
***
"Amira!" panggil Lusi ketika melihat Amira sendirian di taman kampus.
Amira menoleh. Lusi segera menghampirinya.
"Ya, ada apa, Lus?"
"Nanti malam ke rumahku, ya. Kamu kan harus mencoba kostum puteri vampir yang kamu kenakan nanti!"
"Boleh, Lus. Oh iya, tumben kamu sendiri? Nania mana?"
Amira merasa aneh karena Lusi hanya sendiri.
"Entahlah! Aku gak ketemu Nania. Mungkin dia libur hari ini!"
"Oh, mudah-mudahan Nania baik-baik saja, ya!"
"I-iya. Semoga begitu! Oke, sampai jumpa nanti malam, ya. Aku harus masuk kelas!" ujar Lusi yang langsung beranjak pergi.
Amira hanya melihat kepergian Lusi. Ada yang aneh dengan sikapnya. Biasanya dia sangat khawatir dengan Nania. Mereka sudah bersahabat lama. Tapi, hari ini sikapnya sangat berbeda.
Malam pun tiba. Lusi tidak kelihatan juga. Amira memilih untuk pulang tanpa menunggunya lagi. Amira berjalan pelan melewati danau di dekat kampus. Danau penuh kenangan. Ciuman pertama yang tak akan pernah bisa dilupakan.
"Aah, Leon! Kau tahu aku sangat merindukanmu. Lihatlah danau itu, begitu kesepian tanpa ada kamu," bisik Amira seraya menarik napas panjang.
__ADS_1
Kerinduannya pada Leon kian memuncak setiap kali melewati danau itu. Berharap, Leon akan kembali dalam waktu dekat.
Dengan langkah berat Amira meninggalkan danau penuh kesepian itu. Seperti juga hatinya yang melalui hari dengan kesunyian.
Tak begitu jauh, langkahnya terhenti. Amira merasa ada seseorang di belakangnya. Bukan seorang tapi beberapa orang. Mereka hanya manusia biasa. Langkahnya jelas terdengar.
Kemampuan Amira semakin meningkat. Dia memang sendirian tapi merasakan Leon ada di sampingnya. Melenyapkan rasa takut dan membuatnya mudah melangkah.
"Apa yang kalian lakukan?!" tegur Amira setelah membalikkan diri. Tidak ada siapapun di belakangnya.
"Aku tahu kalian mengikutiku! Keluarlah!"
Tak berapa lama, Andrew dan kawan-kawannya muncul dari balik pepohonan.
"Berhenti di sana! A-aku tidak mau mencari masalah,"ujar Amira seraya mundur beberapa langkah.
"Masalah? Kami gak berbuat apapun padamu. Kami hanya ingin tahu apakah Leon akan menemuimu!"
"Untuk apa kalian tertarik Leon akan datang?" selidik Amira.
"Aku benci disebut cowok ganteng nomor dua. Seharusnya aku menjadi nomor satu!"
Amira tak bisa menahan tawanya. Jawaban Andrew aneh sekali.
"Hanya itu? Siapapun tidak ada yang bisa menandingi ketampanan Leon!"
__ADS_1
"Hei! Jangan buat aku kesal. Aku hanya tidak suka dipanggil seperti itu," ujar Andrew berusaha sabar.
"Aku tahu bagaimana kamu menjadi nomor satu!" cetus Amira.
"Carilah pasangan! Dia pasti akan mengatakan kalau kamu cowok ganteng nomor satu. Tapi ..., kalau bergaul dengan mereka. Aku sangsi kau cepat mendapatkannya!"
"Heh, gadis cupu! Memangnya kami kenapa? Kami ini cowok-cowok keren di kampus tahu!" celetuk Kevin.
"Yah! Terserah kamu sajalah. Aku harus pergi!"
Amira memilih tidak menimpali cowok-cowok bermasa depan suram itu. Seharusnya mereka disibukkan dengan skripsi. Leon juga melakukan hal yang sama. Padahal Amira sudah mengingatkan Leon sebelum mereka berpisah.
Andrew hanya tertegun melihat kepergian Amira. Ada hal lain yang ingin dia ketahui. Gosip kalau Leon adalah vampir! Dia ingin melihat dengan mata kepalanya sendiri. Tapi, sepertinya waktunya belum tepat.
Gerimis turun begitu Amira sampai di halte bus. Udara dingin membuatnya menggigil. Dia sedikit menyesal karena lupa membawa jaket.
Amira merasa bulu kuduknya merinding. Mungkin karena udara dingin. Tapi, dia merasakan ada sesuatu yang sedang memerhatikannya. Bukan manusia seperti Andrew dan kawan-kawannya. Dia hanya seperti bayangan.
Bayangan itu tidak muncul juga. Amira merasa dia bukanlah makhluk kegelapan. Bukan vampir atau manusia harimau. Dia ... seperti makhluk gaib!
Amira menoleh ke arah bayangan itu. Tapi bayangan itu langsung menghilang. Samar, Amira masih sempat melihat bentuknya yang tinggi besar dengan wajahnya dipenuhi bulu seperti kera. Kali ini, rasa takut menguasai hati Amira. Apa itu yang disebut genderuwo? Atau sejenis jin? Mengapa makhluk itu mengikutinya?
***
Hai gengs makasih ya sudah mampir, ikuti terus kisah Amira, ya .... ❤❤❤❤❤
__ADS_1