NONA DIANDRA

NONA DIANDRA
VIDEO PORNO


__ADS_3

Ah mungkin aku terlalu lelah, jadi pikiran dan hati ku tidak bisa di ajak bekerja sama, lebih baik aku tidur saja."


Setelah mengatakan hal tersebut Louis langsung masuk kembali ke dalam kamar dan memilih untuk kembali beristirahat dan melupakan apa yang telah terjadi antara dirinya dengan Vivian.


"Mas Louis bangun mas, bangun!"


Hari yang telah berlalu, dan pagi ini dengan sangat keras bi Inah mengetuk ngetuk pintu kamar Louis.


"Ada apa bi Inah ini masih pagi."


Louis yang baru setengah sadar langsung membuka pintu kamarnya.


"Anu mas, di luar banyak wartawan."


Seketika itu juga Louis yang masih sangat mengantuk langsung tersadar.


"Wartawan? untuk apa mereka datang kemari?"


"Anu mas tidak tau, coba mas Louis lihat dulu, atau mungkin temui mereka mas, soalnya banyak sekali."


Louis yang mendapatkan laporan langsung mengirimkan pesan singkat kepada Reino dan langsung menuju ke pintu utama.


Begitu Louis membuka pintu utama, semua mata langsung mengarahkan pandangan kepadanya, tak lupa semua camera pun menyorot kepada wajahnya.

__ADS_1


"Hei ada apa ini!"


Louis yang kini sadar telah menjadi pusat perhatian pada awak media langsung menggunakan ke dua tangannya untuk menutupi wajahnya dari cahaya camera.


"Mas Louis katakan kepada kami, apakah benar jika mas Louis telah menyebarkan video porno ke semua media sosial mas Louis?"


Deg


Louis yang mendapatkan pertanyaan tersebut dari salah satu wartawan kini hanya bisa diam mematung.


"Video porno? apa maksud dari kalian ini?"


Louis yang masih sangat kebingungan kembali bertanya kepada para awak media yang saat ini mengerumuni nya.


Satu awak media menunjukkan satu video adegan demi adegan terlarang dia dengan Vivian di dalam hotel A.


"Ini video yang kami maksudkan mas Louis, kami para awak media mendapatkan video ini sudah tersebar dengan luas sejak tengah malam tadi."


Seketika itu juga tubuh Louis langsung lunglai, Louis terdiam tidak dapat berkata apapun di tengah kerumunan para awak media dan juga sorotan camera.


"Mas Louis apakah benar ini mas Louis sengaja sebarkan?"


"Permisi maaf sebelumnya namun semua jawaban dari dokter Louis akan kami adakan konferensi pers dan kami berjanji akan mengundang para wartawan untuk hal ini."

__ADS_1


Reino yang pada akhirnya tiba langsung masuk ke dalam kerumunan dan mengatakan hal tersebut kepada semua awak media.


"Tapi kami hanya butuh mas Louis mengatakan iya atau tidak."


Salah satu awak media menyatakan keberatannya ketika Reino mengatakan hal tersebut.


"Untuk saat ini mas Louis belum bisa memberikan jawaban, dikarenakan kondisi tubuhnya yang masih kurang sehat."


Setelah mengatakan hal tersebut Reino langsung membawa Louis masuk kembali ke dalam rumah dan hal tersebut yang pada akhirnya membuat kerumunan wartawan tersebut membubarkan diri.


"Mas Louis sepertinya anda kali ini telah betul - betul di jebak."


Satu ketegasan yang Reino katakan kepada Louis membuat Louis sadar jika untuk kali ini dia tidak boleh meremehkan Vivian lagi.


"Ya kau benar Ren, aku terlalu meremehkan Vivian."


Louis mengatakan hal tersebut sambil mengacak -acak rambutnya.


"Saat ini video tersebut sudah tersebar kepada masa mas, kami sedang mencoba untuk menarik kembali video tersebut, namun ini tidak bisa sepenuhnya memberikan jaminan."


Hai Hai pembaca novel Nona Diandra, terima kasih sudah setia sampai bab ini.


Jangan lupa voter, like yang banyak yah agar author nya semangat. Yuk lanjut bab selanjutnya yah😘

__ADS_1


__ADS_2