NONA DIANDRA

NONA DIANDRA
MALAM YANG ANEH


__ADS_3

Tidak perlu aku masih kuat, jadi kau pakai saja jaket mu lagi."


Louis langsung menolak pemberian dari Diandra.


"Mas maafkan jika kali ini Diandra harus memaksa mas Louis untuk memakai jaket ini, sekarang dingin mas, dan mas Louis ada di depan."


"Diandra mohon kepada mas Louis sekali ini saja untuk mendengarkan apa yang Diandra katakan yah."


Tatapan Diandra yang memohon pada akhirnya membuat Louis mengambil jaket yang diberikan.


"Ayo, hujan sudah reda."


Tanpa menoleh ke arah Diandra Louis mengatakan hal tersebut kepadanya.


"Terima kasih mas Louis."


Itu yang Diandra katakan dengan perlahan ketika Louis pada akhirnya mengambil jaket yang diberikan oleh Diandra.


Jalanan malam pada hari ini menjadi teman pengantar antara Louis dan Diandra yang sejak tadi masih diam membisu tanpa kata.


"Mas berhenti, ini sudah sampai di rumah Diandra."


Pada akhirnya sepeda motor tersebut berhenti di salah satu rumah sederhana yang Diandra sangat cintai dan tepat di saat yang sama satu laki -laki paruh baya keluar dari balik pintu utama.

__ADS_1


"Nduk baru pulang?"


"Malam kek, iya kek Diandra baru pulang, tadi bertemu keluarga mas Louis di Malioboro dan Diandra diajak makan malam bersama kek."


Diandra yang kini sudah turun dari sepeda motor berusaha untuk memberikan penjelasan kepada sang kakek kenapa malam ini di pulan terlambat.


"Walah iya tidak apa - apa nduk, mas Louis terima kasih sudah mengajak cucu ku ini makan malam bersama yah."


Louis yang kini sudah berdiri di samping Diandra langsung mendengarkan perkataan kakek Surjono.


"Iya kek, sama - sama."


"Sampaikan salam kepada bapak dan ibu yah mas Louis."


Seketika itu juga kakek Surjono langsung melihat pakaian Louis bagian depan yang masih basah.


"Nduk, mas Louis di buatkan jahe hangat dulu yah, itu pakaiannya basah, kamu ada kan nduk kaos yang besar? jika ada bisa di pinjamkan kepada mas Louis dulu."


Deg


Diandra langsung terdiam dengan semua perkataan kakek Surjono.


"Tidak perlu repot - repot kek, saya langsung pulang saja."

__ADS_1


"Jangan mas Louis, sebaiknya istirahat sebentar disini, nanti biar dibuatkan jahe panas sama Diandra, baju mas Louis juga basah, nanti di ganti dulu dengan baju yang kering."


Louis kini hanya bisa memandang kakek Surjono, sungguh saat ini sebenarnya dia ingin cepat - cepat kembali pulang.


Namun dirinya tidak enak untuk mengatakan hal yang sebenarnya terhadap kakek Surjono.


"Anggap saja ini sebagai ucapan terima kasih dari kami mas Louis."


Dan pada akhirnya Louis hanya bisa menganggukkan kepala ketika kakek Louis mengatakan hal tersebut kepadanya, sungguh saat ini Louis tidak bisa menolak nya lagi.


"Ya wes nduk cepat ambil kaos kering dan buatkan wedang jahe panas untuk mas Louis."


Diandra yang hari ini seakan - akan tidak percaya atas semua hal yang dia alami pada akhirnya memilih untuk tetap diam dan mengerjakan semua perintah kakek Surjono.


"Baik kek, mas Louis tunggu sebentar yah."


Louis yang sudah kehabisan kata - kata kini hanya bisa menganggukkan kepalanya saja.


Sungguh malam hari ini bagi Diandra dan Louis hal ini terasa sangat aneh.


Hai Hai pembaca novel Nona Diandra, terima kasih sudah setia sampai bab ini.


Jangan lupa voter, like yang banyak yah agar author nya semangat. Yuk lanjut bab selanjutnya yah😘

__ADS_1


__ADS_2