
(Selamat Master sudah membunuh Ahli Alam Raja Dewa Lapisan pertama dan sepuluh Dewa Sejati Puncak. Mendapatkan seratus juta poin keberuntungan.)
"Berapa banyak poin yang dibutuhkan untuk menyegel gerbang abadi ?" Tanya Simon sambil berdiri didepan gerbang.
(Dua puluh juta poin keberuntungan dan itu hanya berlangsung selama lima tahun.)
"Setelah aku masuk segel gerbang abadi." Simon menyetujuinya dan memiliki pemikirannya sendiri.
Jika mereka yang datang kemari tidak kembali takutnya akan ada orang lain yang dikirim untuk memeriksa situasi. Kekuatan para Pembudidaya di Dunia Langit terlalu menakutkan, Simon tidak bisa mengambil resiko ketika dia pergi dan walaupun jangka waktunya hanya lima tahun seharusnya itu lebih baik dari pada tidak sama sekali.
Simon melihat sebuah lubang hitam didalam gerbang dan menelan ludahnya, menurut perhitungan Lux ini adalah pusaran ruang yang kacau dan Simon langsung masuk kedalam. Titik koordinat pendaratan tidak bisa ditentukan dan selama Simon tidak melepaskan Auranya maka semuanya akan berjalan dengan lancar.
*Groar.*
__ADS_1
Raungan keras terdengar dan lorong hampa berguncang dengan hebat, Simon kehilangan kendali tubuhnya dan tubuhnya seolah dicekik oleh hawa dingin yang menakutkan. Dari luar lorong hampa sorot mata besar yang tajam tertuju kearah Simon, sosok Naga Hitam yang perkasa terbang diruang hampa.
(Bahaya... disarankan agar Master tidak memprovokasinya. Raja Naga Kekosongan adalah salah satu Naga Terkuat yang mampu mengendalikan dimensi dan kekosongan. Kekuatannya tidak dapat diukur dengan sistem saat ini.)
"Ugh." Simon merasakan dirinya diambang kematian sekarang.
Jangankan untuk memprovokasinya bahkan dijarak yang sangat jauh dia sudah tidak bisa bergerak seperti patung. Simon tidak pernah takut untuk menghadapi kematian dan saat ini dia merasakan sensasi baru yang mengerikan, dia yakin bahwa Raja Naga Kekosongan dapat membunuhnya bahkan tanpa bergerak dari tempatnya.
Raja Naga Kekosongan sama sekali tidak menganggap Simon dan seekor Hewan purba dengan bentuk tentakel menyerang Raja Naga Kekosongan. Hanya dengan ayunan cakarnya saja membuat ruang berguncang dengan hebat dan menciptakan robekan.
Kesadarannya perlahan memudar dan Simon melewati lingkaran cahaya, tubuhnya jatuh dari atas langit dan menabrak tanah dengan sangat keras. Simon sudah tidak sadarkan diri dan penuh luka yang disebabkan kekuatan ruang yang kacau.
Beberapa Pria tua dengan pakaian yang sangat lusuh lewat dan melihat Simon, mereka bergegas memeriksa kondisi Simon dan melihatnya masih hidup mereka memutuskan untuk membawanya untuk diobati.
__ADS_1
Setelah beberapa hari tidak sadarkan diri akhirnya Simon membuka matanya, dia merasakan banyak luka disekujur tubuhnya dan kekuatan jiwanya juga mendapatkan sedikit kerusakan.
"Kenapa tubuhku tidak pulih dan meridianku tidak bisa mengalirkan Qi Spiritual, apa yang terjadi kepadaku... apakah aku sudah lumpuh ?" Simon memeriksa kondisinya.
(Karena banyaknya kerusakan Master saat ini kekuatan Master akan tersegel selama beberapa minggu. Kekuatan Ruang yang kacau melukai Master dan membentuk ruangnya tersendiri dilukanya, karena itulah Tubuh Kaisar Abadi tidak bisa memulihkannya. Untuk menyingkirkannya Lux akan mengurangi poin keberuntungan secara otomatis dan membantu pemulihan Master.)
Simon menyetujuinya dan tidak memiliki pilihan lain, Lux perlahan membantunya untuk pulih namun prosesnya mungkin tidak akan singkat dan untuk sekarang lebih baik bersabar. Walaupun begitu tempat ini terlihat sangat asing namun setidaknya Simon bisa bernafas lega karena sampai di Dunia Langit.
Seorang Pria tua masuk kedalam dan berkata, "Kau sudah sadar... kau bisa memanggilku Pelayan Zhang, aku menemukanmu dalam kondisi yang buruk dan sepertinya kau diserang oleh Binatang Buas."
"Terimakasih Pelayan Zhang... namaku Simon dan selebihnya aku tidak ingat apapun sama sekali, sepertinya ingatanku sudah hilang." Kata Simon sambil mengusap kepalanya.
"Tempat ini berada di Kediaman Keluarga Hong dan kau bisa menjadi Pelayan untuk sementara waktu disini. Walaupun tubuhmu bagus tapi aku tidak bisa merasakan fluktuasi Aura darimu dan kita orang biasa tidak akan bertahan lama didunia luar." Kata Zhang dengan santai.
__ADS_1
"Sekali lagi aku berterimakasih banyak... lebih baik memiliki tempat tinggal sambil memulihkan lukaku." Simon tidak ingin repot-repot menjelaskan kondisinya dan menerima niat baik Pelayan Zhang.
Lebih baik belajar sedikit tentang Dunia ini dan memulihkan kondisi puncaknya, dia tidak tahu bahaya apa yang menunggunya diluar dan tinggal untuk sementara waktu sebagai Pelayan seharusnya tidak masalah. Mengekspos basis Budidayanya akan menyebabkan kecurigaan dan keributan nantinya, jadi untuk sekarang Simon akan menjadi anak baik yang penurut sambil mempelajari pengetahuan Dunia Langit.