
Setelah menyelesaikan semua keperluannya Simon berangkat lebih awal, dia tidak membawa apapun dan pergi naik kereta. Sampainya di Stasiun Ayahnya sudah menjemputnya dan dia berkumpul lagi bersama dengan Keluarganya.
Mereka hanya menanyakan kabar Simon dan bagaimana perkembangan Bisnisnya, Simon tentunya tidak akan menyombongkan dirinya sendiri dan menanggapi semuanya dengan santai.
Malam harinya Ba Dui menjemput Simon dan terkejut dengan penampilannya, Simon yang dia kenal itu sangat kurus dan sekarang terlihat lebih baik dengan rambut panjangnya.
"Masuklah kedalam mobil... kau terlihat berbeda sekarang ?" Ba Dui meminta Simon masuk kedalam.
"Waktu sudah berlalu kawan." Simon masuk kedalam dan duduk dengan santai dan mereka bergegas berangkat.
Setelah beberapa waktu mereka sampai disebuah Restoran yang bagus, disana sudah ada beberapa teman kelas lama dan wajah-wajah besar yang sedang berkumpul.
"Ho... bukankah ini dua teman kita Pecundang Simon dan Ba Dui." Seorang Pria berjalan kearah mereka dengan jas yang bagus dan bernama Cao Wang dan wanitanya bernama Liu Yie.
Simon tidak memperdulikannya dan Ba Dui terlihat kesal dengan Cao Wang, "Kau yang membuat reuni ini dan sepertinya kau sudah mengeluarkan banyak uang untuk menyewa Restoran ini ?"
"Tentu saja... aku tidak semenyedihkan kalian berdua, aku dengar Ibumu sakit dan bahkan kau membatalkan pertunanganmu karena tidak punya uang untuk membiayai Keluarganya. Bahkan sampai saat ini kau hanya menjadi pembantu disebuah Perusahaan yang akan bangkrut." Cao Wang mencibir dengan jijik.
__ADS_1
"Bajingan." Ba Dui terlihat marah dan ingin memukul Cao Wang namun dengan cepat Simon menghentikannya.
"Tenanglah... sejak dulu mulutnya memang sampah, aku yakin orang tuanya memberinya makanan anjing. Dari pada mengurus anjing ini lebih baik masuk dan makan." Simon terlihat percaya diri dan masuk kedalam.
"Hahaha... kau juga tidak jauh berbeda bukan sialan, apakah kau marah karena sekarang aku bersama dengan Liu Yie. Aku ingat sekarang bukankah dulu kalian sangat dekat ?" Cao Wang sedikit memprovokasi Simon.
"Aku hanya berteman baik dengannya dan tidak ada hubungan apapun." Liu Yie menghentakkan kakinya dengan kesal.
"Buka telingamu baik-baik dan dengarkan Gadismu itu." Simon masuk kedalam dan melihat semua orang dengan penuh percaya diri.
Namun Simon tidak pernah memiliki niatan lain selain pertemanan karena orang yang dia cintai saat itu adalah Nancy. Liu Yie memang cantik tapi jika dibandingkan dengan Nancy itu sangat jauh berbeda, terlebih dengan semua kecantikan yang ada disisinya sekarang semuanya terlihat biasa saja dimata Simon.
Seorang Pria berbadan besar masuk dengan pakaian Tentara, dia tidak lain adalah Pang Wei dan baru-baru ini lulus menjadi Tentara Negara Beihan. Walaupun pangkatnya masih Komandan Kompi dalam kurun waktu setahun tapi Keluarganya cukup berpengaruh.
Cao Wang dan yang lainya menyambut kedatangan Pang Wei, kebanyakan dari mereka ingin mencari wajah dan Simon bersama Ba Dui terlalu malas untuk melakukannya. Cao Wang melihat kearah Simon dan berbisik kepada Pang Wei untuk memberimu pelajaran.
Pang Wei mengerti dan dia berjalan kearah Simon, "Kau tidak datang menyambutku... apakah kau buta, sekarang aku adalah Tentara dan merupakan kebanggaan Negara !"
__ADS_1
"Kau disini sedang sombong atau apa... aku baru ingat jika Keluargamu itu cukup kaya dan memiliki sedikit pengaruh. Menyebut dirimu sendiri dengan bangga memangnya prestasi apa yang kau buat sampai menjadi arogan !" Simon mencibir dengan jijik.
"Kau !" Pang Wei berniat untuk menghancurkan Simon dengan pukulannya.
"Berlutut." Simon memelototinya dan tiba-tiba tubuh Pang Wei terasa sangat berat hingga memaksanya berlutut.
Semua orang terlihat terkejut dan Pang Wei mengeluarkan banyak keringat, bahkan Ba Dui tidak tahu apa yang sebenarnya Simon lakukan kepada Pang Wei. Hanya dengan satu kata dia membuat Pang Wei berlutut.
"Apa yang sudah kau lakukan Simon ?" Teriak Cao Wang dengan marah.
"Kalian semua adalah orang hebat dan Keluarga Cao sepertinya cukup besar." Simon melihat kearah Pang Wei dan bertanya, "Dari Kamp mana kau ?"
"Ugh... aku dibawah perintah Komandan Tiger Kamp 12." Jawab Pang Wei dengan percaya diri.
Simon tersenyum dan berkata, "Karena Keluargamu itu sedikit berkontribusi maka aku akan sedikit berbaik hati. Mulai hari ini pangkatmu akan diturunkan menjadi Prajurit kelas pertama, pergi dan kembali ke Kamp. Jika kau ingin bertanya kenapa maka tanyakan semuanya kepada Tiger, lebih baik bagimu untuk tidak mengabaikan perintahku."
"Hah..." Semua orang merasa ingin tertawa namun Pang Wei mulai mendapatkan telpon dari Tiger soal masalah ini.
__ADS_1