Pacarku Suami Temanku

Pacarku Suami Temanku
BAB~62 "Selamat membaca"


__ADS_3

Andita, Yoga juga Shinee ikut hadir di ruang tamu rumah Ayuningtyas tatapan penuh tanya di sampaikan Andita melalui sorot Matanya, sementara Ayuningtyas dan Brata duduk bersisian dengan wajah tampak bercahaya memancarkan aura kebahagiaan tiada tara.


"Andita,maaf jika apa yang om sampaikan ini sulit kamu terima.om sudah sepakat sama mama untuk rujuk kembali, sebelum acara pernikahan kalian mama dan om akan kembali menikah.om ingin di hari pernikahan dan resepsi kamu dan Yoga keluarga kita tampak lengkap Nak."


"Dan om harap kamu setuju dengan keputusan kami.satu lagi, kamu dan Bagas adalah kakak dan adik jadi om adalah papa mu.om rasa kamu sudah mengetahui hal ini, meskipun om belum menyampaikan nya secara langsung." Ucap Brata seraya menatap manik mata Andita.


Mata Andita berkaca-kaca, bagaimana bisa ia menerima kenyataan bahwa lelaki di hadapannya saat ini adalah Ayahnya, sementara di dalam sanubarinya tertanam kuat nama lelaki yang dulu sangat mengasihinya yakni Bernando Sakapraja.


Andita mengangguk meski hatinya sakit,sakit sekali ketika harus menggantikan posisi Bernando Sakapraja sebagai Ayah nya dengan lelaki lain yaitu Subrata.


"Baiklah,tapi Andita punya permintaan atau syarat untuk menerima om sebagai Ayah Dita." Jawab Andita


"Permintaan apa Nak ?" Tanya Brata


"Tidak mengganti Nama Sakapraja di ujung namaku,dan tidak merubah semua Dokumen yang berkaitan dengan nama Sakapraja. Begitupun dengan semua berkas-berkas pengajuan pernikahan ku, tidak ada yang di rubah." Ucap Andita tegas.


Brata tersenyum lembut menatap wajah putrinya itu, ia mengerti prihal itu mana mungkin dia bisa merubahnya sementara dia baru saja masuk di kehidupan Andita. Tentu saja gadis itu lebih memilih lelaki yang mengasuhnya sejak bayi bahkan sejak dirinya masih di dalam kandungan ibunya,dan pastinya semua data pribadi gadis itu sudah terkait erat dengan nama Bernando Sakapraja.


"Om mengerti soal itu,kembalinya om di antara kalian bukan untuk menggeser posisi Sakapraja di hati kalian.om berharap Almarhum bisa bahagia disana, melihat kalian memiliki om juga Yoga untuk meneruskan tanggungjawab nya." Jawab Brata.


Andita berdiri dan menghampiri Brata,lelaki itu merentangkan kedua tangannya. "Selamat datang putriku." Ucap Brata lembut dan bergetar bulir bening menetes dari sudut matanya.


Begitupun dengan Ayuningtyas air mata haru tergelincir membasahi pipinya, Yoga pun ikut larut dan terharu. Shinee menghampiri Ayuningtyas dan memeluk nya,ia juga ikut menangis.


Sedangkan Yoga tak kalah bahagia, hatinya bersorak-sorai riang kala mendengar permintaan calon istri itu.


Andita meringkuk Manja dalam dekapan Brata, kehangatan sosok seorang Ayah yang sangat ia rindukan hari ini dapat dirasakan nya. Brata mengelus sayang rambut putrinya itu "Besok Om dan Mama akan melangsungkan pernikahan di KUA,lebih cepat lebih baik supaya om bisa maksimal mempersiapkan keperluan pernikahan kalian tanpa harus merasa canggung lagi."


"Papa ! bukan Om !!" Sarkas Andita


"Hahaha...baiklah,kalau putriku yang cantik ini nyaman dengan panggilan papa. Papa bahagia sekali,terima kasih sayang." Ucap Brata


"Ohya besok pagi papa jemput kalian,kita ke KUA bersama.sekarang papa pulang dulu,karena ingin memberitahu Bagas soal ini." Sambung Brata


Sebelum benar-benar pulang, Brata mengantarkan Ayuningtyas kembali ke kamar terlebih dahulu. Ayuningtyas mencium tangan Brata dan Brata pun mengecup lembut kepalanya.

__ADS_1


"Mas pamit pulang dulu." Ujar Brata,lalu meninggalkan kamar Ayuningtyas.


Di ruang tamu Andita dan Yoga juga Shinee menyalami tangan Brata, Andita menyalami Brata serta memeluknya erat.


"Hati-hati di jalan pa,setelah besok kita akan bersama." Ujar Andita tersenyum bahagia.


"Tentu sayang." Sahut Brata


Lelaki itu keluar dan masuk ke mobilnya,lalu meninggalkan rumah Ayuningtias.


...----------------...


Kantor Urusan Agama...


"Bagaimana sah ?" Tanya pak penghulu,saat Brata sudah mengucapkan Ijab qobul.


"Sah !!" Sahut saksi dan anak-anak Brata dan Ayuningtyas.


Ayuningtias tersenyum dan mencium tangan Brata dan Brata pun mencium dahi istrinya itu.


Ayuningtias terlihat sangat cantik dalam balutan kebaya modern dengan rambut di sanggul modern pula, meskipun masih duduk di kursi roda kecantikan nya bagai tak terkikis oleh keadaan apapun.


"Selamat pa,ma. Semoga pernikahan kalian yang kedua ini menjadi Sakina Mawadah Warahmah hingga hanya ajal yang dapat memisahkan." Ucap Yoga memberikan do'a bagi kedua pasangan pengantin baru itu, yang tak lain adalah calon mertuanya.


Bagas dan Shinee saling pandang sejenak lalu ikut berdiri bergabung bersama Andita dan Yoga, Bagas memeluk erat Brata ia menangis sejadi-jadinya. Hatinya sedih tak bisa ia pungkiri, kemarin melihat ibunya di vonis hukuman penjara seumur hidup,harini ia menyaksikan papanya menikahi wanita lain.


"Selamat pa. Bagas do'akan pernikahan kalian tiada halangan dan rintangan yang menghadang, tak pernah ada perceraian lagi selain maut yang merenggut." Ucap Bagas terisak.


Bagas beralih memeluk Ayuningtyas,ia berjongkok dan menangis di pangkuannya. Banyak alasan yang membuat nya menangis, apa lagi ketika mengingat sosok yang berdiri tak jauh dari nya saat ini. Namun takdir berkehendak lain, tak ada jodoh di antara mereka.


"Mama...,meskipun di antara aku dan Andita tak berjodoh kau tetap menjadi ibuku,menjadi bagian dari kehidupan ku, semoga kau bisa menjadi ibu seperti harapan ku. Marahi aku jika salah, ingatkan aku jika lupa, jangan anggap aku anak tiri bagimu." Tangisnya


"Iya nak. Bagas anak Mama, Anak Mama dan papa dari sekarang hingga kapanpun akan selalu begitu." Sahut Ayu dalam tangisnya


Tak urung semua yang hadir di sana ikut menangis terlebih Andita gadis itu tersedu-sedu bersama deraian air matanya, Yoga memeluknya memberikan ketenangan bagi gadis itu.

__ADS_1


"Andita ?" Panggil Bagas


Andita mengangkat wajahnya dalam dekapan Prayoga ketika suara Bagas memanggil nya,lalu gadis itu menghambur dalam pelukan Bagas. Mereka berpelukan erat, erat sekali.


"Maafin mas sayang, atas kesalahan mas selama ini.kita tetap satu dalam ikatan darah, sebagai Adik dan kakak."


"Mas tetap menyayangi mu, meskipun belum bisa memisahkan antara sayang sebagai adik dan sebagai kekasih.beri mas waktu untuk merubah rasa ini,menjadi rasa mencintai mu sebagai adik." Lirih Bagas


Andita mengangguk dalam pelukan Bagas, Bagas Menangkup kedua pipi gadis itu.


"Jangan menangis lagi, calon pengantin tidak boleh banyak menangis. Harus banyak-banyak berdoa dan bahagia." Ucap Bagas lalu mengecup lembut puncak kepala Andita.


Wajah Yoga mengeras seraya mengepalkan tangannya, kala melihat rivalnya itu mencium calon istrinya tapi kali ini dia tak bisa berbuat banyak, jika ia marah mereka justru akan curiga.


"Sudah cukup,jangan sampai kau cium bibir calon istri ku." Sungut Yoga seraya menarik pinggang ramping Andita kedalam dekapannya.


"Hm...calon suamimu pelit sekali." Sahut Bagas


Ucapan kedua Pria tampan itu memancing gelak tawa orang-orang sekitar mereka, lalu mereka meninggalkan KUA tersebut dan kembali ke rumah Ayuningtias.


Kali ini Bagas tak ingin sendirian menuju rumah yang biasa ia kunjungi dulu, saat sudah di halaman KUA Bagas menyeret tangan Shinee membuka pintu mobilnya dan mendorong gadis itu untuk masuk.


Bagas memutari mobilnya menyusul masuk dan duduk di belakang kemudi, ia melirik kilas gadis cantik disampingnya itu.


"Maaf,tolong temani aku.aku tidak sanggup mengunjungi rumah Andita sendirian." Ujar Bagas tanpa menoleh ke arah Shinee,sambil ia menjalankan mobilnya.


Shinee mengerti suasana dan perasaan hati Pria di samping nya itu, makanya gadis itu hanya diam tanpa protes.


...----------------...


"bersambung"


nantikan episode selanjutnya, jangan lupa dukung terus karya Mentari Impian.


vote, like dan komentar kalian menjadikan semangat bagi author untuk terus menulis.

__ADS_1


Thor usahakan sebelum puasa bisa ngebut 3x up dalam sehari, Thor rela begadang,mata sepet dan berkantung demi kalian, kalian senang author juga bahagia.


(biar gak dosa ya kanπŸ˜€πŸ˜€ kalo yoga dan andita udah nikah).


__ADS_2