PACAR VAMPIRKU

PACAR VAMPIRKU
PART 65. KISAH YANG BERAKHIR TRAGIS


__ADS_3

***


Sementara itu, Andrian masih dalam perjalanan menuju pulang bersama Nona Annastasia. Yang dikhawatirkan pun terjadi. Kondisi Nona Anna melemah karena perjalanan jauh.


"Kondisi Nona semakin lemah. Sebaiknya berhenti sampai di sini saja. Aku hanya memerlukan persetujuan Nona. Sebisa mungkin aku akan membantu menemukan saudara kembarmu!" ucap Andrian yang tidak tega melihat kondisi Nona Annastasia.


"Tidak! Aku sudah merasakan kehadirannya. Sedikit lagi, aku akan bertemu dengannya. Kau bisa memberikan darahmu untukku. Kondisiku bisa kembali seperti semula!"


Itulah yang dicemaskan Andrian. Dia bisa memberikan darahnya kapanpun saja. Tapi ada sesuatu yang membuatnya cemas.


"Aku bisa saja memberikan darahku. Tapi Nona akan seperti vampir lainnya. Tidak bisa berjalan di dunia terang!"


Nona Anna tertegun. Perjuangannya menjadi manusia yang bisa hidup di bawah matahari akan sia-sia.


"Maka tunggulah! Kau bisa memberikan darahmu di saat terakhir!"


Andrian tidak bisa mengubah pendirian Nona Anna. Dia masih mengkhawatirkan keadaan Leon. Bisa saja, Andrian meninggalkan Nona Anna sendirian. Tapi, hatinya tak akan tega melihat kondisinya yang semakin lemah.


"Rumah penginapan masih sangat jauh dan kondisi Nona sudah sangat lelah. Kita akan beristirahat sebentar! Aku akan mencari binatang liar di sekitar sini! Nona jangan ke mana-mana, ya," pesan Andrian.


Hutan terakhir yang mereka lewati sangat luas dan lebat. Mereka sudah berjalan seharian tanpa henti. Andrian sudah sangat lapar begitu juga Nona Anna meski tidak mengatakan apapun.

__ADS_1


Nona Anna hanya mengangguk. Dia merasakan tubuhnya semakin lemah. Persediaan ekstrak bunga yang dibawanya semakin berkurang karena sering diminum agar bisa berjalan pada saat siang.


Andrian sedikit ragu meninggalkan Nona Anna yang bersandar di batang pohon yang tidak terlalu besar. Wajahnya semakin pucat, sangat berbeda ketika mulai berangkat.


"Aku pergi, ya! Ingatlah, tetap di sini!" ucap Andrian sebelum pergi.


"Iya, Tuan Andrian! Aku gak bisa ke mana-mana juga. Kakiku sangat lelah!" jawab Nona Anna yang mulai risih dengan sikap Andrian yang terlalu cemas.


Andrian segera meninggalkan Nona Anna untuk mencari binatang liar. Darah binatang itu bisa mengembalikan kondisi Nona Anna dan dagingnya akan dia makan.


***


"Tunggu sebentar, Leon. Aku haus! Aku akan minum sebentar di danau itu!" ujar Amira ketika mereka sampai di danau.


Leon menuruti perkataan Amira dan mengantarnya ke tepi danau.


Amira membasuh mukanya dan meminum beberapa teguk untuk menghilangkan rasa hausnya.


"Kamu ingat gak, Leon. Dulu kita sering menikmati suasana danau yang ada di kampus. Bahkan ..., ciuman pertama kita juga di sana," ucap Amira ketika teringat danau di kampusnya.


Amira menoleh dan menemukan Leon sedang kesulitan mengusir lalat-lalat yang mengerubunginya. Seharusnya suasana menjadi romantis tapi begitu melihat Leon, suasana itu jadi berubah.

__ADS_1


Gadis itu tersenyum melihat kelakuan Leon yang sangat berbeda. Dulu Leon sangat berwibawa dan tingkah lakunya selalu sopan. Kini, Leon menjadi anak kecil yang tidak tahu apa-apa.


Ada sesuatu yang akan dilakukan Amira. Dia melemparkan air di telapak tangannya ke arah Leon. Perhatian Leon langsung berubah. Dia mendengus seperti tidak suka terkena air.


Tapi bukannya berhenti, Amira melemparkan air itu sampai beberapa kali. Leon mengerang dan semakin marah. Dia mendekati Amira seperti ingin menyerang.


Amira mundur beberapa langkah. Namun, kakinya menginjak batu licin dan membuatnya langsung jatuh ke danau.


"Leoon, tolong aku!"


Amira berusaha menggapai rumput panjang di tepian danau. Namun, usahanya sia-sia. Dia melihat Leon tidak memerhatikannya karena sibuk dengan lalat yang mengerubunginya lagi.


Sesaat Amira tertegun. Dia tidak bisa berenang sementara Leon asyik di dalam dunianya sendiri. Sedikit lagi, dia hampir tenggelam.


"Leoon ..., aku mencintaimu," ucap Amira sesaat sebelum tubuhnya benar-benar tenggelam.


Amira masih bisa melihat bayangan Leon yang hanya diam saja melihatnya hampir mati. Apakah kisah mereka akan berakhir tragis? Leon yang masih berwujud manusia kelelawar dan Amira yang mati tenggelam!


***


Hai gengs makasih ya sudah mampir, bagaimana kisah Amira dan Leon selanjutnya ya? Ikuti terus kisahnya ya .... ❤❤❤❤❤

__ADS_1


__ADS_2