
***
Leon menyambar tubuh Amira dan membawanya menjauhi Cristian yang kebingungan. Dia tidak bisa menyadari kehadiran Leon. Mungkin karena sangat antusias dengan pernikahannya.
"Kau! Bagaimana bisa sampai di sini? Aku sudah menutup tempat ini dengan tirai hitam. Seharusnya kau tidak bisa melacak keberadaan Amira!"
Cristian sangat terkejut. Selama ini, tirai hitam tidak bisa ditembus siapa pun.
"Kau tidak tahu yang namanya kekuatan cinta. Kekuatan itu jauh lebih besar dari yang kau miliki!"
Leon menatap Amira lekat.
"Tenanglah! Aku ada di sini, Sayang!" ucapnya lagi seraya mencium kening Amira.
Amira tersenyum penuh ketenangan. Rasa takut itu pun sirna seketika.
"Bedebah! Sekarang Amira adalah istriku. Lihatlah! Dia memakai cincin pernikahan kami."
Cristian tidak bisa melepaskan Amira begitu saja. Entah! Apakah yang dirasakannya cinta atau keangkuhan. Yang Cristian tahu, tidak seorang pun yang bisa mengambil miliknya.
"Aku bukanlah istrimu! Hatiku hanya milik Leon!"
Amira melepaskan cincin di jarinya dan melemparkannya ke arah Cristian.
"Aku tidak membutuhkan cincin itu karena hati kami sudah terikat!" lanjut Amira tanpa keraguan.
Cristian tidak bisa menahan amarahnya lagi. Seketika, wujud vampirnya muncul.
__ADS_1
"Aku tidak akan melepaskanmu sampai kapan pun!"
Sedetik kemudian, Cristian mulai menyerang Leon. Dengan sigap Leon melawan setiap serangan.
Amira mundur beberapa langkah. Dia hanya bisa berdoa agar kekasihnya tidak terluka.
***
Casandra menyadari Leon sudah menemukan Amira. Dia merasa tenang meski tubuhnya penuh luka. Ayahnya belum muncul juga. Tidak mudah meyakinkan para vampir putih karena selama ratusan tahun mereka tidak pernah bertempur.
Sementara itu, Wijaya yang tergeletak dengan luka parah mulai tersadar. Dia melihat para vampir menyerang Casandra yang sudah tak berdaya.
Perlahan, Wijaya duduk bersila dan meletakkan kedua tangannya di dada. Dia akan meminta izin kepada Kakeknya untuk memanggil arwah leluhurnya. Para manusia harimau.
"Maaf, Kakek! Saya meminta izin untuk memanggil arwah leluhur manusia harimau. Saat ini situasi saya sangat terdesak. Saya sudah menemukan para vampir penghisap darah. Mereka hampir membunuh saya!" ucap Wijaya di dalam hatinya.
Kyai Gumarang mengetahui situasi yang dihadapi cucu kesayangannya. Hanya Wijaya yang menuruni kesaktiannya sebagai manusia harimau. Dia hanya mengangguk seakan memberikan izin.
Saat itu juga, Wijaya merasakan restu dari kakeknya. Tubuhnya mulai mengeluarkan sinar yang semakin lama semakin terang. Kemudian, cahaya itu menyebar ke seluruh ruangan dan menyebar ke segala penjuru.
Dalam cahaya, muncul kabut putih dan beberapa bayangan menyerupai harimau. Ada lima harimau yang mendekati Wijaya. Mereka menjilati tubuh Wijaya sekaligus memberikan ilmu yang jauh lebih besar.
Para vampir terkesima melihat semua kejadian di luar nalar siapa pun. Di negara mereka ada juga manusia serigala yang tidak kalah menakutkan. Tapi manusia harimau baru bisa dilihatnya saat itu.
Bayangan lima harimau itu menyatu pada tubuh Wijaya yang sudah kembali segar. Kali ini, kekuatannya jauh lebih besar karena dibantu kekuatan leluhurnya.
Para vampir tidak ingin menunggu lama dan segera menyerang Wijaya yang sudah menjadi manusia harimau putih. Dengan sekali gerakan, Wijaya mampu melumpuhkan semua vampir.
__ADS_1
Beberapa saat kemudian, para vampir tergeletak di atas lantai dengan keadaan sudah tak berdaya. Mereka pasti bisa kembali seperti semula. Jalan satu-satunya adalah memenggal kepalanya.
Wijaya tidak akan membunuh mereka. Leluhurnya tidak mengizinkan. Dia hanya melumpuhkannya saja.
Casandra yang tak sadarkan diri mulai terjaga. Dia melihat Wijaya yang sudah menjadi manusia harimau. Gadis itu masih belum mempercayai penglihatannya. Begitu Wijaya mendekatinya, Casandra baru bisa melihatnya lebih jelas.
"Makhluk apa kamu?"
Wijaya hanya tersenyum tipis.
"Aku seperti dirimu, makhluk kegelapan penjaga hutan. Apa kamu bisa sendirian? Aku harus mencari Amira!"
"Aku akan segera pulih. Pergilah!"
Wijaya mengangguk. Dia harus segera menemui Amira. Sebelum hal buruk terjadi padanya.
Casandra bisa pulih dengan cepat. Namun, para vampir hitam juga demikian. Mereka bangkit dan siap kembali bertarung.
Di saat yang tepat, puluhan bayangan muncul. Mereka adalah para vampir putih dari berbagai penjuru dunia. Mereka menerima undangan dari Alex untuk menolong Leon dan Casandra.
Para vampir hitam sangat terkejut dengan kehadiran vampir putih yang datang dari jauh. Di negeri mereka, ada perjanjian yang dibuat antara vampir hitam dan vampir putih. Keduanya dilarang saling mengganggu apalagi menyerang.
Para vampir hitam menyadari kesalahannya dan tidak ingin mendapatkan hukuman. Mereka pun memilih pergi dan meninggalkan tempat itu tanpa menunggu persetujuan Cristian.
Casandra bisa bernapas lega sekaligus merasa senang. Terlebih yang dikatakan ayahnya benar. Masih banyak vampir putih yang tidak ingin hidup di dunia kegelapan.
***
__ADS_1
Hai gengs makasih ya sudah mampir, ikuti kisah selanjutnya ya .... ❤❤❤