PACAR VAMPIRKU

PACAR VAMPIRKU
PART 72. COWOK GANTENG NOMOR DUA


__ADS_3

***


Melati sudah menunggu Amira di depan kampus. Beberapa mahasiswa sempat menggodanya tapi Melati cuek saja. Bukan tanpa sebab, dia sengaja ke kampus Amira. Wijaya mengatakan ada makhluk lain yang sudah melumpuhkannya. Dia bukanlah makhluk vampir.


Amira melambaikan tangannya ketika melihat Melati di kejauhan. Tanpa sadar, beberapa mahasiswa senior memerhatikannya.


"Lihatlah gadis aneh itu. Gue baru melihatnya di kampus!" seru seorang dari mereka.


"Gue pernah melihatnya! Dia pernah menjadi gadis vampir di ultahnya Gisella. Gadis tercantik di kampus ini!" Seorang yang lain mengenali Amira.


Seorang dari mereka kelihatan cuek. Begitu mendengar tentang gadis vampir, dia sedikit melirik Amira.


"Dia itu pacarnya Leon, mahasiswa se angkatan kita!" ujarnya begitu menyadari siapa gadis yaag temannya bicarakan.


"Siapa? Leon? Pantaslah! Gadis aneh pacaran dengan cowok aneh!"


"Tapi, Leon kemana ya? Sudah lama dia tidak masuk kampus!"


"Tanyakan saja padanya!" jawab mahasiswa yang lebih cuek. Dia adalah Andrew. Cowok terganteng nomor dua setelah Leon.


"Oke! gue akan menanyakan langsung padanya!" Kevin segera berlari menuju ke arah Amira beserta dua temannya. Sementara, Andrew tidak beranjak dari tempat duduknya.


"Hai, gadis cantik!" ujar Kevin ketika sudah sampai di depan Amira.


Amira kelihatan kebingungan. Dia tidak mengenal mereka. Karena bukan mahasiswa seangkatannya.

__ADS_1


"Maaf! Aku mau pergi," ujar Amira sengaja menghindar.


Namun, ketiga cowok sok keren itu malah mengerubunginya.


"Kamu pacarnya Leon, ya?" tanya kevin langsung.


"Apa sih yang membuat Leon tergila-gila padamu?"


"Lihatlah kawat gigimu! Pasti sudah karatan!"


Amira menjadi sangat kebingungan.


"Maaf! Aku ada keperluan!" ujar Amira sekali lagi.


"Lihatlah! Gadis aneh ini sedang sibuk!" ujar Kevin.


Dengan sigap Amira menghindar. Cowok itu kelihatan gusar.


"Sialan! Dasar gadis jelek. Pantasnya kamu itu jadi pembantu, tahu!" ujar yang lain seraya siap mendorong Amira.


Andrew menyadari kelakuan teman-temannya mulai tidak wajar. Baru saja dia akan menghampiri mereka, seseorang muncul. Gadis cantik berpakaian sexy khas seorang pembalap.


"Heh! Jangan ganggu temanku," ujar Melati sambil menarik tangan cowok yang ingin mendorong Amira.


"Hei! Siapa kamu wahai gadis sexy?"

__ADS_1


"Aku seorang polisi wanita. Kalian bisa ditangkap karena menyerang wanita!"


"Po-polisi?! Ma-maaf, kami hanya bercanda! Ayo, kita pergi kawan-kawan!"


Kevin dan kawan-kawannya segera menjauh. Mereka kembali ke tempatnya semula. Andrew hanya terdiam melihat kejadian itu. Perhatiannya tertuju kepada gadis sexy yang menolong Amira.


"Kenapa elo gak menolong kami sih, Drew!" ujar Kevin yang melihat Andrew tidak berbuat apa-apa melihat mereka.


"Memangnya apa yang harus gue lakukan? Aku kan menyuruh bertanya padanya, bukan menggodanya! Siapa gadis sexy itu?"


"Siapa? Ooh polisi wanita itu! Memangnya dia kenapa? Jangan-jangan elo tertarik sama dia?" tanya Kevin penasaran.


Andrew tidak menjawab, tatapannya masih tertuju kepada gadis di samping Amira. Ya! Gadis itu membuatnya penasaran.


"Kak Melati hebat! Mereka langsung pergi setelah Kak Melati datang!" puji Amira.


Melati tertawa kecil.


"Aku sering Wijaya melakukan hal itu! Ternyata efektif juga, ya! Ayolah, kita makan siang dulu sambil mengobrol!"


Amira menuruti perkataan Melati dan pergi bersamanya.


Sementara Andrew, tidak melepaskan perhatiannya. Ada sesuatu yang mengganggu konsentrasinya. Dia harus tahu siapa gadis yang bersama Amira.


***

__ADS_1


Hai gengs makasih ya sudah mampir. Sebenarnya siapa Andrew sebenarnya ya? Apa dia hanya cowok ganteng nomor dua atau seseorang yang mengerikan dengan topeng cowok ganteng? Kepoin terus ya .... ❤❤


__ADS_2