NONA DIANDRA

NONA DIANDRA
ULANG TAHUN


__ADS_3

Louis mengatakan hal tersebut di dalam hatinga dan tiba - tiba saja terlintas satu wajah gadis yang saat ini sedang berada di rumahnya.


"Astaga Louis apa yang kau pikirkan sebenarnya? aku sedang membayangkan wajah Lydia, kenapa yang muncul kini wajah Diandra."


Sambil memijit - mijit kepalanya Louis mengatakan hal tersebut.


Malam hari ini pada akhirnya Louis menemani Lydia di rumah duka, sesekali Louis melihat arlogi di tangan kanannya dan tiba - tiba saja dia berharap waktu cepat untuk berlalu.


"Selamat pagi dunia."


Pagi ini Diandra bangun dari tidur panjangnya dan langsung mengatakan hal tersebut, dengan segera Diandra merapikan tempat tidur dan langsung berdoa sebelum memulai aktivitas sehari - harinya.


"Kakek telepon?"


Diandra yang mendengar ada dering di ponsel dan begitu melihat nama kakek Surjono sungguh merasa heran karena baru kali ini Diandra mendapatkan telepon pagi - pagi dari Kakek Surjono.


"Halo kek selamat pagi, ada apa kek tumben telepon Diandra pagi - pagi seperti ini?"


"Nduk, selamat ulang tahun ya nduk."


Deg

__ADS_1


Seketika Diandra langsung terdiam dengan perkataan kakek Surjono di telepon, Diandra lupa pada ulang tahun nya sendiri pagi ini.


"Ah iya kek, terima kasih ya kek."


"Sama - sama nduk, bagaimana keadaan kamu disana nduk?"


Deg


Diandra kembali terdiam ketika kakek Surjono menanyakan keadaan nya saat ini, sungguh seketika Diandra bingung apa yang harus dia katakan kepada kakek Surjono, karena sampai saat ini sang kakek tidak mengetahui jika Diandra telah selesai operasi, dan masih berobat jalan.


"Diandra sehat kek, Diandra baik - baik saja."


Rasa sedih tiba - tiba masuk ke dalam relung hati Diandra yang paling dalam, saat kakek Surjono menyebutkan nama Louis, ya nama yang akhir - akhir mulai masuk ke dalam hati Diandra.


"Amin kek, kakek jaga kesehatan disana yah, kalau kakek butuh apa - apa langsung hubungi Diandra."


"Ya nduk, kakek melihat mu bahagia saja wes seneng."


Deg


Rasa sedih mulai menggelayuti hati Diandra saat kakek Surjono mengatakan hal tersebut lewat ponsel.

__ADS_1


"Ya wes nduk selamat beraktifitas yah, Tuhan menyertai mu nduk."


"Iya kek, terima kasih."


Setelah Diandra mengatakan hal tersebut, sambungan telepon dengan sang kakek pun langsung terputus.


Diandra yang masih di atas tempat tidur langsung berdiri dengan perlahan dan berjalan menuju sisi jendela.


Dengan perlahan Diandra membuka jendela tersebut dan menghirup udara pagi dengan menarik nafasnya dalam - dalam.


"Selamat ulang tahun Diandra, hari ini usia mu sudah bertambah satu tahun, terima kasih Tuhan Engkau selalu bersama dengan Diandra dan tidak pernah meninggalkan Diandra."


Selesai mengucapkan hal tersebut Diandra kembali memandang taman dari sisi jendela kamarnya.


Tuhan apakah aku boleh meminta satu hal yang spesial di hari ulang tahun ku ini? Tuhan saat ini seperti nya aku sudah mulai menaruh hati kepada mas Louis, Tuhan jika boleh aku ingin dekat dengan mas Louis, dan jika memang dia ada pasangan ku dekatkan kami ya Tuhan."


Satu doa yang di ucapkan oleh Diandra pada hari ulang tahunnya, permohonan doa yang sangat sederhana yang Diandra ucapkan hari ini


Permohonan doa tentang seseorang laki - laki yang sebelumnya tidak pernah dia ucapkan sama sekali.


"Ibuk, bapak, Diandra kangen, buk Diandra tidak mau memiliki cerita cinta seperti ibuk."

__ADS_1


__ADS_2