NONA DIANDRA

NONA DIANDRA
CERITA MASA LALU LOUIS


__ADS_3

Aku rasa cukup sulit bu karena video sudah tersebar dengan sangat luas."


"Pak kenapa kita tidak meminta dia untuk pulang saja?"


"Ibu tau dia harus menyelesaikan semuanya, namun jika dia pulang dan berada bersama dengan kami itu bisa menjadi satu kekuatan besar untuknya pak."


"Ibu tidak marah atas apa yang telah anak kita lakukan?"


Dengan cepat ibu Sekar langsung menggelengkan kepalanya.


"Ibu tidak marah pak, ibu kasihan kepada Louis."


"Kasihan?"


"Ya pak, bagaimanapun juga Louis adalah putra kita satu - satunya, sejak dia masih kecil kita terlalu sibuk dengan urusan kita, kita tidak pernah memiliki waktu yang penuh terhadapnya."


"Menjelang dewasa kita sebagai orang tua banyak memberikan tuntutan kepada Louis harus jadi seperti apa yang kita inginkan, kita seakan - akan tidak pernah memberikan ruang untuk Louis bisa mengatakan apa yang dia inginkan."


"Meskipun pada akhirnya Louis bisa menuruti semua keinginan kita dengan fasilitas yang kita miliki, namun satu hal yang kita lupa pak."


"Apa itu sayang?"

__ADS_1


"Karena sejak kecil Louis selalu mendapatkan fasilitas yang terbaik, kita tidak pernah mengajarkan arti kehidupan, mental yang di miliki Louis sangat rapuh."


Ibu Sekar memandang suaminya sambil berkaca - kaca.


"Ya kau benar, kita terlalu egois memang."


"Ya pak, jadi jika saat ini kita kembali menyalahkan Louis tanpa melihat mengapa dia pada akhirnya bisa seperti itu, merupakan kesalahan terbesar kita untuk yang kesekian kalinya."


Sang ayah pada akhirnya hanya bisa menganggukkan kepalanya saat ibu Sekar mengatakan hal tersebut.


"Baiklah, aku akan mengirimkan pesan untuk Louis agar dia kembali ke Jogyakarta saja."


"Apa pak jawab Louis."


"Ini jawaban Louis."


Sang ayah mengatakan hal tersebut sambil menunjukkan foto surat panggilan tersebut kepada sang Ibunda.


"Ya Tuhan, iya pak ini bisa mengarah kepada pidana."


"Ya bu, bisa saja mengarah ke pidana jika Louis terbukti menyebarkan luaskan video tersebut, karena dari setiap bukti, media sosial yang dipakai adalah memang milik Louis."

__ADS_1


Setelah sang ayah mengatakan hal tersebut Ibu Sekar pada akhirnya hanya bisa menangis.


"Bagaimana ini pak?"


"Sudah ini tenang dulu, tugas kita selanjutnya adalah mengusut tuntas siapa orang yang telah menyabotase semua media sosial Louis, aku rasa dia bukan orang sembarangan dan pasti ada motif yang membuat dia melakukan hal ini."


"Iya pak, yang penting sekarang Louis kembali dulu ke Jogyakarta pak, jika memang dia harus menjalani pemeriksaan kepolisian kita akan memberikan dukungan untuknya."


"Ya bu, aku sudah mengirimkan kembali balasan pesan nya ini."


Setelah mengatakan hal tersebut Ibu Sekar langsung memeluk suaminya sambil menangis.


Sejak kecil ibu Sekar sangat sayang terhadap Louis, ibu Sekar tidak pernah membiarkan Louis terluka sedikitpun.


Namun hal tersebut yang justru menjadi boomerang untuk Louis.


Ibu Sekar yang sama sekali tidak pernah membiarkan Louis merasakan susahnya kehidupan di luar sana membuat Louis pada akhirnya harus terus bergantung kepada ke dua orang tuanya.


Hai Hai pembaca novel Nona Diandra, terima kasih sudah setia sampai bab ini.


Jangan lupa voter, like yang banyak yah agar author nya semangat. Yuk lanjut bab selanjutnya yah😘

__ADS_1


__ADS_2