NONA DIANDRA

NONA DIANDRA
KEHILANGAN SAHABAT


__ADS_3

Diandra sangat kaget atas reaksi Merry yang hari ini sangat murka, Merry sahabatnya tersebut sangat marah dengan keputusan sepihak dari Dimas.


"Mer jangan, aku mohon jangan Mer."


Diandra kini malah mencoba menenangkan emosi Merry.


"Aku mohon jangan,. aku sudah menerima keputusan pak Dimas, jadi akan menjadi hal yang dia - sia ketika kau menghadapi nya nanti."


Merry langsung terdiam dengan semua hal yang Diandra katakan kepadanya.


"Baiklah jika memang itu keputusan mu, namun satu hal yang ingin aku katakan kepada mu.x


Merry mengatakan hal tersebut dengan menatap tajam ke arah Diandra.


"Apa Mer?"


"Aku kecewa Diandra, ya kecewa kepada mu."


Sungguh satu pengakuan yang sangat mengejutkan dari Merry yang sangat mengejutkan Diandra.


"Kecewa Mer? apa yang membuat mu kecewa kepada ku? apa salah ku Mer?"


"Kau tanya salah mu?"

__ADS_1


"Ya."


"Kau tidak menghargai aku!"


Sungguh kali ini ucapan Merry sangat membuat Diandra bingung.


"Di dalam hal apa aku tidak menghargai mu Mer?"


"Kau ingat saat kau datang kembali ke Jogyakarta? kau tidak memiliki apa - apa, kau terpuruk dan kau menangisi laki - laki itu."


"Kau ingat siapa yang menolong mu saat itu?"


"Ya hanya aku yang menolong mu, hanya aku yang datang ke terminal dengan panas - panas, hanya aku yang memberikan mu pinjaman uang yang sampai saat ini belum kau kembalikan."


Deg


"Mer, maafkan aku, sungguh aku tidak pernah berpikir sedikit pun tentang ini, aku kira kita teman baik Mer, aku kira kau sahabat yang bisa aku andalkan."


Merry yang mendengarkan perkataan Diandra kini hanya tersenyum sinis.


"Ya itu yang kau kira, aku kira pun juga seperti itu pada awalnya."


"Lalu kenapa Mer?"

__ADS_1


"Ya kau pergi lagi dengan laki - laki itu, kau tidak mendengarkan apa yang aku katakan, kau gampang sekali luluh dengan nya lagi, kau sama sekali tidak menganggap ku teman!"


Deg


Detik itu juga Diandra mengerti bahwa Merry adalah orang yang ingin memiliki.


"Mer maafkan aku jika mungkin kelakuan ku mendukakan hatimu yah."


"Ya aku akui pada saat aku datang kepada mu itu aku masih di dalam keadaaan terpuruk."


"Namun hal menyebabkan hal itu terjadi karena pada awalnya aku tidak bisa menerima keputusan mas Louis, pertama kali aku jatuh cinta dan mengalami penolakan."


"Saat itu aku masih belum bisa mengendalikan emosi ku sendiri."


Selesai mengatakan hal tersebut Diandra kembali diam.


"Dan satu hal lagi Mer, aku menyelesaikan hal ini secara dewasa dengan mas Louis, bukan berarti ketika dia menolak ku aku tidak bisa menjadi teman baiknya lagi."


"Namun yang perlu aku lakukan adalah aku harus memiliki pengendalian diri akan hati ku, aku menjaga hati ku."


"Apa yang aku alami saat itu bukan kesalahan mas Louis, namun aku yang harus belajar menerima dan belajar mengerti."


"Jadi jika karena hal ini dan pada akhirnya kita tidak bisa menjadi teman baik lagi, aku terima keputusan mu dan aku akan mencoba menghargai nya Mer."

__ADS_1


Hai Hai pembaca novel Nona Diandra, terima kasih sudah setia sampai bab ini.


Jangan lupa voter, like yang banyak yah agar author nya semangat. Yuk lanjut bab selanjutnya yah😘


__ADS_2