Pacarku Suami Temanku

Pacarku Suami Temanku
BAB 9


__ADS_3

"Papa,sudah pulang." suara lembut Gadis kecil menyapa kedatangan Bagas.


"Iya,sayang papa pulang." Bagas Mentoel pipi Allisa


meskipun hati dan batinnya tak tertaut dengan gadis kecil itu, Bagas tak pernah sedikitpun berkata kasar sama Allisa.


"Mama mana?" tanya Bagas sama Allisa


"Mama di kamar,nangis dan Marah-marah pa." adu Allisa sama Bagas


"Apa Allisa dimarah mama?"


Allisa mengangguk sedih, Bagas mengelus lembut rambut gadis kecil itu.


"Mama bilang, Allisa anak sialan." Allisa terisak.


Bagas menggertak kan giginya,rahangnya bergerak-gerak menahan amarahnya.


"Dengarkan papa, Allisa bukan anak sialan, Allisa gadis cantik dan lucu."


"Jangan nangis lagi,nanti kalau papa ada waktu kita pergi makan Ice Cream."


"Asik, Allisa gak nangis lagi pa."


"Gadis Pintar,sekarang pergilah sama Bibi ya."


Allisa menuruti perintah Bagas.


Kalau bukan karena di rongrong terus sama Hanna, Bagas malas sekali berhadapan dengan perempuan itu.


Bagas naik kelantai atas,ia masuk ke kamar Hanna.


Bagas melihat kamar Hanna bagai Kapal pecah...


"Hanna !!!" teriak Bagas


"Mas" Hanna tersenyum mendekati Bagas


"Kamu darimana aja mas?"


"Darimana aja aku,itu urusanku!!"


"Kamu kenapa mas,tidak perna menganggap aku sebagai Istri kamu !!!"


"Sikap kamu keterlaluan mas !!"


"Kenapa... !!!" teriak Hanna


"Karena aku tidak perna mencintai kamu !!" balas Bagas tak kalah sengit

__ADS_1


"Kamu yang keterlaluan,sadar gak !!" bentak Bagas


"Tapi aku mencintaimu mas"


"Itu urusan hati kamu !!"


"Kamu tidak perna memperlakukan ku selayaknya seorang Istri !!"


"Apa ?!" seru Bagas


"Kurang uang yang setiap saat kamu hambur-hambur kan di luar sana,hah !!"


"Itu Uang ku !!"


"Apa...Uang itu tidak cukup memperlakukan kamu sebagai Istri !!"


"Setiap minggu kamu keluar negeri,foya-foya dengan pacarmu itu !!"


"Kurang,hah !!"


"Kamu menuntut aku untuk memperlakukan kamu sebagai Isteri ?!" Bagas tertawa


"Kamu sebagai Ibu,sudah kamu tunaikan belum kewajiban kamu untuk anakmu ?!"


"Apa kamu peduli sama Allisa !!!"


Hanna bungkam,ternyata selama ini Bagas tau kalau dia Selingkuh.darimana dia tau pikirnya....,


"Apa kata-kata ku salah ?" atau justru kebenaran Hanna ?!"


"Tidak,semua yang kamu katakan itu salah,mas !!" serunya.


"Ohya,apa perlu aku buktikan.Hanna ?!"


Hanna bungkam... kehilangan kata-kata


"Kenapa ?!" tanya Bagas


"Mulai saat ini kamu jangan pernah mengganggu ku lagi !!!"


"Kurang ajar kamu Bagas !!" teriak Hanna


Ya,sekarang Bagas tau kelakuan Hanna.semua itu berkat sahabat nya Erwin.termasuk kemana saja uang Hanna di habiskan.


bagas sudah pergi dari kamar Hanna,ia sungguh muak melihat wajah perempuan itu.


saat Bagas akan meninggalkan rumahnya...


"Apa papa akan pergi lagi ?" tanya Allisa

__ADS_1


"Sayang,papa ke Kantor dulu ya."


"Nanti kalau papa gak sibuk,kita jalan-jalan ya." bujuk Bagas


Allisa mengangguk


"hati-hati,ya pa."


"Ya sayang" ucap Bagas


Bagas pergi meninggalkan gadis kecil itu,yang masih menatap kepergiannya.maafin papa Allisa,kamu menjadi korban keegoisan perempuan ular itu,batin Bagas.


...----------------...


Ponsel Bagas berdering,di lihatnya panggilan Andita.


"Halo,sayang."


"Mas,jadi datangkan ?" tanya Andita


"Iya,ini lagi di jalan mau jemput Tante." jawab Bagas.


"Iya mas,kalau begitu."


"Hati-hati di jalan" ucap Andita.


"Iya cintaku, negeriku." jawab Bagas


Andita tertawa....


"Dita tutup telponnya, ya mas."


"I love you"


"Love you too babe" jawab bagas lagi


Panggilan Dita sudah berakhir, Bagas tersenyum riang menuju rumah Ibunya Andita.ia sudah tak sabar ingin bertemu pujaan hatinya itu.


...----------------...


hi pembaca yang baik hati,yang cantik dan mewangi sepanjang hari...


kasih semangat author dong,biar semangat up nya....


dengan cara like dan komentar


baca juga karya author yang lainnya ya


👇👇

__ADS_1


INDAH SUNGGUH INDAH


HARGA MATI SEBUAH KESETIAAN


__ADS_2