NONA DIANDRA

NONA DIANDRA
PRIA BERBAJU KUNING


__ADS_3

Sungguh perkataan demi perkataan Diandra kini betul - betul bisa menyejukkan hati Louis.


"Jadi kau tidak malu pergi dengan ku?"


"Malu? untuk apa Diandra malu mas?"


"Ya kau malu pergi dengan laki - laki seperti ku, laki - laki yang telah membawa banyak wanita di dalam kehidupan nya."


"Laki - laki yang saat ini sedang ramai dibicarakan oleh media karena kasus video pornonya."


Diandra kembali tersenyum dengan perkataan Louis.


"Sama sekali tidak mas."


Senyum manis dan tulus yang Diandra miliki kini mampu memberikan ketegasan kepada Louis bahwa memang benar Diandra bisa menerima dirinya dan tetap ingin menjadi teman apapun yang terjadi dengan Louis.


"Kenapa Diandra?"


"Anu mas angin laut ternyata dingin yah."


Diandra mengatakan hal tersebut sambil memeluk tubuhnya sendiri.


"Ya pasti angin laut itu pasti kencang Diandra."


"Iya mas, maklum Diandra baru pertama kali pergi ke pantai di waktu malam mas, jadi Diandra belum terbiasa."


"Bukan salah mu Diandra, aku yang telah mengajak mu kemari."


"Ayo kita pulang, jaket mu masih ada di mobil ku nanti kau bisa menggunakan nya agar tubuh mu tidak dingin lagi."

__ADS_1


"Iya mas."


"Namun sebelum itu ikut aku sebentar yah."


"Kemana mas ?"


"Ke tempat yang aku ceritakan tadi."


"Ah baiklah mas."


"Jadi ayo kita pergi tunggu apa lagi."


Louis yang sudah dulu berdiri segera mengulurkan tangan nya untuk membantu Diandra berdiri.


"Terima kasih mas Louis."


"Sama - sama Diandra."


"Mas maaf yah Diandra harus memegang tangan mas Louis, di depan sana gelap mas Diandra takut jatuh."


Dengan polos Diandra meminta izin terhadap Louis ketika Diandra menggenggam tangan nya.


"Kau ini seperti dengan siapa saja Diandra, tanpa kau mengatakan hal itu aku juga bisa mengerti, ayo pulang."


"Iya mas Louis."


Dan Diandra dengan kuat memegang tangan Louis agar tidak jatuh.


Lautan pasir pantai selatan yang gelap membuat Diandra harus melakukan hal tersebut.

__ADS_1


"Mas kita akan ke arah mana?"


Malam ini di mobil Diandra mengatakan hal tersebut karena Louis melajukan mobilnya masuk ke dalam satu desa yang jauh dari keramaian kota.


"Ke tempat itu Diandra."


Mendadak Louis menghentikan mobilnya tak jauh dari warung kopi dan Louis mengamati kegiatan mereka dari dalam sana.


"Kau lihat pria yang menggunakan kaos hitam dan memakai topi itu?"


Louis mengatakan hal tersebut sambil menunjukkan satu pria yang saat ini sedang asyik mengobrol dengan teman - temannya di warung kopi.


"Laki - laki ini yang saat ini sedang aku cari."


"Apa hubungannya dengan kasus mas Louis?"


"Karena besar kemungkinan dari tangan laki - laki itulah aku bisa mengetahui otak di balik akan hal yang terjadi."


Diandra yang sudah paham kini hanya bisa mengangguk angguk kan kepalanya.


"Ya mas Diandra mengerti."


Dan setelah mengatakan hal tersebut Louis mengambil ponselnya yang sangat canggih dari ponsel tersebut Louis langsung mengambil foto laki -laki yang di maksud.


"Sudah selesai, ayo kita pulang Diandra."


"Ya mas."


Setelah mengatakan hal tersebut Louis langsung kembali melajukan mobilnya kembali ke arah jalan raya.

__ADS_1


Hai Hai pembaca novel Nona Diandra, terima kasih sudah setia sampai bab ini.


Jangan lupa voter, like yang banyak yah agar author nya semangat. Yuk lanjut bab selanjutnya yah😘


__ADS_2