PACAR VAMPIRKU

PACAR VAMPIRKU
PART 60. PERTEMPURAN YANG TERTUNDA


__ADS_3

***


Amira mundur beberapa langkah. Anna semakin dekat dengan taring yang siap menancap. Tidak! Amira takkan mati sebelum bertemu Leon. Dia sudah menyerahkan hidupnya untuk Sang Kekasih.


Tiba-tiba, Anna terdiam. Dia merasakan kehadiran vampir lain. Sebuah bayangan muncul dari kegelapan.


"Sayangku, Gerry?!" ucap Anna ketika menyadari siapa bayangan itu.


Gerry hanya tersenyum tipis. Wajahnya sangat tampan dan muda. Hanya saja matanya memerah dan terdapat lingkaran hitam. Dia juga habis menggunakan narkoba.


"Mengapa kau tidak mengajakku untuk bersenang-senang dengan gadis ini, Sayang?" tanya Gerry seraya mengusap pipi Anna.


"Kau terlalu sibuk, sih. Maafkan aku, Sayang. Sekarang, marilah kita bersenang-senang bersama!" jawab Anna dengan suara gemetar. Dia tak sanggup mencium bau darah segar.


Amira terbelalak. Kini ada dua vampir di hadapannya dan tak tahu lagi harus bagaimana.


"Jadi kamu adalah Gerry, kekasih Anna?"


"Jadi kau tahu siapa aku? Siapa kamu sebenarnya?" tanya Gerry ingin tahu. Dia pun mencoba membaca pikiran Amira tapi gagal.


Sebenarnya, Wijaya sempat menandai Amira dengan segel kabut putih. Tidak ada vampir yang bisa membuka segel itu kecuali Leon. Segel itu juga bisa membuat Wijaya mengetahui keberadaan Amira.


Amira teringat Wijaya. Seharusnya dia ada di sini dan menangkap Gerry. Tapi, Amira tidak tahu bagaimana memberitahukannya. Perlahan Amira memasukkan tangan ke dalam tas dan meraih hapenya.


Gerry melihat gelagat aneh Amira. Dia pun mendorong Amira sehingga jatuh ke atas aspal.

__ADS_1


"Kau akan menjadi mangsaku! Sudah lama aku tidak merasakan darah manusia. Narkoba hanya memenuhi hasratku sebentar saja. Tapi darah manusia akan membuatku bertahan lebih lama!"


Gerry melompat dan siap menancapkan taringnya di leher Amira. Namun sedetik kemudian sebuah bayangan muncul. Dia adalah Casandra.


"Kau tidak dapat memangsanya! Pergilah!" ujar Casandra yang sudah berubah menjadi vampir.


"Akhirnya kau muncul juga, Casandra!"


Anna seakan menunggu kedatangan Casandra.


"Pertempuran kita belum berakhir. Kau beruntung dulu Leon menolongmu. Sekarang, dia tidak ada di sini. Jadi, hadapi aku!"


Anna melompat dan langsung menyerang Casandra. Dengan sigap Casandra menangkisnya.


"Kau tidak bisa melukaiku seperti dulu! Narkoba sudah membuatmu lemah!" ujar Casandra yang langsung menyerang Anna.


Gerry menarik tangan Casandra hingga jatuh ke pelukannya.


Casandra menatap Gerry dengan penuh amarah. Peristiwa dulu pun seakan terulang kembali.


Casandra pernah sangat dekat dengan Gerry. Bahkan mereka hampir menikah. Pernikahan vampir yang sangat menggegerkan. Namun, sebelum pernikahan itu terjadi, Casandra mengetahui hubungan Gerry dengan Anna.


Pertempuran itu pun terjadi. Casandra tidak lagi menginginkan Gerry. Namun, Anna sudah melukai harga dirinya. Sayang, kekuatan Anna jauh lebih besar karena darahnya lebih pekat. Casandra kalah dan terluka parah. Saat itulah Leon muncul dan menolongnya.


Casandra berontak dan mendorong Gerry. Kemudian melukai pipinya dengan sekali sabetan. Darah hitam menetes di pipi Gerry. Anna sangat terkejut dan segera memeluk kekasihnya itu. Tapi, Gerry malah mendorongnya.

__ADS_1


"Dunia ini sangat luas, mengapa kalian ada di sini? Pergilah! Aku akan pura-pura tidak melihatmu," ujar Casandra.


Gerry tertawa.


"Aku sudah lama menunggu saat ini. Aku mengira Tuan Christian akan menghancurkanmu dan keluargamu. Ternyata kenyataannya berbeda, jadi aku memilih bersembunyi. Sekarang, aku tahu kelemahanmu bukanlah Leon, tapi gadis itu!"


Gerry segera menarik tangan Amira ke dalam pelukan dan siap menancapkan taringnya. Casandra tidak bisa tinggal diam. Dia pun berlari ke arah Gerry namun Anna mencegahnya.


"Urusan kita belum selesai, Casandra!"


Pertempuran pun kembali terjadi. Di saat Casandra sibuk menghadapi Anna. Gerry bisa leluasa menyantap mangsanya.


"Saatnya menikmati darahmu, bersiaplah!"


Amira melotot dan terus memberontak. Namun dia terlalu lemah. Di saat terakhir, sebuah bayangan muncul disertai auman harimau.


Harimau itu langsung melukai tubuh Gerry dengan cakarnya yang tajam. Seketika Gerry terlempar dan tergeletak tak berdaya.


"Tidaaak! Gerry!" teriak Anna yang segera mendekati kekasihnya.


"Siapa kau? Apa kau manusia harimau?" tanyanya lagi.


Anna sangat terkejut. Dia baru pernah melihat Siluman Harimau.


Harimau itu berjalan dengan sangat berwibawa. Tak lama wujudnya berubah menjadi manusia. Dia adalah Wijaya!

__ADS_1


***


Hai gengs, makasih ya sudah mampir, ikuti terus kisah amira dan Leon ya, ❤❤❤


__ADS_2