
"Hoaaam...," Andita menguap lebar.ia menyambar Ponselnya, yang tergeletak di atas nakas. Andita terlonjak,saat melihat jam 4.00 sore.
Andita ingat sama Dokter Yoga,ia segera bangkit berlari ke ruang tamu.namun tak dilihatnya sosok yang ingin ia temui, Andita duduk di Sofa nya.ia menatap laporan itu,yang tadi di kerjakan Dokter Yoga.seingat Andita tadi dirinya duduk di Sofa bersama Yoga,gimana bisa aku di kamar pikirnya.
Andita meraba seluruh tubuhnya,semuanya baik-baik aja.berarti Dokter Yoga,gak ngapa-ngapain aku batinnya.
Dering ponselnya memecah lamunan Andita,ia bangkit menuju kamar dimana ponselnya berbunyi.Andita menatap layar ponselnya dan ia sangat mengenal ID pemanggil di ponselnya itu.
"Halo mas," sapa nya.
"Kamu kemana aja dita !!! seru Bagas diseberang sana.
"Maaf mas,kemarin dita capek banget,habis mandi dita ketiduran."
"Alasan kamu,kenapa kamu tidak menghubungi mas seharian ini ?" tanya Bagas.
"Dita baru bangun mas," jawab Dita.
"Sayang,kamu jangan coba-coba permainkan mas." ucap Bagas
"Maksud kamu apa si mas, ?" tanya Andita.
"Apa kamu selingkuh di belakang mas,?" tanya Bagas
"Aku capek mas,kamu kenapa akhir-akhir ini cemburunya berlebihan !!" seru Dita.
"Aku sudah menjelaskan apa adanya, Mau kamu apa si, mas?" tanya Andita .
"Kamu dengar baik-baik Dita,kamu milikku !!!" Bagas emosi dan marah.
"Atas dasar apa mas bisa mengklaim aku milik mas, ?"
"Apa kita sudah menikah, ?!!!" tanya Dita sengit.
"Halo...halo" Dita melihat panggilan masih terhubung
"Kenapa kamu diam,mas ?"
"Kenapa kamu diam mas ?"ulangnya.
akhirnya Bagas buka suara lagi
"Maafkan mas sayang."
"Mas hanya takut kehilanganmu," sambung Bagas kemudian.
"Dita mohon mas,jangan seperti ini terus," "semua ini,mempengaruhi konsentrasi kerjaan Dita." ucap Andita
"Sayang,maafkan mas ya" Bagas menimpali.
"Dita mau mandi mas,nanti di telpon lagi."
"Biarkan mas yang telpon, mandilah." suru nya sama Dita
"I love you"
"love you too mas" panggilan dita akhiri.
__ADS_1
...----------------...
Sementara Bagas semakin pusing dengan keadaan hatinya,belum lagi setiap hari selalu adu mulut sama istrinya.perbedaan pendapat selalu mewarnai keributan mereka dan tidak pernah ada solusi di antara mereka.
Hanna adalah istri sah Bagas,Hanna tipikal perempuan yang sangat egois,yang selalu memaksakan semua keinginannya.tanpa perduli orang lain tertekan,atau justru merasa tersakiti.
Hanna sangat mencintai Bagas,yang adalah kakak kelasnya sewaktu SMA.ia jatuh cinta sama Bagas,sejak mereka masih sama-sama SMA.namun tidak dengan Bagas,dia hanya menganggap Hanna adik kelas dan menghormati nya sebagai anak Relasi ayahnya.
Karakter Bagas yang keras dan Egois menjadikan rumah tangga mereka tidak perna akur.Hanna yang tidak perna memposisikan dirinya sebagai Istri,selalu jadi alasan utama bagi keributan mereka.
Hanna hanya menghabiskan waktu Hang Out bersama teman-teman nya,Shopping menghamburkan uang tidak jelas.
Pulang pergi luar Negeri hampir setiap minggu dia lakukan.
Bagas yang memang tidak mencintai perempuan itu,ia tidak terlalu ambil pusing dalam hal ini.
Karena waktu kepergian Hanna,bisa di gunakan untuk menemui gadis yang sangat ia cintai.
Awal pernikahan Bagas dan Hanna yang bukan berdasar kan sebuah cinta,tapi karena jebakan seorang Hanna.Obsesi Hanna ingin memiliki Bagas,rela melakukan apapun untuk mendapatkan Bagas seutuhnya.
Pada malam itu... Hanna mengadakan Party yang tidak tau dalam rangka apa.pada malam itulah,Hanna menjebak Bagas.
Hanna sudah menyiapkan penjebakan yang sangat sempurna,untuk memiliki bagas.
flashback on#
"Hi kak Bagas akhirnya kakak datang juga." Hanna bergelayut manja, Bagas hanya tersenyum menanggapi sikap Hanna
"Party dalam rangka apa ini Han" tanya Bagas
Sementara Bagas tidak melihat satupun alumni SMA mereka dulu,ah sudahlah pikirnya mungkin mereka belum datang.
Hanna menuntun Bagas menuju ballroom hotel tersebut,dimana pesta sedang berlangsung.
"Kak,kita berdansa ya." pinta Hanna
"Baiklah" ucap Bagas tak enak hati untuk menolak
setelah puas berdansa Bagas yang merasa haus langsung menyambar minuman yang di bawakan waiters tanpa menaruh curiga sedikitpun ia menghabiskan minuman tersebut,hingga bagas berakhir di kamar hotel.
Sebenarnya Bagas tidak menyentuh sedikitpun tubuh Hanna pada malam itu,tapi Hanna lah yang telah membuat Skenario seolah mereka telah melakukan hubungan terlarang sebelum menikah.
Keesokan harinya,Bagas terbangun dengan bingung karena situasi yang aneh.
"Ini bukan kamarku" desisnya
Lalu ia menoleh kesamping saat mendengar isak tangis seorang perempuan.yang tak lain adalah Hanna.Bagas memperhatikan keadaannya,yang tak memakai sehelai benangpun,begitu juga dengan Hanna.
"Hanna apa-apaan ini,hah ?!" Bagas marah
"Kenapa kamu tega melakukan ini sama hanna kak?" tanya Hanna seakan dialah korban disini
"Kakak sudah menodai Hanna kak"
"Sudah merusak hidup Hanna"
teriak Hanna yang memposisikan dirinya korban Bagas
__ADS_1
Bagas terdiam,apakah benar-benar aku sudah melakukan hal itu,pikirnya.cukup lama Bagas diam dan berpikir,setelah cukup lama terdiam Bagas buka suara lagi.
"Baik, berhentilah menangis." pinta Bagas
"Pakai bajumu,kita bicarakan baik-baik." lanjut Bagas
Sebagai lelaki jika dia telah melakukannya,dia harus bertanggung jawab itulah yang ada di benaknya sekarang.
Hanna telah selesai memakai bajunya,Bagas bicara lagi,
"Bersiaplah untuk pulang,kita akan menikah besok." kata Bagas
"Dengan satu syarat tanpa ada resepsi,cukup kedua orang tuamu dan orang tuaku."
lanjutnya
Hati Hanna bersorak gembira,karena jebakannya berhasil.meskipun tak ada resepsi setidaknya dia akan menjadi milikku seutuhnya bisik hati Hanna.
Bagas membawa Hanna pulang kerumah orang tuanya, akan menyampaikan semua yang telah terjadi.
...----------------...
Bagas begitu kacau hari itu,gadis yang sangat ia cintai harus dia khianati.dia merasa sangat bersalah dengan Andita,gadis yang baru di kenalnya dan di pacari nya selama 5 bulan ini.
Namum apalah daya,semua sudah terlanjur dan pernikahannya sudah di laksanakan.Bagas menutup rapat soal pernikahan dadakannya itu dari publik bahkan sanak saudara juga sahabat-sahabatnya.
Orang tua Bagas Sungguh kecewa atas apa yang telah anaknya itu perbuat,tapi mereka berbesar hati menerima semua itu.
Sementara Hanna bergembira,atas keberhasilan nya.sedangkan Bagas sama sekali tidak menyadari adanya benih pria lain yang sudah tertanam di rahim Hanna.
flashback of#
Maafkan mas,sayang.aku lelaki yang sudah mengkhianatimu, Bagas sangat frustasi membayangkan Andita yang menangis karena kemarahannya tadi.mas tidak sanggup kehilangan kamu lirihnya,semua ini kesalahan mas.
Sementara itu,Andita termangu memikirkan sikap lelaki yang sangat ia cintai itu,ada apa denganmu mas.apa kamu mempunyai masalah desahnya,aku sangat mencintai kamu mas.
Tak ada sedikitpun aku berniat mengkhianati kamu,dada Andita terasa begitu sesak,aku akan tanyakan pikirnya ada apa dengannya.
Andita membuka aplikasi WhatsApp di ponselnya dan mulai mengetik kata demi kata
"Assalamualaikum mas,ada apa dengan mas ?"
"Apa mas ada masalah?"
"Jika ada cerita sama andita mas"
Semua pesan Andita terkirim dan terbaca namun satupun tak ada balasan dari Bagas.Andita kian kalut.....
"Jika dita ada salah,maafin Dita mas."
tetap tak ada balasan, Andita menunggu balasan dari Bagas sampai ia kembali tertidur.
...----------------...
dukung cerita author dengan like dan komen
ikuti terus kelanjutan ceritanya....
__ADS_1