Louis mengatakan hal tersebut sambil tertawa menganggap itu sebagai lelucon semata.


"Tapi mas, apakah nanti tidak merepotkan mas Louis ?"


Dengan cepat Louis langsung menggelengkan kepalanya ketika Diandra mengatakan hal tersebut.


"Sama sekali tidak Diandra, kecuali mobil ku mogok juga dan aku mengajak mu untuk ikut mendorong mobil ku ini."


Louis kembali tersenyum dengan perkataannya sendiri.


"Baiklah mas, aku ambil tas ku dulu yah ke dalam."


"Ya sudah cepat yah Diandra."


"Ya mas.


Setelah mengatakan hal tersebut Diandra segera berlari masuk ke dalam cafe dan Louis hanya memandangi nya saja.


Sungguh memandang Diandra saat ini menjadi hal yang menghibur hatinya.


"Sudah ayo mas."


Dengan cepat dan dengan nafas yang tersengal-sengal Diandra kembali lagi ke hadapan Louis.


"Aku sedang tidak menyuruh mu untuk mengikuti lomba lari, jadi kau tidak perlu sampai seperti ini Diandra."


"Ya mas, Diandra hanya tidak ingin mas Louis menunggu Diandra terlalu lama."


Hai Hai pembaca novel Nona Diandra, terima kasih sudah setia sampai bab ini.


Jangan lupa voter, like yang banyak yah agar author nya semangat. Yuk lanjut bab selanjutnya yah😘

__ADS_1


__ADS_2