
"Ya mas Diandra mengerti."
Dan setelah mengatakan hal tersebut Louis mengambil ponselnya yang sangat canggih dari ponsel tersebut Louis langsung mengambil foto laki -laki yang di maksud.
"Sudah selesai, ayo kita pulang Diandra."
"Ya mas."
Setelah mengatakan hal tersebut Louis langsung kembali melajukan mobilnya kembali ke arah jalan raya.
Lamanya perjalanan dan kondisi jalan yang sudah semakin malam membuat Diandra pada akhirnya tertidur di dalam mobil yang Louis kemudikan.
Dengan tetap berkonsentrasi kepada kemudi nya Louis sesekali menatap ke arah Diandra yang kini tertidur cukup pulas.
Tak aku sangka kau adalah satu - satunya gadis yang aku kenal dengan segudang cerita kehidupan yang begitu banyak di dalam kehidupan mu.
Kau menjadi gadis yang dewasa sebelum waktunya, ya kau menjadi gadis yang saat kuat, namun kau juga menjadi gadis yang sangat rapuh.
Terima kasih karena kau sama sekali tidak pernah menyalahkan aku.
Terima kasih karena kau memberikan semangat untuk ku dengan gaya mu sendiri.
Sungguh malam hari ini aku belajar banyak hal dari mu.
Kau ya kau yang usia nya lebih muda, namun memiliki pola pikir yang luar biasa, terima kasih Diandra kau mengajakku banyak hal.
Kau mengajarkan aku cara mengucapkan syukur lewat setiap masalah yang ada pada diri kita saat ini.
__ADS_1
Terima kasih Tuhan Engkau menghadirkan dirinya di saat aku sendiri masih belum bisa menata emosi ku dengan baik*.
Hal - hal positif tentang Diandra yang Louis katakan di dalam hatinya.
Sambil sesekali menatap wajah Diandra yang kini sudah tertidur sangat nyenyak.
"Diandra bangun, Diandra bangun."
Mobil yang kini telah terparkir di depan halaman rumah Diandra membuat Louis harus segera membangunkan Diandra.
"Ah maafkan Diandra mas, Diandra ketiduran di mobil, maafkan Diandra yah mas."
Louis yang mendengarkan permintaan maaf Diandra berkali - kali kini hanya tersenyum.
"Kenapa kau harus terus meminta maaf jika kau pada akhirnya tidak berbuat salah Diandra?"
"Iya mas Louis maaf."
Dengan cepat Diandra langsung menganggukkan kepalanya.
"Iya mas Louis."
"Ayo kita turun, ini sudah larut aku yang akan mengantarkan mu sendiri kepada kakek Surjono."
Diandra langsung melihat seluruh kaca jendelanya yang sudah padam.
"Sepertinya tidak perlu mas."
__ADS_1
"Tidak perlu? mengapa?"
"Kakek pasti sudah tidur, lihat semua lampu sudah di matikan."
"Oh begitu, lalu bagaimana kau masuk ke dalam rumah?"
"Diandra ada kunci mas, ini."
"Diandra langsung mengeluarkan kunci dari dalam tasnya dan ditunjukkan kepada Louis."
"Ya sudah tapi aku tetap turun yah, aku akan memastikan bahwa kau betul - betul sudah masuk ke dalam rumah dengan selamat."
"Baiklah mas Louis."
Setelah mengatakan hal tersebut Louis dan Diandra pun langsung turun dari dalam mobil.
"Nah mas Diandra sudah masuk ke dalam rumah yah."
"Ya, aku pulang dulu yah Diandra."
"Ya mas Louis hati - hati di jalan."
"Pasti Diandra."
Setelah mengatakan hal tersebut Diandra masuk ke dalam rumah dan menutup pintu utama
Kini Louis yang sudah kembali ke dalam mobil langsung menghubungi seseorang.
__ADS_1
Hai Hai pembaca novel Nona Diandra, terima kasih sudah setia sampai bab ini.
Jangan lupa voter, like yang banyak yah agar author nya semangat. Yuk lanjut bab selanjutnya yah😘