NONA DIANDRA

NONA DIANDRA
TERJEBAK


__ADS_3

Vivian mengatakan hal tersebut sambil membelai pelan wajah Louis.


"Bawa dia ke hotel A sekarang."


"Baik mbak."


Beberapa pengawal yang kini sudah berdiri di hadapan Vivian langsung mendapatkan perintah tersebut.


Malam hari ini Louis yang keadaan pingsan di bawa masuk ke dalam salah satu kamar di hotel A, hotel yang terletak di salah satu pusat kota Jakarta.


"Taruh saja di atas tempat tidur, lalu setelah itu kalian boleh pergi."


Vivian yang telah sampai ke hotel A segera memberikan perintah untuk para pengawal menaruh Louis yang saat ini sudah tidak berdaya lagi, setelah tugas mereka selesai, dengan cepat para pengawal segera meninggalkan kamar hotel yang telah di pesan oleh Vivian.


"Sayang sebentar lagi kau akan bangun dan akan sangat menginginkan aku."


Setelah mengatakan hal tersebut Vivian mulai melepaskan satu per satu pakaian yang telah dia gunakan dan di saat yang bersamaan Louis membuka ke dua matanya..

__ADS_1


"Dimana ini? kepala ku sakit sekali."


Louis yang baru setengah sadar mengatakan hal tersebut sambil memegang kepalanya yang terasa sakit.


Sejenak kemudian ke dua mata Louis memandang satu sosok wanita yang kini berdiri di hadapan nya dengan tidak menggunakan satu helai pakaian.


"Kau, untuk apa kau ada disini? dan apa yang kau lakukan ini?"


Dengan tenang Vivian melangkahkan kaki mendekat ke arah Louis.


"Aku malam ini akan memberikan diri ku untuk mu."


Dengan suara yang tegas Louis mengatakan hal itu, namun Vivian seakan - akan tidak peduli dengan apa yang Louis katakan


Dengan cekatan Vivian terus maju dan mulai memberikan sentuhan demi sentuhan kepada Louis, Louis yang sedang terpengaruh oleh obat tidak bisa menahan godaan yang ada di depan matanya pada malam hari ini.


Dan pada akhirnya terjadilah permainan panjang yang sangat panas di atas tempat tidur di dalam hotel A tersebut.

__ADS_1


Permainan panas dan panjang oleh ke dua insan yang sudah tidak ingat lagi akan perasaan bersalah..


Permainan panjang yang pada akhirnya akan menjadi awal dari setiap masalah yang sebentar lagi akan terjadi.


"Halo, iya semua sudah seperti apa yang kau kehendaki, laki - laki yang kau inginkan sudah masuk ke dalam perangkap Harimau liar yang ada di balik semua rencana hari ini."


Setelah permainan panas mereka selesai, dan Louis kembali tertidur, Vivian menerima satu panggilan dari dalam ponselnya.


"Kau harus membayar ku dengan mahal karena pada akhirnya aku bisa melakukan semua rencana yang kau susun dengan sangat rapi ini, aku akan menunggu segera kau mengirimkan uang tersebut ke dalam rekening ku."


Dengan melirik sinis ke arah Louis pada akhirnya Vivian menutup panggilan ponsel tersebut.


"Louis, sayang sekali kau pernah mencampakkan aku, jika kau tidak melakukan hal itu, jika kau masih menerima ku sebagai teman tidur mu, maka aku tidak akan mungkin melakukan hal ini terhadap mu."


Vivian yang masih menggunakan selimut tebal mengatakan hal tersebut sambil mencium kening Louis, rasa sakit yang dialami oleh Vivian membuat Vivian pada akhirnya bersedia terlibat di dalam satu rencana terselubung yang akan meninggalkan satu jejak untuk kehidupan Louis selanjutnya.


Hai Hai pembaca novel Nona Diandra, terima kasih sudah setia sampai bab ini.

__ADS_1


Jangan lupa voter, like yang banyak yah agar author nya semangat. Yuk lanjut bab selanjutnya yah😘


__ADS_2